<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143</id><updated>2011-12-15T09:50:43.710+07:00</updated><title type='text'>ae AMARU</title><subtitle type='html'>You will Never Too Old To Go Out n Play</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-115111650761823227</id><published>2006-06-24T09:22:00.000+07:00</published><updated>2006-07-26T00:48:42.763+07:00</updated><title type='text'>Ledakan pabrik Jilin Petrochemical Corporation, Jilin - Cina</title><content type='html'>Ledakan pabrik kimia di Jilin merupakan rangkaian dari ledakan yang terjadi pada 13 November 2005, ledakan terjadi di pabrik petrokimia No. 101 kota Jilin, Propinsi Jilin China berlangsung selama satu jam. Dalam ledakan ini lima orang meninggal, lusinan orang terluka dan menyebabkan evakuasi dari sekitar sepuluh ribu penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/image015.jpg"&gt;&lt;br /&gt;The leak was caused by a massive explosion at a PetroChina benzene factory in the city of Jilin on 13 November&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/image016.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Ice has formed in the Amur River at Khabarovsk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;            Setelah ledakan di pabrik kimia, stasiun pemantau  di Jilin menemukan bahwa benzene masuk ke sungai dan mencemari air. Level Benzene 108 kali diatas ambang batas aman nasional. Zhang Lanying, direktur dari Environment and Resources Institute of Jilin University, mengatakan bahwa benzene yang tidak melarut dalam air adalah zat yang berbahaya. Orang yang meminum air dengan sedikit benzene bisa mendapat mulut bernanah. Dalam jumlah besar dapat menyebabkan kekacauan dari sel darah, dengan kata lain Leukemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ledakan ini menciptakan lapisan racun, Slick / pencemaran sepanjang 80 km di sungai Songhua, anak sungai dari sungai Amur dan menumpahkan kedalam sungai Songhua bahan karsinogen  sepanjang 1.897 km. Lapisan ini didominasi oleh benzene dan nitrobenzene, dan melalui kota Industri Harbin terletak 120 mil dari kota Jilin dan berpenduduk 3.8 juta orang, Jiamusi kota terakhir di cina sebelum sungai Songhua memasuki Rusia dan  hulu sungai Amur, kota Khabarovsk salah satu kota terbesar di Siberia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/image017.jpg"&gt;&lt;br /&gt; Dead fish can be seen in the Songhua River as the State Environment Protection Administration confirmed Wednesday that pollutants containing benzene and nitrobenzene contaminated the river after a chemical-plant blast at the upper reaches in Northeast China. [newsphoto]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penyebab Ledakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Penyebab ledakan ini diketahui dua hari setelah ledakan , lokasi ledakan adalah unit nitrasi untuk peraltan aniline. Menara T-102  mengalami sumbatan dan tidak dapat diatasi dengan baik sehingga terjadilah ledakan. Ledakan ini sangat kuat sehingga memecahkan kaca jendela sekurangnya 100 hingga 200 meter dari pusat ledakan. Sedikitnya 70 orang terluka, 5 meninggal dan seorang hilang. Api baru dapat dipadamkan pada pagi hari tanggal 14 november. Lebih dari 10 000 orang harus dievakuasi dari daerah, termasuk penduduk lokal dan pelajar di kampus utara Universtas Beihua dan Institut Teknologi Kimia Jilin, untuk menghindari ledakan susulan dan kontaminasi  dengan bahan kimia yang berbahaya. China National Petroleum Corp (CNPC), yang memiliki perusahaan Jilin Petrochemical Corporation, telah menanyakan petugas senior untuk meninvestigasi penyebab ledakan tersebut. Ledakan ini tidak dihubungkan dengan teroris dan perusahaan menyatakan pada konferensi pers bahwa mereka telah mendapatkan hasilnya adalah akibat dari blokade kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Sepanjang 80 km lapisan racun mengalir menuju sungai Amur dan tingkat benzene yang terekam adalah 108 kali diatas ambang batas aman nasional Cina. Lapisan ini pertama tama di sungai Songhua melalui beberapa daerah dan kota dari propinsi Jilin termasuk Songyuan, kemudian memasuki propinsi  Heilongjiang, dengan Harbin ibukota propinsi Heilongjiang dan salah satu dari kota terbesar Cina, menjadi kota pertama yang terkena efek. Setelah melewati setengah dari bagian timur Heilongjiang, termasuk kota Jiamusi, lapisan ini bertemu dengan sungai Amur, perbatasan antara Cina dan Rusia. Pertama melalui Jewish Autonomous Oblast di Rusia kemudian daerah dari Khabarovsk Krai di Timur Jauh Rusia, melewati kota Khabarovsk dan Komsomolsk sebelum memasuki selat Tartary, jembatan antara laut Okhotsk dan laut Jepang bagian dari samudra Pasifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Propinsi Jilin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Pada 13 November water plant di kota Jilin, Jilin ditutup. Beberapa stasiun Hydropower /PLTA meningkatkan aliran discharge-nya. Pada 15 November Songyuan, Jilin menghentikan penggunaan air dari sungai Songhua. Tanggal 18 november, suplai air di Songyuan, Jilin sebagian ditutup. Suplai air di Songyuan, Jilin dipulihkan kembali tanggal 23 november.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Propinsi Heilongjiang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Harbin ibukota dari Heilongjiang adalah satu dari kota terbesar dengan lebih dari 3 juta penduduk kota.  Yang juga bergantung pada sungai Songhua untuk suplai air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Pada 21 november, pemerintah kota Harbin mengumumkan bahwa suplai air akan dihentikan pada siang hari pada &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 november untuk perawatan. Beberapa penduduk Harbin protes karena sebagian kota telah dihentikan sebelum waktu yang telah diumumkan. Kota ini juga memerintahkan menutup rumah mandi dan pencucian mobil untuk tutup. Pada saat yang bersamaan terdapat isu yang membingungkan, isu bahwa penutupan saluran air dikarenakan akan terjadi gempa (menyebabkan beberapa orang mendirikan tenda) dan yang lainnya mengatakan bahwa teroris telah meracuni suplai air kota. Berita penutupan ini menyebabkan panic buying dari air, minuman, bahan makanan di supermarket supermarket kota, ketika tiket kereta api dan penerbangan keluar daerah terjual habis. Ketika itu ikan ikan mati muncul sepanjang pinggiran sungai Songhua - diarah hulu Harbin, yang menambah ketakutan bagi penduduk Harbin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Kemudian pada hari yang sama, pemerintah kota mengeluarkan pengumuman lain, kali ini mengakui bahwa ledakan Jilin sebagai alasan penutupan suplai air. Penutupan selama 4 hari diperpanjang hingga malam hari 23 november. Dari pukul 9 hingga 8 malam pada 23 november, kota untuk sementara memulihkan suplai air untuk membiarkan penduduk untuk mengisi persediaan air, karena air yang tercemar belum mencapai kota. Pada sore hari, hari yang sama, sekolah di Harbin ditutup untuk seminggu. Juga pada 23 november penduduk Harbin mulai untuk menerima air dari truk pemadam kebakaran,  dan mulai mengevakuasi diri sendiri secara sukarela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Lapisan cemaran / Slick mencapai Harbin sebelum subuh pada 24 november, nitrobenzene level di Harbin terekam pada 16.87 kali diatas ambang batas aman nasional, ketika benzene meningkat tetapi tidak melampaui batas aman nasional. Level nitrobenzene meningkat dua kali lipat pada 25 november (0.5805 mg/L), 33.15 kali dari batas aman nasional dan mulai menurun. Rekaman benzene tetap berada di bawah batas aman. Pada saat yang sama, ujung dari lapisan tersebut meninggalkan Zhaoyuan, Daging, Heilongjiang. Perdana menteri Wen Jiabao dari pemerintah mendatangi Harbin pada 26 November untuk meninspeksi situasi terkini, termasuk status polusi air dan suplai air.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/image018.jpg"&gt;&lt;br /&gt;People in Harbin, north-eastern China, queue for water after the city's own supplies were contaminated by a benzene leak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/image019.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Some 100 new wells are being dug across the city to provide extra water.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Dalam merespon krisis ini, truk mengangkut 10ribu ton air dari sekitar kota dan ribuan ton karbon aktif dari seluruh daerah ke Harbin. Pemerintah Harbin juga memerintahkan harga air minum untuk tetap pada 20 november untuk mengatasi harga yang berlebihan. Sebagai tambahan Harbin membor lebih dari 95 sumur air dalam, untuk menambah 918 sumur air dalam yang telah ada di kota. Limabelas rumahsakit dalam keadaan stand by dari kemungkinan korban keracunan. Untuk mengatasi ketakutan publik tentang kualitas air, Gubernur Heilongjiang Zhang Zuoji mengatakan bahwa dia akan meminum air pertama dari suplai air kota ketika pertama kali dipulihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Bukan hanya kota Harbin yang terkena efek, pencemaran juga melalui kota Jiamusi, yang lebih banyak menggunakan suplai air dari bawah tanah, sehingga tidak menghentikan suplai air. Walaupun begitu, pada 2 desember, Jiamusi menutup suplai pada No 7 Water Plant, yang menyuplai sekitar 70% suplai air kota, dan mengevakuasi setengah dari populasi di pulau Liushu pada 6 desember. Pencemaran ini 30 km jauhnya dari Jiamusi pada 7 desember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Suplai air di Harbin kembali normal pada waktu malam 27 november 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Khabarovsk Krai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Lapisan cemaran mencapai sungai Amur pada 16 desember dan akan tiba di kota Khabarovsk Rusia dalam 4 atau 5 hari. Dalam keadaan siap siaga, komunikasi hotline, telah dipasang antara Agen Cina dan Rusiaj, dan Cina menawarkan test air dan bahan pembersih air termasuk 1000 ton aktif karbon untuk Rusia. Khabarovsk merencanakan untuk menghentikan suplai air dalam keadaan yang sungguh berbeda dan mengingatkan penduduk untuk menyimpan persediaan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Polusi Perairan Laut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Setelah keluar dari sungai Amur, bahan kontaminan akan memasuki selat Tartary dan laut Okhotsk dan laut Jepang, yang merupakan daerah pesisir untuk Jepang, Korea, dan Rusia Timur Jauh. Hal ini akan mengkontaminasi vegetasi laut, binatang dan kehidupan manusia di badan air ini dan daerah pesisir mereka&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Kejatuhan Politik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Xie Zhenhua, menteri State Environmental Protection Administration, mengundurkan diri dan digantikan oleh Zhou Shengxian, bekas direktur State Forestry Administration. Berbagai level dari pegawai dipecat dan dilakukan pemeriksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kritik dari media&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Media China mengkritik kebijakan penguasa atas responnya terhadap musibah bencana ini. Jilin Petrochemical yang menjalankan pabrik, menderita akibat ledakan, awalnya menyangkal bahwa ledakan dapat menyebabkan kebocoran polutan kedalam sungai Songhua, mereka mengatakan bahwa itu memproduksi hanya air dan karbondioksida. Media telah memfokuskan terutama di Harbin, dengan hampir tidak ada informasi mengenai efek slick /lapisan pencemar di Kota dan daerah di propinsi Jilin. Heilongjiang merespon krisis ini seminggu penuh setelah ledakan terjadi. Pengumuman pertama adalah  perawatan dan memberikan hanya satu hari peringatan, pengumuman kedua pada hari berikutnya yang mengklarifikasi alasan penghentian suplai air. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Dalam merespon, wakil Gubernur propinsi Jilin Jiao Zhengzhong dan Deputy General Manager CNPC Zeng Yukang mendatangi Harbin dan meminta maaf pada kota tersebut. Pada 6 desember, wakil walikota Jilin Wang Wei ditemukan mati di rumahnya. Berita ini datang dengan bersamaan dengan ancaman dari pemerintah Cina untuk menghukum siapa pun yang menutup-nutupi akibat dari kecelakaan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Wang wei merupakan orang yang bertanggung jawab pasca ledakan. Dia menyatakan tidak akan terjadi pencemaran besar-besaran. Dan tidak akan mengevakuasi secara besar-besaran. Faktanya kota terdekat Harbin telah 5 hari menghentikan suplai air, pada saat lapisan pencemar melewati Harbin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pustaka &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Jilin_chemical_plant_explosions_2005&lt;br /&gt;http://www.foxnews.com/story/0,2933,176643,00.html&lt;br /&gt;http://news.bbc.co.uk/2/hi/europe/4469680.stm&lt;br /&gt;http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/asia-pacific/4463580.stm&lt;br /&gt;http://news.bbc.co.uk/2/hi/asia-pacific/4505650.stm&lt;br /&gt;http://www.chinadaily.com.cn/english/doc/2005-11/24/content_497399.htm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto –Foto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/41053000/jpg/_41053168_plant_getty416.jpg&lt;br /&gt;http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/41056000/jpg/_41056466_amuratkhab.jpg&lt;br /&gt;http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/41051000/gif/_41051732_china_harbin1_map203.gif&lt;br /&gt;http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/41053000/jpg/_41053064_buckets_afp220.jpg&lt;br /&gt;http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/41053000/jpg/_41053036_well_ap416.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-115111650761823227?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/115111650761823227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=115111650761823227' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115111650761823227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115111650761823227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2006/06/ledakan-pabrik-jilin-petrochemical.html' title='Ledakan pabrik Jilin Petrochemical Corporation, Jilin - Cina'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-115111556145059081</id><published>2006-06-24T09:00:00.000+07:00</published><updated>2006-07-26T00:50:10.753+07:00</updated><title type='text'>Self Purification in water bodies</title><content type='html'>Kemampuan badan air untuk membersihkan dirinya sendiri dari pencemar. Penghilangan bahan organik, nutrisi tanaman, atau pencemar lainnya dari suatu danau atau sungai oleh aktivitas biologis dari komunitas yang hidup didalamnya. Bahan biodegradabel yang masuk ke badan air, sedikit demi sedikit digunakan oleh mikrorganisme dalam air, menurunkan tingkat pencemar. Bila penambahan pencemar di hilir sungai tidak berlebihan, air akan membersihkan diri dengan sendirinya self-cleansing. Proses ini tidak berlaku untuk pencemar yang senyawa organik non biodegradabel atau logam.&lt;br /&gt; Self purification merupakan suatu proses alami dimana sungai mempertahankan kondisi asalnya melawan bahan – bahan asing yang masuk kedalam sungai. Menyempurnakan metode buatan dari penngelolaan kualitas air dan menyangkut proses fisik kimia dan biologis. Dalam memecahkan masalah eutrofikasi di danau, kehadiran phospor dan nitrogen yang berasal dari kegiatan pertanian, industri dan sumber domestik harus dimengerti terlebih dahulu, tidak langsung muncul di anak sungai. Kemampuan sungai untuk menghilangkan tingkat polusi dari fosfor dan nitrogen adalah penting. Vollenweideer (1968) meneliti fakta dari masuknya fosfat, amonia dan nitrat oleh macrophyta yang berada di air. Dan mengatakan bahwa Callitriche dapat menghilangkan secara efisien fosfat dari pembuangan air. Hynes (1970) menyimpulkan bahwa nutrisi akan menurun seiring dengan perjalanan polutan menuju hilir, mungkin disebabkan oleh uptake oleh tanaman, tetapi perlu diingat bahwa hanya sedikit fakta dari percobaan yang dimiliki untuk mendukung pandangan ini untuk mengindikasikan, pada air yang bergerak, nitrogen dan fosfor cukup memadai bagi pertumbuhan maksimum dari alga dan makrophyta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/1BODDO.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. Pencemaran sungai oleh bahan organik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebagai gambaran dari self-purification, lihatlah Gambar 1 pencemaran sungai oleh bahan organik.&lt;br /&gt; Pada sungai yang tidak tercemar, oksigen terlarut memiliki kadar  sekitar 8 ppm dan BOD dalam keadaan yang rendah. Sekarang bayangkan pencemar organik yang berasal dari pabrik kertas atau pabrik makanan masuk kedalam badan air. Bahan organik ini tentu membutuhkan oksigen untuk terdekomposisi. Hal ini menjadikan BOD meningkat dan mempengaruhi Dissolved Oksigen di hilir sungai. Pencemar organik ini menjadi makanan bagi sebagian bakteri aerob. Seiring dengan mengalirnya air ke hilir, jumlah bakteri ini meningkat. Akibatnya ketersediaan oksigen (DO) pada air sungai menurun. Pada titik tertentu pencemar organik terdekomposisi dan terjadi recovery oksigen atau DO kembali meningkat sebagai sumbangan dari atmosfir (aerasi) dan tanaman air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahapan Self Purification&lt;br /&gt; Seperti yang terlihat dalam Gambar 2 terdapat beberapa tahap dalam mekanisme self purification:&lt;br /&gt;1. Clean Zone&lt;br /&gt;2. Decomposition Zone&lt;br /&gt;3. Septic Zone &lt;br /&gt;4. Recovery Zone &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/2tahapanzona.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2. Tahapan dalam self purification&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kondisi oksigen terlarut pada zona bersih berada pada 8 ppm, yang merupakan konsentrasi normal DO di perairan dan BOD pada kondisi yang rendah. Pada zona ini hewan – hewan air yang membutuhkan oksigen dalam konsentrasi normal tumbuh dengan baik. Hewan hewan ini akan mati bila konsentrasi oksigen menurun. &lt;br /&gt; Dengan adanya pencemar yang memasuki badan air, peningkatan BOD terjadi seiring dengan penurunan konsentrasi oksigen. Zona ini disebut dengan zona dekomposisi dimana terjadi dekomposisi bahan organik oleh bakteri. Populasi bakteri di zona ini meningkat. Hewan yang dapat tumbuh adalah hewan dengan kebutuhan oksigen yang rendah, seperti beberapa jenis ikan dan lintah.&lt;br /&gt; Zona septik terjadi pada saat keberadaan oksigen dibawah 2 ppm. Ikan akan menghilang atau pindah dari zona ini karena ketidaksesuaian dengan kebutuhan oksigennya. Pada beberapa bagian kehidupan yang terdapat pada zona ini adalah cacing lumpur, jamur dan bakteri anaerobik. Bakteri berada pada populasi yang tinggi pada zona ini.&lt;br /&gt; Seiring dengan waktu dan jarak dari lokasi pencemaran. Sungai mengalami peningkatan konsentrasi oksigen yang berasal dari penangkapan udara oleh air, aerasi dan tanaman air. Selain itu bahan organik mengalami penurunan setelah mengalami dekomposisi sehingga BOD menurun. Zona ini disebut zona recovery, pada zona ini hewan hewan yang tidak membutuhkan oksigen tinggi kembali dapat ditemui dan hidup disini dan populasibakteri menurun.&lt;br /&gt; Zona bersih kembali tercapai setelah recovery selesai. Hewan – hewan air dapat tumbuh kembali dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mikroorganisme&lt;br /&gt; Bakteri mencapai jumlah yang besar setelah pengeluaran bahan organik yang menjadi makanannya meningkat. Populasi dari protozoa yang memakan bakteri juga meningkat. Awalnya suspended solid dengan tingkat yang tinggi menghambat cahaya dan kekurangan oksigen memiliki efek gangguan pada alga. Seiring dengan recovery sungai alga kembali muncul dengan Cladophora sebagai salah satu yang dapat mendominasi badan air dan menyelimutinya, hal ini dapat mengurangi kadar oksigen di malam hari.&lt;br /&gt; Satu karakteristik pertumbuhan yang ditemukan di kondisi tercemar adalah jamur kotoran (sewage fungus) yang mana kadang merupakan campuran dari bakteri, protozoa, alga dan jamur dimana bakteri merupakan spesies yang mendominasi. Hal ini dapat terlihat sebagai lumpur yang berwarna coklat terang di badan air, atau sebagai rambut halus dengan bentuk pita yang memanjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/3.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3. Perubahan kimia dan biologi di hilir dari sumber pencemar organik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Makroinvertebrata&lt;br /&gt; Seperti yang diperlihatkan pada Gambar 3 (bagian bawah) spesies yang sensitif terhadap pencemar seperti stonefly dan beberapa mayfly hilang akibat pencemaran dan komunitas jenisnya menjadi berkurang dengan spesies dominan yang toleran. Tubificid worm  yang memiliki hemoglobin menjadikan mereka bertahan hidup ketika kadar oksigen rendah. Seiring dengan meningkatnya oksigen jumlah tubificid turun dengan larva Chironomous menjadi spesies yang dominan. &lt;br /&gt; Peningkatan oksigen lebih lanjut memungkinkan spesies seperti kutu air, Ascellus dan spesies lain seperti udang air tawar, Gammarus dan Hydropsyche sp. kembali muncul. Kemunculan ini hanya ketika sungai terrecovery sepenuhnya, yang mana membutuhkan jarak ke hilir dari sumber pencemar ketika mayfly dan stonefly yang paling sensitif muncul. Tipe macroinvertebrata dan kelimpahannya biasanya digunakan untuk menentukan status pencemaran dari sungai dan aliran air. (Cf Section on Biomonitoring)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ikan &lt;br /&gt; Walaupun ikan dapat bergerak dan menjauh dari pencemaran, mereka kadang membutuhkan kadar oksigen yang tinggi dan dapat terbunuh oleh zat beracun seperti amonia. Ikan pertama yang dapat terlihat muncul di hilir sumber pencemar kadang merupakan spesie yang toleran seperti stickleback (Gasterosteus aculeatus), tetapi ikan seperti salmon dan trout (ikan air tawar) dapat menghilang karena kadar oksigen yang rendah dalam jarak yang jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme Fisika Self Purification : Flotasi&lt;br /&gt; Kebanyakan efek self purification yang dipelajari berkenaan dengan mikroba dan bahan organik, walaupun demikian reduksi dari konsentrasi logam berat juga dikenal. Penjelasan self purification tidak bisa dijelaskan hanya secara biologi dan bagaimanapun berhubungan dengan kecepatan dan oksigen.&lt;br /&gt; Efek dari konsentrasi pencemar diatas permukaan air berjalan secara normal setelah jeram, air terjun, dan tebing tebing batuan. Pada lokasi ini karakter dari aliran air yang mengalami turbulensi memastikan konsentrasi pencemar di air tetap (akibat dari pencampuran yang baik) walaupun sebelumnya terdapat perbedaan konsentrasi. Analisis kimia selanjutnya mengatakan bahwa konsentrasi normal dari pencemar pada lapisan permukaan sekitar 1.5 kali lebih tinggi dibanding pada badan air.&lt;br /&gt; Hanya terdapat satu mekanisme yang dapat menjelaskan pengangkatan pencemar ini ke lapisan atas permukaan air dan itu adalah flotasi. Pencemar dihilangkan dari badan air dengan gelembung udara. Hasilnya buih terbentuk dipermukaan air. Gelembung ini penting untuk proses, dapat dihasilkan dari penangkapan udara oleh air atau oleh formasi gelembung dari udara yang terlarut. Mekanisme pertama dari pembentukan gelembung terjadi di air terjun tetapi tidak menunjukkan perubahan penting dalam jeram.  Sebagai tambahan gelembung air dibentuk dari udara yang ditangkap tidak dapat terlalu kecil dan hal itu tidak akan menhasilkan flotasi patikel kecil, bila perbedaan dalam ukuran dari gelembung air dan partikel, besar, partikel akan ditolak oleh gelembung daripada menariknya ke gelembung. Hal ini dijelaskan oleh hidrodinamika koloid. &lt;br /&gt; Dengan dikemukakannya mekanisme dari self purification di air sungai pertanyaan penting telah terjawab. Flotasi dapat terjadi di lokasi tetapi dampak dari flotasi dapat mengurangi konsentrasi dari pencemar diseluruh badan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;1. http://www.nalms.org/glossary/lkword_s.htm&lt;br /&gt;2. http://resources.ed.gov.hk/envir-ed/text/hkissue/e_m1_3_2.htm&lt;br /&gt;3. http://www.dhi.dk/Courses/AlumniCafe/LectureNotes/DHI%20Water%20Quality%20compendium.pdf&lt;br /&gt;4. http://www.rsnz.org/publish/nzjmfr/1974/25.pdf&lt;br /&gt;5. http://arxiv.org/html/physics/0003032&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-115111556145059081?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/115111556145059081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=115111556145059081' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115111556145059081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115111556145059081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2006/06/self-purification-in-water-bodies.html' title='Self Purification in water bodies'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-115111415950192840</id><published>2006-06-24T08:53:00.000+07:00</published><updated>2006-07-26T00:51:19.466+07:00</updated><title type='text'>Pengelolaan Lingkungan Sosial</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pendahuluan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan pengelolaan lingkungan sosial bukan merupakan pekerjaan yang sederhana. Disatu pihak pemerintah menghendaki proyek melakukan pemberdayaan sosial ekonomi penduduk secara komprehensif dan berkelanjutan, tetapi disatu pihak penduduk lokal menuntut hal yang praktis dan nyata saat ini juga. Dalam keadaan demikian pihak proyek dihadapkan pada pilihan yang sulit, karena  terlalu mengurusi CD secara berkelanjutan akan melibatkan dirinya dalam wilayah pemerintah yang seharusnya dihindari. Akan tetapi, terlalu mempercayakan persoalan CD pada Pemda setempat, akan mengundang persoalan. Karena seringkali penduduk lokal kurang menikmati hasil sebagaimana diharapkan. Dalam keadaan demikian, bagaimana langkah kita untuk memecahkan masalah tersebut.  Mohon dijelaskan secara konseptual, bagaimana sebaiknya melakukan pengelolaan sosial yang dapat memuaskan semua pihak dan upaya kita sendiri (proyek) dapat diterima oleh semua pihak.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Identifikasi masalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bagaimana sebaiknya melakukan pengelolaan sosial yang dapat memuaskan semua pihak. Dengan catatan tidak sepenuhnya proyek mengurusi community development (COMDEV) secara berkelanjutan yang dapat melibatkan proyek tersebut masuk ke wilayah pemerintah yang seharusnya dihindari dan tidak terlalu mempercayakan kepada PEMDA.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pembahasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Suatu pengelolaan akan berjalan baik bila melalui empat langkah pokok pengelolaan. Hal tersebut menyangkut Kerangka Kebijakan, Perangkat Hukum sebagai dasar hukum pelaksanaan kebijakan yang diambil atau diputuskan, Kebijakan Perencanaan sebagai upaya untuk meningkatkan manfaat dan mengendalikan resiko dan Kerangka Organisasi Pelaksana sebagai pelaksana kebijakan yang diambil oleh proyek.&lt;br /&gt; Selain memperhatikan langkah pengelolaan, proyek harus mengetahui dengan jelas tujuan sebenarnya dari COMDEV yang menfokuskan upaya untuk mengembangkan perekonomian masyarakat lokal, sebaiknya mengandalkan sumber daya alam dan manusia lokal serta menekankan pada kemandirian / mengandalkan pada kemampuan, kemauan dan kesadaran diri sendiri (masyarakat lokal).&lt;br /&gt; Pengelolaan sosial dapat memuaskan semua pihak apabila masing masing dapat mengerti apa tujuan COMDEV itu sendiri dan saling mengerti akan kebutuhan dan keterbatasan masing-masing pihak.&lt;br /&gt; Keterlibatan masyarakat lokal sangat penting mengingat mereka yang akan menjalankannya dan merasakan manfaat dari COMDEV. Keterlibatan harus dimulai dari awal  hingga akhir suatu program, bahkan pemantauan pelaksanaan membutuhkan partisipasi masyarakat sehingga dengan keterlibatannya ini diharapkan apa yang dihasilkan murni berasal dari keinginan masyarakat dan mereka turut menjaga keberhasilan program karena merasa memiliki program tersebut.&lt;br /&gt; Hal yang dapat dilakukan agar pengelolaan sosial dapat memuaskan semua pihak adalah dengan mempertemukan  seluruh pihak yang terkait dengan proyek, baik itu perusahaan, masyarakat maupun PEMDA atau stakeholder. Tujuan dilaksanakan pertemuan ini adalah :&lt;br /&gt;1. Menyamakan persepsi tentang tujuan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.&lt;br /&gt;2. Menggali informasi – informasi yang ada pada masyarakat yang dapat digunakan sebagai acuan COMDEV.&lt;br /&gt;3. Menghasilkan perencanaan yang berpusat pada masyarkat dan pembentukan organisasi pelaksana.&lt;br /&gt; Penyamaan persepsi tentang COMDEV dilakukan agar tidak ada perbedaan pendapat atau penyimpangan makna dari pemberdayaan ekonomi masyarakat. Seperti yang sering terjadi, masyarakat lebih menuntut pada pembangunan fisik didaerahnya daripada pengembangan ekonomi yang mungkin efeknya baru dirasakan setelah cukup lama berjalan akan tetapi dapat lebih menguntungkan oleh karena itu perlu dijelaskan bahwa perusahaan difokuskan pada sesuatu yang dapat menimbulkan pengembangan ekonomi masyarakat lokal tersebut.&lt;br /&gt; Penggalian informasi yang tentunya melibatkan masyarakat dilakukan pada hal-hal mengenai keterbatasan-keterbatasan yang ada didaerah (baik itu sosial, ekonomi, SDM, budaya maupun hukum). Kemudian mengenai kebutuhan- kebutuhan masyarakat lokal, potensi sumber daya alam maupun manusia hingga permasalahan – permasalahan yang menghambat kegiatan ekonomi masyarakat lokal. Masyarakat diajak untuk memahami kelebihan  dan kekurangan  yang ada disekitar mereka. Perlu diingat bahwa kegiatan ini sebaiknya dilakukan dengan berpusat pada masyarakat dengan cara mendiskusikan antar masyarakat dan dibimbing fasilitator yang dapat mengarahkan, memotivasi, memiliki kemampuan dalam COMDEV akan tetapi tidak bersifat mempengaruhi kebijakan atau keputusan yang mereka ambil.&lt;br /&gt; Setelah penggalian informasi, masyarakat lokal dengan dibantu fasilitator (fasilitator diwajibkan harus mengerti permasalahan dan memiliki solusi teknologi mengenai permasalahan yang ada) dapat menyusun perencanaan berdasarkan informasi tersebut. Organisasi pelaksana dibentuk sebagai pelaksana perencanaan dan sebagai jembatan antara masyarakat, perusahaan, dan PEMDA. Organisasi ini disusun dari unsur-unsur masyarakat lokal yang memiliki komitmen untuk mengembangkan  ekonomi dengna keinginan dan kemandiriannya. Dengan adanya organisasi ini perusahaan tidak terlalu dalam mengurusi COMDEV demikian juga dengan PEMDA tidak sepenuhnya memegang kepercayaan pengurusan COMDEV dari perusahaan. Keduanya dapat mengawasi dan memberikan bimbingan apabila masyarakat mengalami kesulitan, dengan demikian overlapping pengurusan COMDEV dapat dihindari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pembahasan diatas memberikan kesimpulan bahwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Pengelolaan sosial sebaiknya mengikuti 4 langkah pokok dan berpatokan pada prinsip COMDEV.&lt;br /&gt;2. Keterlibatan masyarakat mulai dari awal hingga akhir sangat penting untuk keberlangsungan program yang disusun.&lt;br /&gt;3. Diskusi dengan semua pihak dan antar masyarakat lokal sendiri mutlak dilakukan, sehingga masing masing mengerti akan kebutuhan dan keterbatasannya.&lt;br /&gt;4. Penggalian informasi dilakukan pada masyarakat untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang ada disekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-115111415950192840?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/115111415950192840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=115111415950192840' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115111415950192840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115111415950192840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2006/06/pengelolaan-lingkungan-sosial.html' title='Pengelolaan Lingkungan Sosial'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-115111393300527243</id><published>2006-06-24T08:50:00.000+07:00</published><updated>2006-07-26T00:52:24.566+07:00</updated><title type='text'>Review Pemantauan dan Pengelolaan lingkungan Kasus Pencemaran dan Di Desa Buyat Pantai Dan Desa Ratatotok Kecamatan Ratatotok</title><content type='html'>I. Pendahuluan&lt;br /&gt; Berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup, Usaha dan / atau kegiatan yang kemungkinan dapat menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, wajib memiliki analisis mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL), wajib melakukan upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup yang pembinaannya berada pada instansi yang membidangi usaha dan/atau kegiatan. Perlu diketahui juga dalam peraturan pemerintah tersebut, Bagi usaha dan atau kegiatan yang tidak diwajibkan menyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup wajib melakukan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL); &lt;br /&gt; Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1999 juga menentukan bahwa dokumen AMDAL terdiri dari dokumen KA, ANDAL serta dokumen RKL/RPL merupakan dokumen studi kelayakan lingkungan. Dokumen ANDAL merupakan suatu dokumen hasil kajian ilmiah tentang dampak lingkungan, sedangkan dokumen RKL/RPL merupakan dokumen yang akan menjadi prasyarat atas putusan kelayakan lingkungan yang akan menjadi syarat atas izin yang akan dikeluarkan oleh instansi yang berwenang mengeluarkan izin usaha &lt;br /&gt; Setiap kegiatan berpotensi dalam perubahan atau bahkan terjadinya pencemaran lingkungan hidup baik disengaja atau tidak. Dengan adanya mekanisme diatas diharapkan pemrakarsa dapat mengikuti prosedur yang berlaku dan menaatinya sehingga tercapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, selain itu dengan adanya mekanisme pemantauan lingkungan merupakan salah satu cara untuk deteksi dini terhadap kerusakan lingkungan maupun pencemaran lingkungan. &lt;br /&gt; Usaha atau kegiatan pertambangan merupakan suatu eksploitasi sumber daya alam yang tak terbaharui. Kegiatan ini berpotensi mengakibatkan pengubahan bentuk lahan dan bentang alam, terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup sehingga akan terjadi kemerosotan sumber daya alam dalam pemanfaatannya. Selain itu dengan adanya lahan pekerjaan baru dan datangnya pekerja pekerja dari luar daerah tersebut akan mempengaruhi lingkungan sosial dan budaya lokal sekitar kegiatan (Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 1999).&lt;br /&gt; Permasalahan lingkungan hidup yang menyangkut pertambangan dan cukup kontroversial, salah satunya adalah masalah lingkungan hidup di daerah Buyat (pencemaran di perairan Teluk Buyat di Minahasa Selatan Sulawesi Utara), dimana disana terdapat perusahaan tambang (PT Newmont Minahasa Raya) yang melakukan kegiatan pertambangan “emas” dengan sistem terbuka yang menggunakan sistem penempatan tailing di dasar laut dan terdapat keluhan-keluhan masyarakat mengenai kesehatan yang dianggap diakibatkan dari pengelolaan lingkungan hidup yang kurang baik.&lt;br /&gt; &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;II. Tinjauan Pustaka&lt;br /&gt;2.1 PT Newmont Minahasa Raya&lt;br /&gt; PT Newmont Minahasa Raya (NMR) adalah perusahaan tambang emas yang mengoperasikan penambangan terbuka dan pengolahan biji menjadi batang emas di Kabupaten Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara. NMR memiliki izin Penambangan berdasarkan Kontrak Karya Generasi ke IV Tanggal 6 Nopember 1986 dengan Surat Persetujuan Presiden RI No. B-43/Pres/11/1986, selain itu Persetujuan AMDAL oleh Menteri Pertambangan dan Energi Nomor: 4791/0115/SJ.T/1994 tanggal 17 November 1994.  Operasi penambangan NMR dimulai pada Juli 1995 dan operasi pengolahan Maret 1996 dan berakhir pada 31 Agustus 2004. Perusahaan ini memiliki kapasitas Produksi Biji emas 700.000 ton/tahun.&lt;br /&gt; Dari hasil penambangan, tailing dibuang ke teluk buyat. Hal ini didasarkan pada Izin Pembuangan Tailing ke Teluk Buyat: SK Menteri Negara Lingkungan Hidup/ Kepala Bapedal Nomor: B-1456/BAPEDAL/07/2000 tanggal 11 Juli 2000 dengan syarat melakukan Studi Ecological Risk Assesment (ERA). Hanya sayangnya ERA yang dilakukan oleh PT NMR belum disetujui oleh MenLH karena terdapat beberapa faktor faktor yang belum mendukung sempurnanya ERA tersebut. Sehingga ijin untuk pembuangan tailing belum didapat oleh PT. NMR. ERA telah disusun dan diserahkan oleh PT NMR kepada KLH tetapi ditolak (19 juni 2001) hal ini disebabkan Data-data yang disajikan di dalam ERA belum dapat digunakan untuk pengambilan keputusan karena adanya kesalahan dalam pengambilan sampel. Kemudian KLH meminta PT. NMR untuk melakukan berbagai perbaikan terhadap hasil studi tersebut, termasuk untuk melakukan pengambilan sampel bersama dengan Tenaga Ahli ERA  PT. NMR.&lt;br /&gt; Perusahaan tambang tersebut memanfaatkan dasar laut sebagai media untuk menempatkan limbah tailing (memiliki densitas ± 1,336 kg/m3.) yang dihasilkan dari proses penambangan di kedalaman 82 meter pada jarak sekitar 900 meter dari Pantai Buyat melalui pipa dengan diameter dalam ± 20 cm dengan asumsi diatas kedalaman tersebut terdapat termoklin. Sesuai kajian yang dilakukan oleh PT. NMR bahwa pemilihan sistem penempatan tailing di dasar laut (Submarine Tailing Placement atau Submarine Tailing Disposal) didasarkan kepada penilaian faktor lingkungan, rekayasa dan ekonomi.&lt;br /&gt; Bila dibandingkan dengan densitas air laut yaitu 1,028 kg/m3 maka tailing diharapkan akan mengendap di dasar laut dan dimungkinkan tidak akan terjadi dispersi ke permukaan air laut. Pada kenyataannya laut adalah sangat dinamik dimana sangat jarang ditemukan hal yang statis terjadi di laut. Pencampuran dan sirkulasi arus selalu terjadi melalui proses yang berskala besar seperti arus global, pasang surut ataupun yang lebih kecil lagi seperti angin, internal waves disamping kemungkinan terjadinya upwelling dan tsunami akibat gempa.&lt;br /&gt; Kondisi lingkungan sebelum PT NMR beroperasi yang didapat dari Studi AMDAL menunjukkan secara alami kandungan logam berat (misalnya Arsen dan Merkuri) di kawasan ini cukup tinggi. Di air sungai (sebagai contoh di Sungai Mesel) konsentrasi arsen (As) relatif tinggi. Laut: konsentrasi logam-logam berat termasuk Arsen dan Merkuri di air laut masih di bawah baku mutu, namun konsentrasi logam berat di sedimen pada laut dangkal cukup tinggi.  Kandungan arsen (As) di air tanah pada beberapa titik pemantauan di Kecamatan Ratatotok melebihi baku air minum (0.05 mg/L).&lt;br /&gt; Perlu diperhatikan juga kegiatan lain yang berjalan seiring dengan beroperasinya NMR. Kegiatan PETI (penambangan emas tanpa izin) yang menggunakan logam Merkuri (Hg) untuk mengekstraksi emas terdapat di daerah tersebut. &lt;br /&gt; Sedangkan kesehatan masyarakat yang tinggal di Teluk Buyat  4 KK (70 KK) dengan mata pencaharian Nelayan Penyakit yang diderita oleh warga pada umumnya adalah malaria dan diare, bukan  penyakit kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2 Permasalahan&lt;br /&gt; 2.2.1 Penanganan Dugaan&lt;br /&gt; Berbagai media masa dan elektronik memberitakan adanya dugaan kasus pencemaran lingkungan yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat khususnya penduduk Desa Buyat Pantai. Sebagai tindak lanjut atas pemberitaan tersebut maka Pemerintah melalui rapat Menko Kesra meminta Kementerian Lingkungan Hidup segera menindaklanjuti dengan membentuk “Tim Penanganan Kasus Pencemaran Dan/Atau Perusakan Lingkungan Hidup Di Desa Buyat Pantai Dan Desa Ratatotok Kecamatan Totok Timur Kabupaten Minahasa Selatan Propinsi Sulawesi Utara” melalui Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 97 Tahun 2004. Tim penanganan kasus pencemaran tersebut mempunyai tugas dan fungsi membantu Menteri Negara Lingkungan Hidup dalam memberikan (supervisi pengarahan) saran masukan sebagai bahan pengambilan kebijakan dalam penyelesaian kasus pencemaran dan/atau perusakaan lingkungan hidup yang didasarkan pada kajian hasil penelitian yang telah dilakukan oleh berbagai pihak maupun pengambilan sampel dan analisis kualitas lingkungan di sekitar Teluk Buyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 2.2.2 Pelanggaran Izin &lt;br /&gt; Informasi AMDAL &lt;br /&gt;• Bahwa berdasarkan hasil evaluasi atas RKL/RPL yang telah disampaikan oleh Kementerian LH sebagaimana tersebut diatas dapat disimpulkan telah terjadi pelanggaran atas ketentuan RKL/RPL yang secara hukum dapat dikategorikan sebagai pelanggaran atas syarat izin dan dapat dipergunakan sebagai dasar bagi instansi pemberi izin untuk menerapkan sanksi administrasi. &lt;br /&gt;• PT NMR telah memberikan informasi yang tidak benar mengenai Thermocline. &lt;br /&gt;• Penentuan letak Thermocline didasarkan pada asumsi-asumsi modelling yang tidak valid seperti yang telah disebutkan pada dokumen AMDAL. &lt;br /&gt;• PT NMR telah mengetahui atau setidaknya patut mengetahui bahwa penentuan titik Thermocline tidak valid, akan tetapi ternyata PT NMR tidak memiliki itikad baik untuk melakukan modelling ulang. &lt;br /&gt;• Kealpaan tidak validnya penentuan titik Thermocline dan tidak dilakukannya modelling ulang merupakan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup dapat dikategorikan sebagai tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 42 (1) dan ayat (2) UU No. 23 tahun 1997 &lt;br /&gt;• Pemberian informasi yang salah yang kemudian mengakibatkan terjadinya pencemaran dan/atau perusakan lingkungan dapat dikategorikan sebagai perbuatan pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 43 ayat (2) dan ayat (3) UU No. 23 tahun 1997. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pengelolaan B3 dan Pembuangan/Dumping Tailing ke Laut &lt;br /&gt;• PT.NMR melakukan dumping tailing yang telah dilakukan sejak tahun 1996 tanpa memiliki izin &lt;br /&gt;• Tindakan yang dilakukan oleh PT. NMR yang telah melakukan dumping tailing sejak 1999 hingga 2004 tanpa memiliki izin adalah melanggar Pasal 20 ayat (1) UU No. 23 tahun 1997 &lt;br /&gt;• Tindakan yang dilakukan oleh PT. NMR yang telah melakukan dumping tailing ke laut sejak 1999 hingga 2004 tanpa memiliki izin adalah melanggar Pasal 9 ayat (1) PP No. 19 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Laut. &lt;br /&gt;• Surat yang dikeluarkan oleh Menteri Lingkungan Hidup No. B-1456/BAPEDAL/07/2000 bukan merupakan izin. &lt;br /&gt;• Dengan demikian pembuangan tailing tersebut merupakan perbuatan pembuangan limbah B3 tanpa izin yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 43 ayat (1) dan pasal 44 ayat (1) UU No. 23 tahun 1997. &lt;br /&gt;• Terhadap tindakan yang dilakukan oleh PT. NMR yang telah membuang limbah B3 ke laut sejak 1999 hingga 2004 tanpa memiliki izin adalah melanggar PP No. 19 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Laut. &lt;br /&gt;• Berdasarkan Evaluasi Laporan Pelaksanaan RKL/RPL yang dilakukan oleh MenLH limbah B3 PT NMR tidak tereduksi dengan baik (hasil detoksifikasi melebihi baku mutu), hal ini melanggar Pasal 9 ayat (1) PP No. 18 tahun 1999 Jo. PP No. 85 tahun 1999 &lt;br /&gt;• Berdasarkan telaah dokumen tidak ditemukan izin pengolahan limbah B3 sesuai dengan ketentuan Pasal 40 ayat (1) huruf (a) PP No. 18 tahun 1999 Jo. PP No. 85 tahun 1999 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pencemaran dan/atau Perusakan Lingkungan &lt;br /&gt;• Berdasarkan temuan Tim Teknis Penanganan Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Teluk Buyat Ratatotok Minahasa Selatan yang dibentuk oleh Pemerintah Indonesia berdasarkan SK Menteri Lingkungan Hidup No. 97 tahun 2004, diperoleh temuan-temuan sebagai berikut: &lt;br /&gt;• Berdasarkan hasil Evaluasi Laporan Pelaksanaan RKL/RPL yang dilakukan oleh MenLH, kadar logam berat setelah proses detoksifikasi yang dilakukan oleh PT. NMR masih berada diatas standar yang ditentukan di dalam surat Menteri LH No. B-1456/BAPEDAL/07/2000. &lt;br /&gt;•  Konsentrasi Arsen, Merkuri, dan Sianida terlarut dalam sedimen teluk Buyat lebih tinggi bila dibandingkan sedimen teluk Totok dan Titik Kontrol. Arsen total dan Merkuri total dari semua hasil penelitian menunjukan trend meningkat bila dibandingkan dengan hasil Amdal 1994. &lt;br /&gt;• Dari konsentrasi Arsen dan Merkuri terlihat bahwa sedimen di lokasi penempatan tailing termasuk polluted sediment, sesuai dengan ASEAN Marine Water Quality Criteria, 2004. &lt;br /&gt;• Berdasarkan rona awal Amdal diketahui kandungan Arsen tidak terdeteksi pada sumur penduduk desa Buyat. Dari 6 (enam) contoh air sumur penduduk, kadar Arsen yang berasal dari 4 (empat) sumur penduduk di desa Buyat diatas baku mutu yang dipersyaratkan dalam PERMENKES No. 907/MENKES/SK/VII/2002. &lt;br /&gt;• Pada tahun 2000 sampai Desember 2003, air minum yang dikonsumsi oleh masyarakat pantai Buyat disuplai oleh PT.NMR melalui truk tangki. Dari informasi diketahui bahwa sumber air minum berasal dari sumur bor desa Ratatotok (WB2, WB7, dan WB8). Dari data sumur bor yang diambil dari desa Ratatotok menunjukan bahwa air telah melampaui baku mutu Arsen menurut PERMENKES No. 907/MENKES/SK/VII/2002. &lt;br /&gt;•  Berdasarkan index keragaman plankton dan bentos ditemukan Indeks diversitas fitoplankton (I.D Simpson) di daerah penimbunan tailing stasiun A,B,C, E di Teluk Buyat diperoleh nilai sebesar 0,061 – 0,493, artinya telah mengalami perturbasi (gangguan). Indeks diversitas pada benthos (I.D Shannon &amp; Wienner) di daerah penimbunan tailing stasiun A,B,C,D, E di Teluk Buyat diperoleh nilai sebesar 0.683 – 1.099 yang menyatakan adanya pencemaran berat. &lt;br /&gt;•  Bahwa kadar arsen total rata-rata pada ikan (1,37 mg/kg) sudah melampaui baku mutu kadar total arsen yang ditetapkan oleh Dirjen POM sebesar 1 mg/kg. &lt;br /&gt;• Bahwa asupan Hg harian penduduk dewasa Desa Buyat Pante sebanyak 82,82 % dari TDI (Tolerable Daily Intake)/60 kg, sedangkan untuk anak-anak berbobot badan 15 kg adalah 80,98 % dari TDI/15 kg telah mendekati batas TDI (mengacu pada standar US EPA) &lt;br /&gt;•  Dengan konsumsi ikan 0,45 kg per hari telah melampaui standar WHO yaitu 2 mg/kg dengan makan ikan sebanyak 250 gr/minggu. &lt;br /&gt;•  Bahwa dari perhitungan Daily Intake (DI) didapatkan nilai Hazard Index (HI) melebihi 1, artinya termasuk dalam kategori mempunyai resiko tinggi terhadap kesehatan manusia. (mengacu pada standar US EPA). &lt;br /&gt;•  Bahwa berdasarkan literatur (Morton Lippmann.2000, Environmental Toxicants 2nd Ed, Human Exposures and Their Health Effects) Arsenic dapat masuk ke dalam tubuh manusia secara umum melalui makanan dan minuman baik dalam bentuk organik maupun inorganik. Gejala akibat keracunan Arsenic akan mengakibatkan antara lain hyperkeratosis, epithelima, and several cancer. &lt;br /&gt;•  Dari fakta-fakta tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa telah terjadi perubahan kualitas air sumur gali, air suplai,air sumur bor, sedimen, bentos, plankton, phitoplankton, dan ikan mendekati dan melebihi baku mutu yang ditetapkan. Kondisi ini telah menimbulkan dampak terhadap kualitas lingkungan serta kesehatan manusia. &lt;br /&gt;•  Bahwa hal tersebut di atas merupakan akibat dari suatu perbuatan perbuatan pidana yang perlu pembuktian akibatnya. Pembuktian pencemaran dan kerusakan dapat membandingkan dengan standar dan/atau referensi dan/atau pendapat ahli. Perbuatan ini diatur dan diancam dalam pasal 41 jo pasal 42 jo pasal 43 UU No. 23 tahun 1997 &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2.3 Saran dari tim teknis&lt;br /&gt; Terdapat beberapa saran dari tim teknis mengenai kasus buyat, berikut adalah sebagian saran yang dikutip kesimpulan dan saran Laporan Penelitian tim teknis: &lt;br /&gt; Pemerintah untuk melaksanakan kewajibannya dalam pengawasan dan pembinaan serta meningkatkan dana pemantauan dan pengawasan.&lt;br /&gt; Pemantauan lingkungan dan mengkaji ulang perizinan pembuangan tailing ke laut yang telah ditetapkan. Dan dihimbau agar pemerintah tidak mengeluarkan izin baru pada kegiatan sejenis untuk membuang tailing ke laut.&lt;br /&gt;  Pemerintah agar segera melengkapi peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pengelolaan lingkungan hidup khususnya perizinan pembuangan tailing; dalam pemberian rekomendasi.&lt;br /&gt; AMDAL sekaligus ditindaklanjuti ijin pengelolaan limbah, sehingga tidak terjadi kesenjangan bagi investor yang sudah menginvestasikan dananya untuk pengelolaan limbah, sementara ijinnya belum keluar.&lt;br /&gt; Pengolahan bijih emas dalam kegiatan PETI perlu mendapatkan perhatian dan bimbingan dari instansi terkait, sehingga tidak membuang limbah langsung ke sungai serta mencegah terjadinya pencemaran ke udara.&lt;br /&gt; Penambangan Rakyat baik dari aspek legal maupun teknis karena kegiatan tersebut mempunyai resiko yang tinggi terhadap kesehatan lingkungan.&lt;br /&gt; Akibat dibuangnya tailing tidak dibawah termoklin telah menyebabkan terjadinya pencemaran pada sedimen di Teluk Buyat sehingga disarankan dilakukan pemantauan oleh pihak PT.NMR dan juga pemerintah sampai dengan 30 tahun yang akan datang. Bilamana pada hasil pemantauan telah terjadi pemulihan secara alami sebelum 30 tahun maka pemantauanya dapat dihentikan oleh pihak PT. NMR dengan persetujuan pemerintah (PP 18 Tahun 1999 jo PP 85 Tahun 1999)&lt;br /&gt; Pemantauan pasca tambang untuk biota laut (Plankton,Benthos dan ikan serta rumput laut dan lamun),bersamaan dengan pemantauan kualitas air parameter fisik dan kimiawi,minimal 2 kali/tahun (musim hujan dan kemarau).&lt;br /&gt; Untuk proses sejenis dengan PT. NMR di waktu mendatang, perlu dilakukan pemantauan yang ketat selain pada tailing sebelum di lepas ke lingkungan juga dilakukan pada proses sebelum proses detoksifikasi; sehingga kemungkinan terjadinya lonjakan kadar polutan pada tailing bisa diminimalkan dan dilakukan kontrol kontinu.&lt;br /&gt; Masyarakat harus mengurangi makan ikan dan menghindari memakan bagian dalam ikan, dimana terjadi akumulasi Hg dan As.&lt;br /&gt; Pembuatan peraturan di masa yang akan datang seharusnya memperhatikan jenis limbah dengan peraturan yang terkait, serta kemampuan laboratorium yang menunjang untuk analisanya.&lt;br /&gt; Disarankan juga kepada Pemerintah untuk mempublikasikan hasil laporan kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menerima informasi yang benar tentang kasus ini, juga disarankan agar Pemerintah kepada PT.NMR menarik semua iklan di semua media cetak dan elektronik yang menyesatkan tentang kondisi kualitas lingkungan di teluk Buyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;III. Pembahasan &lt;br /&gt; Setiap kegiatan yang memiliki dampak penting terhadap lingkungan hidup harus memiliki AMDAL sebagai dokumen studi kelayakan lingkungan. PT NMR telah menyelesaikan syarat ini walaupun belum memiliki ijin untuk membuang tailing ke perairan / laut. Perlu diketahui juga dalam pembuangan tailing oleh NMR. KLH memberikan syarat agar NMR membuat ERA (ecological risk assesment), ERA ini sendiri telah diserahkan kepada KLH, akan tetapi berhubung tidak sesuai akhirnya ERA ini ditolak. Hal ini berarti ijin pembuangan tailing belum dimiliki oleh NMR. &lt;br /&gt; ERA sendiri merupakan suatu proses yang mengevaluasi kemungkinan yang terjadi atau telah terjadinya efek-efek ekologis yang merugikan akibat pemaparan saru atau beberapa stressor. Sehingga diharapkan setelah adanya ERA maka risk manager dapat memperhitungkan atau menyusun strategi bagaimana meminimasi resiko yang terjadi.&lt;br /&gt; Dengan belum dimilikinya ijin pembuangan tailing oleh NMR dan perusahaan ini tetap membuang tailingnya menunjukkkan ketaatan perusahaan terhadap pemerintah diragukan. Terlepas dari berbahaya atau tidaknya tailing tersebut.&lt;br /&gt; Pelanggaran lain adalah mengenai informasi AMDAL, dengan tidak validnya titik termoklin (karena perairan tersebut sangat dinamis, terdapat perubahan-perubahan lingkungan yang menyebabkan titik termoklin tidak diketahui secara pasti) maka tailing dapat menyebar keseluruh perairan sekitar dan pada akibatnya akan memncemari ekosistem perairan tersebut. NMR pun telah mengetahui bahwa titik tersebut tidak valid, akan tetapi agaknya belum memiliki itikad baik untuk memperbaikinya. Kemudian berdasarkan evaluasi &lt;br /&gt; Laporan pelaksanaan RKL dan RPL kadar logam berat setelah detoksifikasi yang dilakukan NMR masih diatas standar yang ditentukan. Pemerintah telah mengetahui terjadinya pelanggaran terhadap RKL/RPL akan tetapi tidak dapat berbuat apa-apa. Setelah pencemaran tersebut diangkat ke media massa dan menjadi berita yang besar, pemerintah baru menentukan sikapnya. Padahal seharusnya bila ada kehendak sebelum pemberitaan muncul pemerintah harus segera memperbaiki kesalahan yang dilakukan.&lt;br /&gt; Indikasi terjadinya pencemaran lingkungan dapat dilihat dari : &lt;br /&gt; Konsentrasi arsen, merkuri dan sianida di teluk buyat lebih tinggi dibanding di titik kontrol. Konsentrasi Arsen yang terdapat di 4 sumur penduduk desa buyat diatas baku mutu yang dipersyaratkan, padahal pada rona awal tidak ditemukan konsentrasi Arsen di sumur penduduk. Hal ini menunjukkan telah terjadi leachate dari kegiatan tambang di NMR.&lt;br /&gt; Melalui pemantauan dari segi biologis seperti  indeks diversitas, plankton, phitoplankton dan ikan telah terjadi perubahan kualitas yang melebihi baku mutu yang ditetapkan. Kondisi ini dapat menimbulkan dampak terhadap kualitas lingkungan serta kesehatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saran saran dari tim teknis dapat menunjukkan pula kekurangan-kekurangan yang terdapat di lokasi pencemaran. &lt;br /&gt;1. Mengenai pemantauan dan pengawasan yang dilakukan pemerintah seakan masih dibawah standar baik itu melalui hal teknis maupun dari pembiayaan yang terbatas. &lt;br /&gt;2. Perizinan pembuangan tailing harus ditetapkan apakah pembuangan ini benar - benar aman, karena bila terjadi kesalahan dari pemrakarsa dan sulit diperbaiki akan menjadi kesulitan tersendiri bagi pemerintah dan terlanjur terjadi pencemaran. Ada baiknya bahwa ijin pembuangan tailing ini dicermati dengan seksama dan apabila memungkinkan mencari alternatif lain karena pemantauan dan pengawasan pemerintah terbukti sangat terbatas.&lt;br /&gt;3. Terpisahnya persyaratan AMDAL dengan perijinan pembuangan tailing mempersulit pemrakarsa dalam berproduksi. Ketika AMDAL telah disetujui tetapi ijin pembuangan limbah belum selesai akan mengganggu dalam proses produksi sehingga pemrakarsa menjadi bingung, yang pada akhirnya cenderung untuk melupakan ijin pembuangan limbahnya.&lt;br /&gt;4. Pengolahan biji emas dalam kegiatan PETI tidak mendapat bimbingan dan arahan yang dapat memberikan pengetahuan tentang pengelolaan limbah dan akibat dari pencemaran akibat dari kegiatan tersebut.&lt;br /&gt;5. Pemantauan dari sedimen yang tercemar tailing harus dilakukan mengingat batas termoklin yang berubah-rubah. Pemantauan ini dilakukan sampai 30 tahun mendatang atau hingga terjadi pemulihan secara alamiah&lt;br /&gt;6. Keterbatasan pemerintah dalam menyusun peraturan dan kemampuan laboratorium harus segera diperbaiki mengingat limbah yang terkait adalah limbah yang termasuk dalam limbah B3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. Kesimpulan dan Saran&lt;br /&gt;Kesimpulan dari uraian diatas adalah&lt;br /&gt;1. Pelanggaran mengenai pencemaran lingkungan hidup yang terjadi di buyat disebabkan kurangnya ketegasan dari pemerintah. Walaupun telah terdapat hasil evaluasi Laporan pelaksanaan dari RKL/RPL, pemerintah tidak dapat berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;2. Itikad baik dari perusahaan sangat dibutuhkan untuk mendukung terlaksananya persyaratan dari pemerintah mengenai peraturan peraturan.&lt;br /&gt;3. Peraturan-peraturan dan dokumen seperti halnya AMDAL dalam suatu kegiatan yang memiliki dampak penting terhadap lingkungan hidup dapat digunakan untuk mengetahui ketaatan pemrakarsa terhadap pemerintah dan kehendak untuk melestarikan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;4. Peraturan – peraturan mengenai pembuangan tailing perlu segera ditetapkan, mengingat keterbatasan dalam hal pengawasan oleh pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran&lt;br /&gt;1. Perlu dikaji ulang apakah pembuangan tailing ke dasar laut merupakan satu-satunya cara.&lt;br /&gt;2. Pemantauan lingkungan di daerah penduduk dan sumber makanan (dalam hal ini perairan laut) mutlak dilakukan selama kegiatan berlangsung. Apabila terdapat indikasi pencemaran dapat dievaluasi darimana sumber pencemaran dan dengan segera dapat diperbaiki.&lt;br /&gt;3. Pemeriksaan kesehatan penduduk dapat dilakukan selama kegiatan berlangsung dan setelah kegiatan ditutup, sehingga dapat diketahui kecendrungan kesehatan apakah akibat bahan pencemar dari kegiatan atau akibat lain.&lt;br /&gt;4. Diperlukan ketegasan pemerintah untuk  menghentikan kegiatan bila terdapat indikasi pemrakarsa tidak taat pada peraturan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;1. Kepmen LH No 86/ tahun 2002 tentang pedoman pelaksanaan upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan.&lt;br /&gt;2. PP RI no 27/ tahun 1999, tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup.&lt;br /&gt;3. KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP, 2004, LAPORAN PENELITIAN Penanganan Dugaan Kasus Pencemaran dan/atau Perusakan Lingkungan Hidup Di Desa Buyat Pantai Dan Desa Ratatotok Kecamatan Ratatotok Timur  Kabupaten Minahasa Selatan Propinsi Sulawesi Utara , &lt;br /&gt;http://www.menlh.go.id/i/art/pdf_1102322765.pdf&lt;br /&gt;http://www.menlh.go.id/i/art/pdf_1102480761.pdf&lt;br /&gt;http://www.menlh.go.id/i/art/pdf_1102322810.pdf&lt;br /&gt;http://www.menlh.go.id/i/art/pdf_1102322799.pdf&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-115111393300527243?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/115111393300527243/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=115111393300527243' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115111393300527243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115111393300527243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2006/06/review-pemantauan-dan-pengelolaan.html' title='Review Pemantauan dan Pengelolaan lingkungan Kasus Pencemaran dan Di Desa Buyat Pantai Dan Desa Ratatotok Kecamatan Ratatotok'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-115111379471817399</id><published>2006-06-24T08:32:00.000+07:00</published><updated>2006-07-26T00:47:18.626+07:00</updated><title type='text'>MEKANISME BOTULINUM TOKSIN</title><content type='html'>Seorang Dokter dan penyair Jerman, Justinus Kerner menamakan Botulinum toksin pada 1820 sebagai “Sausage poison” (racun sosis), karena bakteri ini menyebabkan keracunan akibat tumbuh di olahan daging yang jelek penanganannya. Beliau merupakan orang pertama yang mengemukakan ide penggunaan botulinum toxin sebagai alat terapi. Tahun 1895 Emile Van Ermengem pertama kali mengisolasi bakteri Clostridium botulinum yang memproduksi toksin botulinum. Kemudian tahun 1944 Edward Schantz membiakkan Clostridium botulinum dan mengisolasi racunnya dan baru kemudian 1949 kelompok Burgen menemukan bahwa racun botulinum menghambat transmisi syaraf otot.&lt;br /&gt; Saat ini racun botulinum yang telah dimurnikan dimanfaatkan untuk terapi kecantikan, terapi mata juling (strabismus), (blepharospasm) dan sakit otot (myofascial) pada atlet.&lt;br /&gt; &lt;img src="http://www.fda.gov/fdac/graphics/1995graphics/botwoman.jpeg" ALIGN="right" HEIGHT="200" WIDTH="300"&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. Wanita yang terkena blepharospasm  &lt;br /&gt; Gambar 1 paling kiri menunjukkan mata yang sulit untuk dibuka karena kontraksi otot yang abnormal. Di pusat pengobatan sebelum disuntik, dia menggunakan jarinya untuk menjaga agar matanya tetap terbuka. Kemudian gambar terakhir adalah keadaan mata setelah disuntik, kelopak mata dapat tetap terbuka tanpa kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Clostridium Botulinum &lt;br /&gt;&lt;img src="http://textbookofbacteriology.net/C.bot.Spores.jpeg" ALIGN="center" HEIGHT="200" WIDTH="300"&gt;&lt;br /&gt;Gbr 2. C. botulinum&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt; Bakteri botulinum ditemukan dimana-mana, dalam tanah, sedimen didasar laut, usus dan kotoran binatang. Clostridium botulinum adalah bakteri anaerobik, gram positif, membentuk spora, berbentuk batang dan relatif besar. Spora bakteri dapat terhirup atau termakan, atau dapat meng-infeksi luka terbuka. Walaupun demikian bakteri dan sporanya tidak berbahaya. Botulism, keadaan lumpuh, disebabkan oleh racun yang diproduksi oleh bakteri, yang berarti korban tidak terinfeksi tetapi keracunan botulism.&lt;br /&gt; Racun ini mungkin adalah zat yang diketahui secara akut paling beracun, dengan dosis mematikan 200-300 pg/kg, yang berarti bila melebihi 100 gram dapat membunuh setiap manusia didunia. (sebagai gambaran racun tikus Strychine, kadang disebut sebagai racun yang sangat beracun memiliki LD50 1 mg/kg atau 1 milyar pg/kg ).&lt;br /&gt; Terdapat tujuh strain botulism, masing masing memproduksi protein yang berpotensi sebagai neurotoxin. Tipe A, B, E dan F menyebabkan botulism pada manusia. Tipe C-alpha menyebabkan botulism pada unggas domestik dan liar. Tipe C-beta dan D menyebabkan botulism pada ternak. Tipe ketujuh dari botulism, strain G, telah diisolasi dari contoh tanah, tetapi jarang dan belum menunjukkan hubungan yang menyebabkan botulism manusia atau binatang.&lt;br /&gt; Tipe A dan beberapa tipe B dan tipe F mendekomposisikan protein binatang dan menyebabkan bau dari makanan yang membusuk, dan daging busuk. Tipe E dan beberapa tipe B,C, D dan F tidak proteolytic (mereka tidak mencerna protein binatang). Ketika muncul, tipe botulism ini tidak dapat terdeteksi dengan bau yang kuat.&lt;br /&gt; Bakteri clostridium merupakan bakteri yang heat resistant dan dapat bertahan dari perebusan yang lama. Untuk menghancurkan spora yang ada, makanan harus dipanaskan hingga temperatur 120oC atau lebih, seperti dalam penggunaan  pressure cooker.&lt;br /&gt; Racun yang diproduksi oleh bakteri dapat dihancurkan oleh panas. Untuk menghancurkan toxin yang bersumber dari makanan, makanan harus dipanaskan hingga 85oC atau lebih selama lima menit, atau merebus sedikitnya selama 10 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vektor&lt;br /&gt; Clostridium tersebar luas di  seluruh dunia. Botulinus terdapat dalam bentuk bakteri dan spora didalam tanah, sedimen dilaut, permukaan buah dan sayur, di usus mamalia dan ikan dan di insang dan vixcera dari kerang-kerangan, kepiting. &lt;br /&gt; Karena spora botulinum, terdapat didalam tanah dan sedimen di dasar laut,  Spora ini dapat berakhir di usus dari binatang yang memakan rumput dan ikan, kemudian memasuki rantai makanan manusia.  &lt;br /&gt; Hampir di beberapa makanan dengan pH rendah (4.6 atau kurang) dapat mendukung pertumbuhan bakteri dan kemudian memproduksi racun. Selain itu faktor yang dapat mendukung berkecambahnya spora adalah keadaan tanpa oksigen - anaerob, pH rendah tidak dapat menghancurkan atau menon-aktifkan racun yang telah dihasilkan. Kadar garam dibawah 7%, kandungan gula dibawah 50%, temperatur antara 4oC - 49oC atau temperatur ruangan, kadar kelembaban yang tinggi, sedikitnya kompetisi dengan bakteri flora.&lt;br /&gt; Manusia baik itu dewasa maupun bayi, biasanya menghirup spora, tetapi jarang terkena efeknya. Hal ini dapat dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang menghancurkan spora sebelum mereka dapat tumbuh dan memproduksi racun. Botulism pada bayi disebabkan tertelannya bakteri itu, dan bukan tertelannya racun.&lt;br /&gt; Terdapat tiga tipe keracunan menurut cara terjangkitnya:&lt;br /&gt; Hampir seluruh kejadian (90%) terjadi karena buruknya makanan kaleng yang diawetkan. Botulism akibat makanan (Foodborne botulism) biasanya disebabkan oleh daging yang tercemar (termasuk seafood) dan sayuran kaleng.&lt;br /&gt; Botulism pada bayi (Infant botulism) merupakan bentuk botulism yang paling umum. Disebabkan oleh menghirup spora bersamaan dengan partikel debu yang mikroskopis. Bagaimanapun sumbernya, anak-anak dibawah satu tahun belum memiliki sistem kekebalan yang baik dan belum memiliki protein penting didalam ususnya untuk menghancurkan spora bakteri. Spora berkecambah dan memproduksi racun (dalam usus besar) yang menambat pada sekeliling syaraf gerak, menyebabkan kelumpuhan dan dalam kasus ekstrem, meninggal.&lt;br /&gt; Botulism pada luka (wound botulism) merupakan bentuk botulism yang paling jarang. Dapat terjadi ketika bakteri meng-infeksi luka (seperti luka koyak atau retaknya susunan tulang ) dan memproduksi racun in vivo. Spora tumbuh secara lokal (didalam luka) dan racun bersirkulasi melalui pembuluh darah untuk mencapai bagian lain dari tubuh. Jalan masuk spora pada luka dapat saja kecil dan terlihat tidak penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala &lt;br /&gt; Gejala biasanya terjadi setelah sehari memakan makanan, walaupun gejala dapat saja terlihat setelah 10 hari. Sebagian lemah dan lumpuh, pada umumnya mengeluh letih, mulut kering dan kesulitan untuk menelan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme&lt;br /&gt; Bakteri botulinum akan berbahaya bila aktif secara metabolisme dan memproduksi racun botulinus. Dalam keadaan spora, botulinum tidak berbahaya. Panas dapat memungkinkan spora aktif dan berkecambah dan panas juga dapat membunuh bakteri lain yang menjadi saingan dengan Clostridium Botulinum dalam mendapatkan Host.&lt;br /&gt; Toksin botulinum mempunyai persamaan struktur dan fungsi dengan toksin tetanus. Kedua-duanya adalah neurotoksin tetapi toksin botulinum mempengaruhi sistem saraf periferi karena memiliki afiniti untuk neuron pada persimpangan otot syaraf. Toksin ini disintesis sebagai rantai polipeptid tunggal (150,000 dalton) yang kurang toksik. Walau bagaimanapun setelah dipotong oleh protease, ia menghasilkan 2 rantai: rantai ringan (subunit A, 50,00 dalton) dan rantai berat (subunit B, 100,000 dalton) yang duhubungkan oleh ikatan dwisulfida. &lt;br /&gt; Subunit A merupakan toksin paling toksik yang diketahui. Toksin botulinum ialah sejenis endopeptidase yang menghalang pembebasan asetilkolin pada pertemuan antara otot dengan saraf (myoneural junction). Ia adalah spesifik untuk bagian ujung saraf tepi/periferi pada tempat di mana neuron motor merangsang otot. Toksin ini bertindak seperti toksin tetanus dan memecahkan synaptobrevin, mengganggu pembentukan (dan pembebasan) vesikel yang mengandungi asetilkolin. Sel yang terpapar gagal membebaskan neurotransmiter (asetilkolin).&lt;br /&gt; Apabila otot tidak menerima isyarat daripada saraf, ia tidak akan berkontraksi (contract). Ini menyebabkan paralisis (lumpuh) sistem motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selama pertumbuhan C. Botulinum memproduksi sedikitnya tujuh racun yang berbeda, termasuk neurotoxin, enterotoxin, dan haemotoxin, termasuk beberapa racun yang dikenal paling berpotensial. Dalam kasus tertentu, satu strain dapat memproduksi lebih dari satu tipe racun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Botulinum toxin terutama mempengaruhi sekeliling sistem syaraf, khususnya:&lt;br /&gt;1. Ganglionic synapses&lt;br /&gt;2. Post-ganglionic parasympathetic synapses&lt;br /&gt;3. myoneural junction, akhir syaraf dimana syaraf bergabung dengan otot dan dimana racun memblok syaraf terminal gerak (motor nerve terminals)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Didalam tubuh neurotransmiter adalah pengirim pesan secara kimia yang digunakan oleh sel – sel syaraf untuk berkomunikasi satu dengan yang lain dan yang mana digunakan oleh sel sel syaraf untuk berkomunikasi dengan otot. Racun botulism mengakibatkan characteristic flaccid paralysis dengan memecah satu dari tiga protein yang dibutuhkan untuk melepaskan neurotransmitter hal ini memblokade pelepasan acetikolin dan kemampuan sel-sel syaraf untuk berkomunikasi. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;img src="http://www.ama-assn.org/ama/upload/images/369/bottox1.gif"&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3. Pelepasan neurotransmitter secara normal&lt;br /&gt; Dengan terblokadenya syaraf terminal oleh racun, syaraf tidak dapat mengirim sinyal kepada otot untuk berkontraksi. Pasien mengalami kelemahan atau kelumpuhan, biasanya dimulai dengan muka/wajah, kemudian tenggorokan, dada dan lengan. Ketika diaphragma dan otot dada terkena pengaruhnya, bernafas menjadi sulit, terhambat atau sepenuhnya lumpuh. Di beberapa kasus, pasien mati akibat asphyxia /sesak dada.&lt;br /&gt; Racun botulinum beraksi dengan mengikat presynaptically kepada lokasi yang dikenal memiliki afinitas tinggi didalam terminal syaraf cholinergic dan menurunkan pelepasan acetylcholine, menyebabkan efek blokade syaraf otot. Mekanisme ini digunakan sebagai dasar untuk pengembangan racun ini sebagai alat terapi.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;img src="http://www.ama-assn.org/ama/upload/images/369/bottox2.gif"&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4. Setelah terpapar racun Botulinum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Recovery terjadi ketika proximal axonal bertunas dan terjadi reinnervation otot dengan pembentukan pertemuan syaraf - otot (neuromuscular junction) yang baru.&lt;br /&gt;Tipe racun botulinum dan lokasi target &lt;br /&gt;1. BTX-A dan BTX-E memecah synaptosome-associated protein (SNAP 25), sebuah protein membran presynaptic dibutuhkan untuk penggabungan dari neurotranmitter yang mengandung vesikel.&lt;br /&gt;2. BTX-B,BTX-D, dan BTX-F memecah vesicle-associated membrane protein (VAMP), juga dikenal dengan synaptobrevin.&lt;br /&gt;3. BTX-C beraksi dengan memecah syntaxin, sebuah target protein membran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;http://www.ama-assn.org/ama/pub/category/4903.html&lt;br /&gt;http://www.emedicine.com/sports/fulltopic/topic158.htm&lt;br /&gt;http://www.emedicine.com/pmr/topic216.htm#section~mechanism_of_action&lt;br /&gt;http://www.fda.gov/fdac/features/095_bot.html&lt;br /&gt;http://pkukmweb.ukm.my/~danial/Mekanisme%20toksin.html&lt;br /&gt;http://www.tarakharper.com/b_botuln.htm&lt;br /&gt;http://textbookofbacteriology.net/clostridia.html&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-115111379471817399?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/115111379471817399/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=115111379471817399' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115111379471817399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115111379471817399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2006/06/mekanisme-botulinum-toksin.html' title='MEKANISME BOTULINUM TOKSIN'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-114319714682280798</id><published>2006-03-24T17:39:00.000+07:00</published><updated>2006-03-24T17:45:46.833+07:00</updated><title type='text'>Dream Theatre overture_1928_live</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;style&gt;.hov:hover{background-color:yellow}&lt;/style&gt;&lt;div id='Title' style='font:bold 11px verdana'&gt;&lt;a class='hov' style='display:block;width:300px;border:solid 2px black;padding:5px' href="http://www.videocodezone.com/videos/d/dream_theater/overture_1928_live.html" target='_blank'&gt;OVERTURE 1928 (LIVE) (Dream Theater)&lt;p&gt;&lt;embed name='RAOCXplayer' src='http://www.videocodezone.com/videos/d/dream_theater/overture_1928_live_167812.asx' type='application/x-mplayer2' width='300' height='300' autostart='true' ShowControls='1' ShowStatusBar='0' loop='true' EnableContextMenu='0' DisplaySize='0' pluginspage='http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/'&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="margin:3px 0px"&gt;&lt;a href='http://www.videocodezone.com/'&gt;Video Code provided by VideoCodeZone.Com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-114319714682280798?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.videocodezone.com/videos/d/dream_theater/overture_1928_live.html' title='&lt;center&gt;Dream Theatre &lt;br&gt;overture_1928_live&lt;/center&gt;'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/114319714682280798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=114319714682280798' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/114319714682280798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/114319714682280798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2006/03/dream-theatre-overture1928live.html' title='&lt;center&gt;Dream Theatre &lt;br&gt;overture_1928_live&lt;/center&gt;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-114225723516817277</id><published>2006-03-13T20:28:00.000+07:00</published><updated>2006-03-13T20:40:35.183+07:00</updated><title type='text'>Cement Kiln Dust - "Pengelolaan B3"</title><content type='html'>&lt;b&gt;Tanur semen &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Tanur semen adalah mesin pabrik bergerak terbesar di dunia. Tanur ini merupakan oven silinder yang berukuran sangat besar, beberapa memiliki panjang 1000 feet dengan diameter 24 feet. Mereka berputar dari 20 hingga 80 kali perjam. Tanur tanur tersebut didirikan dengan kemiringan yang rendah (sekitar ½ inchi per foot). Dalamnya dilapisi dengan bata/tembok tahan api. Tanur ini memiliki bahan bakar serbuk batubara, minyak, gas atau bahan bakar berasal dari limbah cair yang dibakar pada bagian akhir dan bahan bakar berasal dari limbah padat pada bagian tengah atau pada bagian calcining zone melalui proses yang dipatenkan oleh Cadence.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt; &lt;img src ="http://www.texasep.org/assets/images/cement.GIF"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Proses Kering dari Tanur Semen&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;1. Batu kapur dan bahan mentah lainnya ditempatkan pada tanur yang berputar&lt;br /&gt;2. Material  dasar dipanaskan dengan bahan bakar (yang dapat mengandung limbah berbahaya) yang dimasukkan pada ujung yang berlawanan dari tanur.&lt;br /&gt;3. produk akhir yang disebut “clinker”, didinginkan dan setelah itu bahan dasar dicampur dengan gipsum untuk membentuk semen.&lt;br&gt;&lt;br /&gt; Tanur semen menghasilkan sisa berupa polusi udara yang terdiri dari partikulat dan logam, senyawa organik dari pembakaran yang tidak sempurna (PICs) atau gas-gas asam. Selain itu juga menghasilkan sisa debu tanur atau cement kiln dust (CKD) yang mengandung logam berat dan senyawa organik yang beracun. EPA mengembangkan standar yang menyediakan pengelolaan CKD dan pembuangannya. Hal ini menjadi isu kritis dari pengaturan tanur semen yang membakar limbah.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cement Kiln Dust&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Cement kiln Dust, CKD atau debu tanur semen tidak termasuk dalam bahan berbahaya menurut EPA dibawah RCRA (Resource Conservation and Recovery Act). Walaupun demikian tidak berarti bahwa CKD tidak mengandung bahan yang dapat berbahaya terhadap lingkungan. CKD yang berasal dari tanur pembakaran limbah berbahaya adalah subjek yang membutuhkan tes spesifik dibawah  peraturan BIF (Boiler and Industrial Furnace) dan bagaimanapun harus memenuhi standar RCRA bila senyawa toksik ditemukan signifikan lebih tinggi dari kegiatan dengan bahan bakar yang konvensional atau menunjukkan pada tingkat tersebut dapat berisiko pada kesehatan manusia. &lt;br /&gt; CKD tetap bukan merupakan limbah berbahaya bila standar mengikuti peraturan. Pertama, untuk perlindungan air tanah, EPA menganjurkan standar pengelolaan yang membutuhkan pemenuhan pada landfill yang didesain untuk mengendalikan lepasnya logam toksik ke air tanah. Kedua, untuk mengendalikan lepasnya debu yang lekas hilang / fugitive dust, anjuran standar pengelolaan akan membutuhkan person untuk mengelola limbah CKD untuk menlindungi atau kalau tidak mengelola landfill, area penanganan/pemeliharaan CKD, dan area penyimpanan CKD untuk mengendalikan CKD yang mudah hilang yang terlepas akibat dari dispersi angin. Terakhir, peraturan ini juga menganjurkan batasan konsentrasi pada polutan yang bervariasi pada CKD yang digunakan untuk kegiatan pertanian. Selain itu menganjurkan peraturan RCRA standar untuk CKD yang tidak diatur diatas.&lt;br /&gt; Asosiasi semen Portland (1992) melakukan analisis kontaminasi logam pada CKD menggunakan TCLP menurut EPA. Contoh CKD diambil dari 79 pabrik di Amerika Serikat dan 10 di Kanada untuk di tes konsentrasi dari logam logam termasuk merkuri, selenium, thallium, kadmium, timah, antimony, perak, arsenik, nikel, barium, beryllium, dan kromium. Dari keseluruhan hanya dua pabrik yang melewati ambang batas yang diperbolehkan. Salah satu fasilitas memproduksi contoh dengan timah yang berlebih, sedangkan yang lain selenium melebihi ambang batas. Tingkat kontaminasi yang tinggi dari kontaminan ini merupakan akibat hubungan dari memproduksi semen dengan kontaminan CKD yang meresirkulasi debunya.&lt;br /&gt; Logam yang paling umum ditemukan pada CKD adalah kadmium, kromium, arsenik, timah dan selenium. Data dari hasil  investigasi dan evaluasi risiko pada kesehatan manusia dan lingkungan oleh EPA yang disiarkan dalam Draft Report untuk kongres pada CKD (RTC) pada Desember 1993, mengindikasikan bahwa CKD dari tanur yang membakar limbah berbahaya mengandung rata rata mengandung 9 kali lebih tinggi timah, 5 kali lebih tinggi kadmium, dan 7 kali lebih tinggi kromium dari tanur yang tidak membakar limbah berbahaya.&lt;br&gt;&lt;br /&gt; Terdapat beberapa faktor yang menentukan tingkat kontaminasi pada CKD:&lt;br /&gt;1. Bahan yang bervariasi dari setiap fasilitas ke fasilitas yang lain, perbedaan ini terlihat sekali dalam tanur tunggal.&lt;br /&gt;2. Partikel halus mengandung konsentrasi yang lebih tinggi dari sulfat dan alkali, dimana partikel kasar yang biasa dikumpulkan dekat pada tanur memiliki konsentrasi kapur bebas (free lime) yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;3. bahan bakar limbah buangan / waste fuels yang digunakan dalam tanur semen dapat meningkatkan kandungan logam beracun dari CKD.&lt;br /&gt;4. Resirkulasi debu dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi kontaminan.&lt;br /&gt; Sistem resirkulasi debu telah menjadi hal yang umum dalam tanur-tanur semen. Ketika sistem ini bekerja, seluruh debu dari tanur semen dikirim kembali melalui tanur bersamaan dengan bahan mentah untuk membuat semen baru.&lt;br /&gt; Kegiatan sistem tanur dipengaruhi oleh pencampuran bahan mentah, konfigurasi peralatan, bahan bakar, dan operator. Sehingga mengakibatkan tanur dioperasikan pada temperatur yang berbeda, membakar bahan bakar yang berbeda, menghasilkan jumlah debu yang berbeda dan membutuhkan jumlah energi yang berbeda untuk memproduksi “clinker”. Mengingat bahwa tiap pabrik semen sangat bervariasi pengoperasiannya, perkiraan statistik dari parameter konsentrasi logam pada debu tidak dapat ditentukan dari analisis statistik dari contoh tunggal bahkan dari contoh berbagai tanur yang berbeda. Tiap tanur memiliki populasinya sendiri. Menghasilkan parameter yang unik dan hanya dapat diperkirakan secara analisis statistik dari contoh memadai yang diambil dari tanur ketika parameter-parameternya tidak berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka &lt;br /&gt;Waktu download adalah pada tanggal 04 Maret 2006 dan 10 Maret 2006.&lt;br /&gt;http://www.temarry.com/Cement%20Kilns/Cement_Kiln2.htm&lt;br /&gt;http://www.texasep.org/html/wst/wst_4imn_incin.html&lt;br /&gt;http://www.mindfully.org/Air/Cement-Kilns-Burning-Waste5.htm&lt;br /&gt;http://useit.umeciv.maine.edu/materials/ckd/environmental_properties.htm&lt;br /&gt;http://www.epa.gov/epaoswer/other/ckd/index.htm&lt;br /&gt;http://cementamericas.com/mag/cement_study_trace_metals/index.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-114225723516817277?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/114225723516817277/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=114225723516817277' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/114225723516817277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/114225723516817277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2006/03/cement-kiln-dust-pengelolaan-b3.html' title='Cement Kiln Dust - &quot;Pengelolaan B3&quot;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-114086491952636827</id><published>2006-02-25T17:36:00.000+07:00</published><updated>2006-02-25T17:55:19.543+07:00</updated><title type='text'>Chlordane - Pengelolaan B3</title><content type='html'>&lt;b&gt;Pendahuluan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Chlordane adalah bahan kimia buatan pabrik yang digunakan di Amerika Serikat dari Tahun 1948-1988.  Nama dagangnya adalah Octachlor® dan Velsicol 1068®. Secara teknis chlordane bukanlah kimia tunggal, tetapi biasanya campuran antara chlordane murni dan berbagai kimia yang berhubungan. Bahan ini tidak didapatkan secara alami di lingkungan. Chlordane adalah insektisida organoklorin dari jenis siklodin yang persisten. Berbentuk larutan tebal, butiran, konsentrat yang teremulsi, bubuk yang dapat dibasahkan, dengan warna dari tak berwarna hingga kekuningan. Chlordane dapat tidak berbau hingga berbau ringan dan dapat mengiritasi indra penciuman.&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://www.nrsl.umd.edu/research/images/PesticideStocks-b.JPG"&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;• Chemical Name: 1,2,4,5,6,7,8,8-octachloro-2,3,3a,4,7,7a-hexahydro-4,7-methanoindene. &lt;br /&gt;• CAS Number: 57-74-9. &lt;br /&gt;• Molecular Weight: 409.83. &lt;br /&gt;• Water Solubility: 0.1 mg/L @ 25°C. &lt;br /&gt;• Solubility in Other Solvents: sebagian besar larutan organik, termasuk minyak bumi &lt;br /&gt;• Melting Point: 104-107°C. &lt;br /&gt;• Vapor Pressure: 1.3 mPa @ 25°C. &lt;br /&gt;• Partition Coefficient: 2.78. &lt;br /&gt;• Adsorption Coefficient: 20,000. &lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://www.the-piedpiper.co.uk/graphics1/chlordane.jpg"&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penggunaan Chlordane&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Dari tahun 1983 hingga tahun 1988, Chlordane hanya boleh digunakan untuk memberantas rayap di rumah. Pestisida ini digunakan di bawah tanah disekitar pondasi rumah. Bahan ini membunuh rayap ketika terjadi kontak. Sebelum 1978 digunakan juga sebagai pestisida di lahan pertanian, halaman rumput, dan kebun, dan sebagai alat perantara pengasapan / fumigating agent. Karena keprihatinan pada risiko kanker dan bukti bukti yang menyatakan terpaparnya manusia dan terakumulasi di lemak tubuh, persisten di lingkungan dan berbahaya bagi kehidupan liar, EPA agen perlindungan lingkungan Amerika Serikat menghapus penggunaan untuk lahan pertanian dan penggunaan lainnya diatas tanah setelah 5 tahun berjalan. Tahun 1988, ketika EPA menghapus penggunaan untuk pengendalian rayap, seluruh penggunaan dari chlordane di Amerika Serikat dihentikan akan tetapi pabrik untuk kepentingan ekspor tetap dilanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Proses Masuk kedalam Lingkungan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Chlordane memasuki lingkungan ketika bahan ini digunakan sebagai pestisida untuk tanaman pada halaman rumput dan kebun, dan untuk pengendalian rayap. Chlordane melekat kuat pada tanah dibagian permukaan dan besar kemungkinan tidak memasuki air tanah. Mengurai sangat lambat, tidak mudah terlarut dalam air, dan dapat terakumulasi didalam jaringan tubuh ikan, burung, dan mamalia.&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://www.usgs.gov/125/articles/images/nawqa_fish_sm.jpg"&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt; Bahan ini dapat tetap berada di tanah lebih dari 20 tahun. Sinar matahari dapat memutuskan rantai chlordane yang terkena sinar matahari dalam jumlah yang kecil, sebagian besar bahan meninggalkan tanah dengan cara evaporasi ke udara. Molekul chlordane biasanya diserap oleh partikel liat atau tanah organik pada lapisan permukaan tanah / top soil dan menguap dengan lambat ke atmosfer. Bahan ini tidak didegradasikan secara kimiawi dan bukan merupakan subjek degradasi biologis dalam tanah.&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://www.ces.clemson.edu/ees/lee/images/clip2.jpg"&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Chlordane dapat ditransportasikan melalui atmosfer dalam jarak yang cukup jauh dan hal ini ditunjukkan oleh keberadaannya pada jaringan makanan di kutub utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Degradasi didalam air tidak terjadi dengan cepat, bahan ini dapat keluar dari sistem akuatik dengan diserap oleh sedimen atau oleh penguapan. Waktu paruh penguapan didalam danau dan kolam diperkirakan kurang dari 10 hari. Chlordane dapat ditemukan pada air permukaan, air tanah, suspended solid, sedimen, air minum, lumpur pembuangan kotoran dan air larian, tetapi tidak dalam air hujan.&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://www.indiana.edu/~hiteslab/iadn/chlordane.gif"&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;The potential source region for chlordane to the 5 US IADN sites. The scale ranges from red to blue. Dark red depicts most likely sources, white are nuetral sources, and dark blue are least likely sources. The source region for chlordane to the Great Lakes has a strongly southern trend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemaparan pada Makhluk Hidup&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Manusia dapat terpapar Chlordane dengan memakan hasil panen yang tumbuh di tanah yang mengandung chlordane, memakan ikan atau kerang yang ditangkap di air yang terkontaminasi, menghirup udara atau menyentuh tanah dekat rumah yang menggunakan chlordane untuk mengendalikan rayap, selain itu dengan menghirup udara atau menyentuh tanah dekat tempat pembuangan sampah atau landfill. Chlordane hampir tidak pernah ditemui di air minum.&lt;br /&gt; Chlordane dapat masuk kedalam tubuh melalui kulit bila kontak dengan tanah yang terkontaminasi, melalui paru-paru bila bernafas dengan udara terkontaminasi dan melalui pencernaan bila tertelan. Sebagian besar chlordane yang memasuki tubuh, keluar dalam beberapa hari, terutama melalui feces dan dalam jumlah sedikit keluar melalui urin. Chlordane dan turunannya dapat tersimpan dalam lemak tubuh, yang mana tidak menyebabkan efek samping, kecuali dilepaskan dari lemak dalam jumlah yang besar. Dibutuhkan beberapa bulan atau tahunan sebelum chlordane dan turunannya yang tersimpan dalam lemak dapat meninggalkan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Efek pada kesehatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Chlordane mempengaruhi sistem syaraf, sistem pencernaan dan hati pada manusia dan hewan. Sakit kepala, migraen, bronchitis, iritabilitas, kebingungan, lemah dan masalah penglihatan, muntah – muntah, kram perut, diare, penyakit kuning terjadi pada manusia yang menghirup udara yang mengandung chlordane konsentrasi tinggi atau tidak sengaja menelan dalam jumlah kecil. Bila dalam jumlah besar masuk kedalam mulut akan menyebabkan kejang dan kematian pada manusia. &lt;br /&gt; Penelitian yang dilakukan pada pekerja yang berhubungan dengan pabrik chlordane, bahwa penyakit pembuluh otak pada tingkat dua kali lipat lebih besar dari yang diharapkan. Sebanyak 261 orang dewasa yang tinggal di komplek apartemen yang menggunakan penyemprotan untuk rayap, menunjukkan keseimbangan tubuh yang abnormal, waktu reaksi dan kecepatan gerak tubuhn menurun.&lt;br /&gt; Manusia yang kontak dalam jangka panjang dengan tanah yang mengandung chlordane tinggi, dapat kejang. Pekerja jepang yang menggunakan chlordane selama waktu yang panjang terjadi perubahan minor pada fungsi hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Toksikologi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; Pengujian toksisitas oral LD50 pada tikus/rat adalah 200 sampai 700 mg/kg, tikus/mice adalah 145 sampai 430 mg/kg, kelinci 20-300 mg/kg dan pada hamster 1720mg/kg. Pengujian melalui kulit LD50 pada kelinci adalah 780 mg/kg, dan tikus/rat adalah 530-690 mg/kg. LD50 penghirupan udara selama 4 jam untuk kucing adalah 100mg/L.&lt;br /&gt; Pengujian kandungan chlordane dan turunannya pada manusia dapat diukur pada darah, lemak, feces, dan susu ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Daftar Pustaka&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Waktu download adalah pada tanggal 10 Februari 2006&lt;br /&gt;http://www.atsdr.cdc.gov/tfacts31.html&lt;br /&gt;http://www.atsdr.cdc.gov/toxprofiles/tp31-c1.pdf&lt;br /&gt;http://pops.gpa.unep.org/13chlo.htm&lt;br /&gt;http://www.the-piedpiper.co.uk/th13(k).htm&lt;br /&gt;http://www.epa.gov/ttn/atw/hlthef/chlordan.html&lt;br /&gt;http://www.ces.clemson.edu/ees/lee/organochlorines.html&lt;br /&gt;http://www.indiana.edu/~hiteslab/iadn/iadn.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-114086491952636827?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/114086491952636827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=114086491952636827' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/114086491952636827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/114086491952636827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2006/02/chlordane-pengelolaan-b3.html' title='Chlordane - Pengelolaan B3'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-113971855083973608</id><published>2006-02-12T11:19:00.001+07:00</published><updated>2006-02-12T11:32:55.203+07:00</updated><title type='text'>"Trial bike"</title><content type='html'>&lt;img src="http://www.honda.co.jp/HRC/download/wp/wallpaper05_800.jpg" BORDER="0" ALIGN="center" HEIGHT="250" WIDTH="400" alt="its cool"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-113971855083973608?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.honda.co.jp/HRC/download/wallparer05l.html' title='&quot;Trial bike&quot;'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/113971855083973608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=113971855083973608' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113971855083973608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113971855083973608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2006/02/trial-bike_12.html' title='&quot;Trial bike&quot;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-113809160551686845</id><published>2006-01-24T15:29:00.000+07:00</published><updated>2006-02-21T19:12:37.510+07:00</updated><title type='text'>Industri Kelapa Sawit</title><content type='html'>I. Limbah Industri Kelapa Sawit&lt;br /&gt;            Proses pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi crude palm oil (CPO) menghasilkan biomassa produk samping yang jumlahnya sangat besar. Tahun 2004 volume produk samping sawit sebesar 12 365 juta ton tandan kosong kelapa sawit (TKKS), 10 215 juta ton cangkang dan serat, dan 32 257 – 37 633 juta ton limbah cair ( Palm Oil Mill Effluent /POME). Jumlah ini akan terus meningkat dengan meningkatnya produksi TBS Indonesia. Produksi TBS Indonesia di tahun 2004 mencapai 53 762 juta ton dan pada tahun 2010 diperkirakan mencapai 64 000 juta ton. (Mahajoeno)&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/image001.jpg" border="0" alt="Image hosting by Photobucket"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. A Fresh Fruit Bunch (FFB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Limbah dari industri kelapa sawit meliputi padatan, cair dan gas. Pasir atau tanah dari perkebunan, tandan buah, ampas, kulit kering batok/cangkang serta lumpur dari kolam pengolah limbah cair merupakan bentuk limbah padatan. Sedangkan limbah cair berasal dari pengembunan uap air. Limbah gas dihasilkan dari penguraian bahan organik yang terkandung dalam buangan cair dan gas dari hasil pembakaran bahan bakar pada ketel uap boiler dan incinerator. Sebagian limbah padat dibakar pada incinerator yang menghasilkan panas, dimanfaatkan sebagai energi pembangkit uap, abu yang dihasilkan dijadikan pupuk dan dicampur dengan buangan cair didalam kolam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selanjutnya &lt;br /&gt;&lt;A HREF="http://www.geocities.com/kharistya_amaru/blog/limbah-sawit.html"&gt;klik disini&lt;/A&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-113809160551686845?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.geocities.com/kharistya_amaru/blog/limbah-sawit.html' title='Industri Kelapa Sawit'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/113809160551686845/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=113809160551686845' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113809160551686845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113809160551686845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2006/01/industri-kelapa-sawit.html' title='Industri Kelapa Sawit'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-113602031421969119</id><published>2005-12-31T16:06:00.000+07:00</published><updated>2005-12-31T16:11:54.253+07:00</updated><title type='text'>Metana Sebagai Hasil dari Dekomposisi Bahan Organik di TPA dan Lindi Sebagai Sumber Pencemar Air Tanah</title><content type='html'>Penanganan akhir dari sampah yang terdapat disuatu kota di Indonesia adalah dengan menempatkan sampah di Tempat Pembuangan Akhir. Pengelolaan yang tidak serius dapat menyebabkan kerugian bahkan bencana yang tidak terduga. TPA Leuwigajah yang terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi dan Kecamatan Batujajar, Kab. Bandung menjadi salah satu contoh yang harus ditanggapi dan memerlukan kepedulian dari Pemkot Bandung, Cimahi, dan Pemkab Bandung sebagai pemanfaat TPA tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Longsor sampah yang menimbun puluhan rumah penduduk di Kp. Cilimus dan Kp. Gunung Aki, Kec. Batujajar, Kab. Bandung, serta Kp. Pojok, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi menjadi pertanyaan apa sebenarnya yang menjadi penyebab hal tersebut. Kejadian longsor yang terjadi di TPA Leuwigajah merupakan hal yang ironis. Sistem pengelolaan sampah yang tidak sesuai dengan perencanaan dan perancangan yang baik menjadi penyebabnya. TPA Leuwi gajah sendiri merupakan TPA dengan pengelolaan sampah open dumping, walaupun sebelumnya disebutkan menerapkan metode sanitary landfill. &lt;br /&gt;Menurut Damanhuri (2004) terdapat beberapa permasalahan yang terjadi bila masih menerapkan metode open dumping. Pencemaran air tanah oleh lindi karena tidak adanya lapisan dasar dan tanah penutup akan menyebabkan leachate semakin banyak dan dapat mencemari air tanah. Pencemaran udara akibat gas, bau dan debu. Akibat dari produksi gas dari degradasi sampah. Resiko kebakaran akibat gas metana yang mudah terbakar yang dihasilkan dari degradasi sampah. Berkembangnya vektor penyakit seperti tikus, lalat dan nyamuk akibat bersarang di timbunan sampah yang menjadi sumber makanan mereka. Selain itu estetika lingkungan berkurang karena lahan tidka dikelola dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai pihak telah sepakat untuk meninggalkan cara open dumping dan menerapkan metode yang lebih ramah lingkungan yaitu metode sanitary landfill. Hanya saja pengelola masih enggan karena mahalnya biaya operasi untuk pengadaan dan aplikasi tanah penutup harian (Damanhuri ,2004).&lt;br /&gt;Pada tulisan ini akan dibahas mengenai degradasi bahan organik yang dapat menghasilkan gas metana yang mudah terbakar dan dapat menjadi penyebab kebakaran. Selain itu lindi yang dapat berperan sebagai pencemar air tanah diulas lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dekomposisi bahan organik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Proses dekomposisi di TPA sanitary landfill secara umum terjadi pada tiga tahap, pertama dekomposisi aerobik yang mendominasi keseluruhan proses, tahap ini biasanya sangat pendek karena terbatas pada jumlah oksigen dan nilai BOD yang tinggi dari sampah padat. Setelah oksigen  menurun, dekomposisi oleh organisme fakultatif anaerobik lah yang mendominasi. Selama tahap ini volatil fatty acid dalam jumlah yang besar diproduksi. Asam ini menurunkan pH hingga antara 4-5. Dengan pH yang rendah membantuk bahan anorganik melarut, bersamaan dengan konsentrasi volatil acid yang meningkat, menghasilkan kekuatan ion yang tinggi. Tahap kedua dari proses anaerobik terjadi ketika jumlah bakteri methanogenesis meningkat. Volatil acid yang diproduksi oleh bakteri fakultatif anaerobik dan bahan organik lain dirubah menjadi metana dan karbondioksida.(Qasim,1994)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dekomposisi sampah, khususnya zat organik dalam kondisi anaerobik dapat mengakibatkan produksi gas bio. Secara garis besar proses pembentukan gas bio dapat dilihat pada Gambar 1 dan dibagi dalam tiga tahap yaitu: hidrolisis, asidifikasi (pengasaman) dan pembentukan gas metana (Sufyandi, 2001).&lt;br /&gt;Pada tahap hidrolisis, bahan organik dienzimatik secara eksternal oleh enzim ekstraselular (selulose, amilase, protease dan lipase) mikroorganisme. Bakteri memutuskan rantai panjang karbohidrat komplek, protein dan lipida menjadi senyawa rantai pendek. Sebagai contoh polisakarida diubah menjadi monosakarida sedangkan protein diubah menjadi peptida dan asam amino.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap ini bakteri menghasilkan asam, mengubah senyawa rantai pendek hasil proses pada tahap hidrolisis menjadi asam asetat, hidrogen (H2) dan karbondioksida. Bakteri tersebut merupakan bakteri anaerobik yang dapat tumbuh dan berkembang pada keadaan asam. Untuk menghasilkan asam asetat, bakteri tersebut memerlukan oksigen dan karbon yang diperoleh dari oksigen yang terlarut dalam larutan. Pembentukan asam pada kondisi anaerobik tersebut penting untuk pembentuk gas metana oleh mikroorganisme pada proses selanjutnya. Selain itu bakteri tersebut juga mengubah senyawa yang bermolekul rendah menjadi alkohol, asam organik, asam amino, karbondioksida, H2S, dan sedikit gas metana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap ini bakteri metanogenik mendekomposisikan senyawa dengan berat molekul rendah menjadi senyawa dengan berat molekul tinggi. Sebagai contoh bakteri ini menggunakan hidrogen, CO2 dan asam asetat untuk membentuk metana dan CO2. Bakteri penghasil asam dan gas metana bekerjasama secara simbiosis. Bakteri penghasil asam membentuk keadaan atmosfir yang ideal untuk bakteri penghasil metana. Sedangkan bakteri pembentuk gas metana menggunakan asam yang dihasilkan bakteri penghasil asam. Tanpa adanya proses simbiotik tersebut, akan menciptakan kondisi toksik bagi mikroorganisme penghasil asam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komposisi gas bio berkisar antara 60 – 70% metana dan 30 – 40% karbon dioksida. Gas bio mengandung gas lain seperti karbon monoksida, hidrogen, nitrogen, oksigen hidrogen sulfida, kandungan gas tergantung dari bahan yang masuk ke dalam biodigester. Nitrogen dan oksigen bukan merupakan hasil dari proses. Hidrogen merupakan hasil dari tahap pembentukan asam, pembentukan hidrogen sulfida  oleh bakteri sulfat disebabkan oleh konsentrasi ikatan sulfur. Walaupun hanya sedikit tetapi dapat mencapai 5 % untuk beberapa kotoran (Meynell, 1976).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik dari metana murni adalah mudah terbakar (Lapp and Robertson, 1981) selain itu dapat mengakibatkan ledakan (Meynell, 1976). Kandungan metana dengan udara akan menentukan pada kandungan berapa campuran yang mudah meledak dapat dibentuk. Pada LEL (lower explosive limit) 5.4 % metana dan UEL(upper explosive limit) 13.9% basis  volume. Dibawah 5.4% tidak cukup metana sedangkan, diatas 14% terlalu sedikit oksigen  untuk menyebabkan ledakan. Temperatur yang dapat menyebabkan ledakan sekitar 650 – 750 oC, percikan api  dan korek api cukup panas untuk menyebabkan ledakan (Meynell, 1976).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Metana merupakan gas rumah kaca yang lebih berbahaya dibanding dengan karbondioksida, selain mudah meledak diketahui merupakan faktor utama pada fenomena pemanasan global (Qasim,1994). Sedangkan untuk karbondioksida dapat menjadi penyebab peningkatan mineral pada air tanah serta membentuk asam karbonik (Damanhuri, 2004). Untuk itu perlu pengelolaan dari gas yang dihasilkan dari dekomposisi sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pencemaran air tanah oleh lindi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lindi (Leachate) adalah cairan yang merembes melalui tumpukan sampah dengan membawa materi terlarut  atau tersuspensi terutama hasil proses dekomposisi materi sampah atau dapat pula didefinisikan sebagai limbah cair yang timbul akibat masuknya air eksternal  kedalam timbunan sampah melarutkan dan membilas materi terlarut, termasuk juga materi organik hasil proses dekomposisi biologis (Damanhuri, 2004). &lt;br /&gt;Zat pencemar organik dan anorganik yang tinggi biasanya merupakan bagian dari lindi. Konsentrasi puncak dari COD dan total solid diatas 50.000 mg/L adalah biasa. Bagaimana pun juga lindi memiliki konsentrasi pencemar yang berbeda beda di tiap lahan berdasarkan umurnya. Peneliti mengatakan bahwa landfill yang masih muda memiliki lindi dengan kekuatan tinggi, dilusi dan penggunaan mikroba dapat menurunkan kekuatan lindi pada landfill yag berumur tua (Qasim, 1994). Tabel 1 menunjukkan komposisi lindi dari landfill berdasarkan umurnya.&lt;br /&gt;Lindi yang berasal dari dekomposisi sampah mengandung bahan pencemar yang dapat menjadi sumber dari polusi air bila terlepas hingga badan air atau air tanah (Qasim, 1994).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air yang masuk kedalam sampah merupakan sumber dari lindi yang dapat mencemari lingkungan. Pengadaan sistem pengolahan lindi sangat dibutuhkan untuk mengurangi pencemaran air yang dapat terjadi bila lindi keluar dan masuk ke dalam badan air. Setelah lindi dikumpulkan, lindi dapat diolah terlebih dahulu hingga batas yang diijinkan sebelum dibuang ke badan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kharistya Amaru&lt;br /&gt;25305012&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-113602031421969119?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/113602031421969119/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=113602031421969119' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113602031421969119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113602031421969119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/12/metana-sebagai-hasil-dari-dekomposisi.html' title='Metana Sebagai Hasil dari Dekomposisi Bahan Organik di TPA dan Lindi Sebagai Sumber Pencemar Air Tanah'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-113534571714347616</id><published>2005-12-23T20:40:00.000+07:00</published><updated>2006-01-02T20:45:11.080+07:00</updated><title type='text'>The Impact of Natural Disaster : Tsunami at Aceh</title><content type='html'>December, 26 2004 Tsunami swept North Sumatra, Thailand, India and then reached Africa. Hundred thousands people dead or missing and the facility in the large areas were destroy. Tsunami represent the very big wave and have the power of very damage caused by earthquake in the sea. Tsunami Aceh that happened last year, swept the Aceh - North Sumatra till 10 km from coastal lip. Town of Banda Aceh which is close to epicentrum of earthquake and located at elbow coast, hit by tsunami. People which do not anticipate the natural disaster, panic  and try to save herself. The Resort that located far in Thailand, was even also hit by its impact. People that enjoying their vacation do not anticipate will meet the dangerous in the resort. Public facility, building, houses, shop, the road/street, access of transportation broken, damage the bridges of coastal circumjacent were not parried again fall to pieces swept by very strong wave tsunami, flatten with ground. Maybe it was the most destructive natural disaster in this century. Natural disaster had impact to the human being and also environmental. Tsunami proved that, hundred thousands people dead and facility in large area destroy. But it were the first, beside that tsunami drawn the economic activity, the survivor had facing the stress - bad mental health, health problem and hunger in the refuge, the decrease of security and leave behind effect to the environment.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/aceh2a.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/aceh2b.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt;&lt;br /&gt;Besides lost of family and house that hit by a disaster even also its living loss. Farmer cannot work the rice field and also its garden, fisherman cannot go out to sea because its equipments destroy and or lose, Trader not trade in market because all destroying effect of disaster which awful the most that. That mentioned result the drawn economic activity or even stop.&lt;br /&gt;Safe victims are not meaning the suffer end, they have to face the mental burden big effect of family loss, residence and its property. Its ascertained, that some of victim become the stress and get the mental weak effect detain the mental burden. Refugee health even also can be annoyed by effect of bad sanitation in his environment. Diarrhea, typhoid, cough, respiratory infection, dermatitis represent the example of ordinary disease happened in refuge. Hunger also become the frequent problem happened in refuge, cause effect of accessing road and disorganized distribution management from natural disaster operation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The decrease of security cause by economic changes, the victims cannot obtain a money or get food for their life and inadequate food stock. Some people try to fill their requirement with all of way although its by taking property of others. After aid come, another problem appears like aid abuse by irresponsible official, distribution which do not spread evenly to cause conflict of social in society.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Environmental Changes can influence the human health in long period. Transfer of a mass happened at natural disaster tsunami, water bringing Mud contains heavy metal and pathogenic microorganism, migrating from sea floor to continent. This microorganism can influence the human being health, more than if sanitation environmental are unpleasant. Besides that , mud is also contain by  a other minerals which is after checked to contain the heavy metal. Heavy metal which is contained in Mud and seawater can contaminate the land, water surface and wells. It is important to know that heavy metal when enter into organism and consumed by the human being, like fish from contaminated fishpond, livestock animal which grass and vegetable, crop from farm that contaminates by heavy metal will accumulate at human being and that mean can harm the health.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/aceh1a.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/aceh1b.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt;&lt;br /&gt;Natural disaster leave the very circumstantial secondhand to all victim. Loss from facet bounce and also items cannot be replaced with any. As human being shall manage to cut of the loss. Natural disaster, tsunami in this case, represent the study to government to manage the operation of effect of natural disaster as good as possible, because victims will require the support to be able to be well quaranted and live appropriately till good situation.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-113534571714347616?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/113534571714347616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=113534571714347616' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113534571714347616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113534571714347616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/12/impact-of-natural-disaster-tsunami-at.html' title='The Impact of Natural Disaster : Tsunami at Aceh'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-113453523505996253</id><published>2005-12-14T11:38:00.000+07:00</published><updated>2006-01-24T15:46:58.643+07:00</updated><title type='text'>Strategi Konservasi Udara Kota Bandung</title><content type='html'>Pada saat jumlah penduduk masih sedikit dan aktivitasnya masih terbatas serta konsentrasi pencemar masih sangat rendah, maka secara alamiah udara masih mampu menampung emisi yang dibuang ke dalamnya. Atau dengan kata lain, daya tampung udara masih memadai. Lambat laun, akibat terus meningkatnya emisi yang dibuang ke udara, mutu udara ambien akan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara tidak dapat memenuhi fungsinya. Pencemaran udara terjadi apabila, laju emisi yang dibuang ke udara melebihi kemampuan udara menyerap pada kondisi mutu udara sudah mendekati baku mutu udara ambien. (pelangi.or.id)&lt;br /&gt;     Perubahan kualitas udara mempunyai pengaruh yang berarti terhadap kesehatan masyarakat. Bahkan buruknya kualitas udara dapat mengancam pembangunan itu sendiri, misalnya dengan berkurangnya produktivitas pekerja dan menurunnya kesuburan tanah pertanian dan rusaknya gedung gedung (korosi) akibat dari hujan asam dari udara berpolusi. &lt;br /&gt;Dengan demikian lebih baik pemerintah melakukan upaya pencegahan melalui perencanaan pembangunan yang memperhitungkan daya dukung dan daya tampung lingkungan termasuk udara, daripada harus melakukan pemulihan terhadap kerusakan lingkungan, yang belum tentu dapat kembali ke fungsi yang seharusnya. (pelangi.or.id)&lt;br /&gt; Pengetahuan mengenai efek pencemaran udara terhadap kesehatan telah umum diketahui oleh masyarakat. Penentuan strategi akan lebih mudah dengan mengetahui sumber pencemar, tujuan dan sasaran apa yang akan dicapai. Komponen – komponen yang mempengaruhi perlu diperhatikan untuk menetapkan apa saja strategi yang akan dilakukan. Komponen – komponen berpengaruh secara langsung dan tidak langsung. Komponen yang berpengaruh secara langsung seperti transportasi, bahan bakar, industri, taman kota perlu dilakukan modifikasi untuk mengurangi pencemaran udara, sedangkan yang tidak langsung adalah dinas - dinas terkait, populasi, pendidikan masyarakat, penggunaan lahan, industri, dan wisata di kota Bandung. &lt;br /&gt;Transportasi sangat berperan dalam pencemaran udara di kota Bandung. Jenis kendaraan, kapasitas mesin, umur kendaraan, jenis bahan bakar dan pemeliharaan kendaraan menjadi faktor yang penting dalam kandungan emisi gas buang yang dikeluarkannya. Kualitas udara dapat dilindungi dengan beberapa hal dibawah ini :&lt;br /&gt;1. Pembenahan prasarana dan sarana transportasi umum serta kebijakan yang secara implisit mengerem laju kendaraan motor pribadi, yaitu dengan perencanaan dan pembangunan sistem transportasi secara terpadu dan pembangunan transportasi masal seperti sistem busway dan jaringan kereta listrik.&lt;br /&gt;2. Menetapkan jalan dengan kepadatan tinggi / pusat bisnis yang digunakan hanya oleh moda transportasi massal, sehingga volume kendaraan pribadi menurun. Hal seperti ini telah dilakukan oleh singapura yaitu Bermobil ke Distrik Pusat Bisnis (CBD) memerlukan izin khusus, yang dapat dibeli untuk harian atau bulanan.&lt;br /&gt;3. Pemerintah kota dapat melakukan intervensi dengan menetapkan penjualan kendaraan beremisi ultra-rendah ("ultra-low emitting vehicles/ULEV") dan kendaraan transisi beremisi rendah ("transitional low emitting vehicles/TLEV") yang semuanya diperhitungkan untuk memasukkan tidak hanya mobil-mobil yang lebih bersih, tetapi juga bahan bakar yang lebih bersih ke pasaran.&lt;br /&gt;4. Menurunkan pajak kendaraan untuk kendaraan dengan "zero-emitting vehicles/ZEV", Hybrid, elektrik, dan gas sehingga masyarakat lebih memilih kendaraan tersebut dan sebaliknya meningkatkan pajak kendaraan untuk kendaraan pribadi konvensional.&lt;br /&gt;5. Kewajiban uji emisi kendaraan sebagai faktor yang penting untuk mengurangi pencemaran udara.&lt;br /&gt;6. Menetapkan aturan standar pipa knalpot yang lebih ketat dan rumit. Seperti knalpot yang memiliki &lt;br /&gt;7. Standarisasi umur dan kapasitas mesin penggunaan kendaraan selain dari penetapan ambang batas emisi kendaraan&lt;br /&gt;8. Pemeliharaan kendaraan dan standarisasi pemeliharaan bagi seluruh bengkel kendaraan bermotor. &lt;br /&gt; Bahan bakar merupakan salah satu penyebab pencemaran dari hasil pembakarannya, akibat dari kandungan bahan berbahaya didalam bahan bakar. Hal itu dapat direkayasa yaitu dengan:&lt;br /&gt;1. Penelitian dan pengembangan renewable energi&lt;br /&gt;2. Penghapusan bensin bertimbal&lt;br /&gt;3. Mengurangi kandungan sulfur pada bensin dan solar&lt;br /&gt;4. Mengubah penggunaan bahan bakar batubara sebagai pembangkit listrik dengan pembangkit listrik geothermal&lt;br /&gt;5. Penggunaan bahan bakar gas untuk kendaraan dan pabrik&lt;br /&gt;6. Penggunaan tenaga nuklir untuk pembangkit tenaga listrik, merubah penggunaan batubara dan minyak yang memiliki emisi gas buang yang tinggi.&lt;br /&gt; Strategi yang dapat dilakukan pada industri meliputi penggunaan bahan bakar, efisiensi energi dan pengelolaan emisi buangan. Penggunaan bahan bakar menyangkut bahan yang diemisikannya. Adapun upaya yang dapat dilakukan yaitu sedikit demi sedikit mengurangi penggunaan bahan bakar batubara dan minyak serta menggantinya dengan bahan bakar gas. Efisiensi energi untuk proses produksi dan operasional industri. Serta pengelolaan emisi buangan dengan penggunaan water scruber&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Taman kota dapat mengurangi pencemaran udara dan meningkatkan kualitas udara. Yaitu dengan menyerap gas karbondioksida dan menghasilkan oksigen dari proses fotosintesis, maka untuk mencapai hal tersebut diperlukan ;&lt;br /&gt;1. Penambahan jumlah taman kota&lt;br /&gt;2. Penerapan ratio populasi – pohon, 2 orang berbanding 1 pohon&lt;br /&gt;3. Pendataan dan pengefektifan ruang terbuka hijau dengan penanaman pohon.&lt;br /&gt;4. Pendataan pohon pohon di masing masing kelurahan dan pengawasannya.&lt;br /&gt; Bplhd / dinas terkait dapat mengawasi dan mengusulkan peraturan peraturan yang dapat mendukung pada kualitas udara, hal tersebut diantaranya dengan :&lt;br /&gt;1. Menetapkan strategi pencegahan, penanggulangan dan pemulihan pencemaran udara. &lt;br /&gt;2. Penetapan baku mutu emisi dan menetapkan sasaran tujuan untuk mengurangi pencemaran udara&lt;br /&gt;3. Pengawasan emisi gas buang pada kendaraan bus, taksi, dan armada publik untuk mengurangi bahan partikulat dan pembentukan smog&lt;br /&gt;Pencanangan penghijauan dari dinas Pemakaman dan Pertamanan&lt;br /&gt; Populasi secara tidak langsung menentukan peningkatan cemaran udara yang terjadi di kota Bandung. Untuk mengurangi  pertumbuhan penduduk maka dapat dilakukan :&lt;br /&gt;1. Penerapan keluarga berencana &lt;br /&gt;2. Membatasi kegiatan kegiatan di perkotaan yang dapat menyebabkan urbanisasi&lt;br /&gt;3. Melakukan investasi di desa – desa sekitar kota bandung sehingga akan terjadi perkembangan desa yang memiliki ciri ciri kota, sehingga tidak terjadi urbanisasi.&lt;br /&gt;4. Program transmigrasi&lt;br /&gt; Pendidikan masyarakat sangat mempengaruhi dalam hal pemahaman akan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan. Untuk mendukung pendidikan masyarakat yang dapat mengurangi pencemaran udara dan pertumbuhan penduduk, hal itu dapat dilakukan dengan :&lt;br /&gt;1. Memasukkan kedalam kurikulum untuk pemahaman tentang pengetahuan penyebab dan pengendalian pencemaran udara. Sehingga terdapat kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengurangi pencemaran udara.&lt;br /&gt;2. Pemahaman tentang pengetahuan Keluarga Berencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan dalam hal ini adalah tata guna lahan. Pertumbuhan kota cenderung menuju pinggiran kota, sedangkan kegiatan kegiatan masyarakat berada di pusat kota sehingga akan terjadi arus kendaraan dari pinggiran kota menuju pusat kota. Strategi untuk mengatasi hal tersebut adalah :&lt;br /&gt;1. Tata kota yang baik sehingga terdapat keseimbangan antar emisi gas buang dan daya tampung lingkuangan.&lt;br /&gt;2. Pembentukan / perencanaan kota satelit sehingga jarak antara pemukiman dan pusat kegiatan tidak terlalu jauh dan efektivitas penggunaan transportasi &lt;br /&gt;3. Mengurangi beban lingkungan akibat emisi gas buang transportasi menuju pusat kegiatan dengan merelokasikan pusat kegiatan tersebut apabila dimungkinkan. Contohnya Taman Marga Satwa ke daerah pinggiran kota.&lt;br /&gt;Wisata merupakan penarik kota bandung, berbagai jenis wisata di kota bandung cukup memberi peran pada pencemaran udara akibat penggunaan kendaraan menuju daerah wisata tersebut. Strategi yang dapat dilakukan untuk mengurangi mobilitas kendaraan adalah dengan membatasi ijin untuk pendirian pusat kegiatan baru di daerah dengan kepadatan perkantoran / pertokoaan yang tinggi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-113453523505996253?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/113453523505996253/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=113453523505996253' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113453523505996253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113453523505996253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/12/strategi-konservasi-udara-kota-bandung.html' title='Strategi Konservasi Udara Kota Bandung'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-113352209751845701</id><published>2005-12-02T18:14:00.000+07:00</published><updated>2006-11-22T13:16:58.470+07:00</updated><title type='text'>National Geographic News</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://news.nationalgeographic.com/news/2004/06/images/040618_tvtattoo.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://news.nationalgeographic.com/news/2004/06/images/040618_tvtattoo.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="mobile-post"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-post"&gt;turatea@gmail.com has sent you this story from National Geographic&lt;br /&gt;News. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We hope you enjoy it.&lt;/p&gt;&lt;p class="mobile-post"&gt;http://news.nationalgeographic.com/news/2004/06/0618_040618_tvtattoo.html&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-113352209751845701?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/113352209751845701/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=113352209751845701' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113352209751845701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113352209751845701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/12/national-geographic-news.html' title='National Geographic News'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-113352167583814314</id><published>2005-12-02T18:07:00.000+07:00</published><updated>2006-11-22T13:08:12.503+07:00</updated><title type='text'>[Republika Online] Kompetisi Ilmiah, Jembatan Perkembangan Iptek</title><content type='html'>&lt;table width="99%" align=center&gt;&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor='#ffffff'&gt; &lt;table cellpadding=0 cellspacing=0 width="100%" border=0'&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign=top&gt;&lt;img src="http://www.republika.co.id/images/header/logorol.gif" alt='' border=0&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;table cellpadding=0 cellspacing=0 height=5 border=0 align=center&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;base font=Arial&gt;&lt;font face=Arial color=#6B6B6B size=2&gt;02 Desember 2005&lt;/font&gt;&lt;font face=Arial color=#00025E size=2&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;font face=Arial color=#000000 size=4&gt;&lt;b&gt;Kompetisi Ilmiah, Jembatan Perkembangan Iptek &lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;font face=Arial color=#000000 size=2&gt; n ant &lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;font face=Arial color=#000000 size=2&gt;&lt;P&gt;JAKARTA -- Wakil Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lukman Hakim mengatakan, kompetisi ilmiah adalah salah satu upaya LIPI untuk menjembatani perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi Indonesia dengan kemajuan dunia internasional.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;''LIPI memiliki tanggungjawab pada dunia ilmu pengetahuan, untuk terus memupuk semangat penelitian di kalangan generasi muda. Hal ini, agar Indonesia tidak tertinggal jauh dengan dunia internasional,'' katanya seusai pembukaan Kompetisi Ilmiah LIPI di Jakarta, Kamis (1/12).Melalui ajang kompetisi ilmiah itu, LIPI memberikan kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk berkiprah dan unjuk kemampuan mengenai hasil-hasil pemikiran atau kreativitas.&lt;/P&gt;  &lt;P&gt;''Ini adalah bentuk perhatian LIPI pada karya-karya anak bangsa. Lagi pula, salah satu tugas LIPI memang membina, membimbing dan mendorong bakat-bakat yang ada untuk menjaga hubungan iptek dengan dunia internasional,'' kata Lukman. Jika Indonesia tidak mampu memupuk ketertarikan generasi muda Indonesia pada iptek, kata dia, maka sangat sulit bagi Indonesia untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia internasional. &lt;/P&gt;  &lt;P&gt;''Intinya, kompetisi ilmiah ini adalah satu dari sekian cara untuk menarik perhatian publik luas agar menghargai hasil karya penelitian. Dan untuk memeperoleh hasil maksimal, kita harus konsisten. Maka, LIPI secara konsisten terus menggelar lomba ini,'' katanya. Menurut Lukman, umumnya, para finalis kompetisi ilmiah itu, memiliki rekam jejak penelitian yang baik di masa-masa mendatang. ''Para peraih Nobel pun mengawali penelitian mereka dari usia yang sangat muda,'' katanya.&lt;/P&gt;  &lt;P&gt;Saat ditanya lebih lanjut mengenai format penyelenggaraan kompetisi ilmiah LIPI yang terkesan sangat serius dan formal, Lukman mengatakan, ada standar-standar baku yang memang tetap harus diikuti dalam penyelenggaraan kompetisi ilmiah. ''Saya akui, kompetisi ilmiah LIPI ini. sejak 37 tahun lalu. memang formatnya tidak berubah. Namun, memang sudah begitu seharusnya seperti jika kita lihat penyelenggaraan Nobel yang formatnya selalu sama. Ada standar jika presentasi harus seperti apa, ada metode ilmiah yang harus diikuti tetapi di luar itu kita sudah buat lebih santai, misal pada acara keakraban,'' katanya.&lt;/P&gt;  &lt;P&gt;Menjadi peneliti, seharusnya benar-benar dilakukan oleh orang-orang yang memang menyukainya karena sangat tidak mudah untuk terus konsisten, terutama bagi generasi muda. Di sisi lain, LIPI menyatakan, bahwa secara kualitas dan kuantitas Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR), Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) dan Lomba Kreativitas Guru (LKG) 2005 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.&lt;/P&gt; &lt;/font&gt;&lt;p&gt;&lt;hr noshade color=#e6e6e6&gt;&lt;font face=Tahoma,Verdana,Arial color=#000000 size=1&gt;&lt;b&gt;Berita ini dikirim melalui Republika Online http://www.republika.co.id&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;font face=Tahoma,Verdana,Arial color=#000000 size=1&gt;&lt;b&gt;Berita bisa dilihat di : &lt;a href='http://www.republika.co.id/Cetak_detail.asp?id=224262&amp;kat_id=6'&gt;http://www.republika.co.id/Cetak_detail.asp?id=224262&amp;kat_id=6&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-113352167583814314?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/113352167583814314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=113352167583814314' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113352167583814314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113352167583814314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/12/republika-online-kompetisi-ilmiah.html' title='[Republika Online] Kompetisi Ilmiah, Jembatan Perkembangan Iptek'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-113233359839939420</id><published>2005-11-19T00:02:00.000+07:00</published><updated>2005-11-19T00:06:38.413+07:00</updated><title type='text'>Makasih lita untuk halal bihalalnya</title><content type='html'>Assalamulaikum wR.wB&lt;br /&gt;Ucapan yang tulus sy ucapkan untuk kesediaan dan inisiatif nya untuk mengadakan acara yang sbenernya ditunggu tunggu ama rekan2 teknotan99. Alhamdulillah temen-temen yang datang juga cukup banyak ( sekitar 30-an.....bener ga?? Coba dicek absennya hehehee...) sehingga acara menjadi meriah, apalagi dengan adanya tuker-tuker info pekerjaan dan pengalaman setelah menjejakkan kaki di dunia nyata yang tentu sangat berbeda dengan tahapan belajar yang lumayan memanjakan dan membuat kita terkungkung (masa siiih...klo gitu ko sekolah lagi ???). Mudah2an dengan menceritakan pengalamannya, dapat memotivasi kita-kita yang belum bekerja n belum banyak berpengalaman untuk tetap “Strugle” yup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya sayang dehh rekan2 yg ga dateng....Walaupun acara cukup molor yg tadinya direncanakan pkl 13 dan rekan2 dr JTn baru dtg pkl 2.30 an, tapi dengan keinginan yang kuat untuk bertemu dan melepas rindu akhirnya rasa bosan menunggu hampir ga ada. Aru ingin berbagi dengan rekan2 yg mungkin krn kesibukan ataupun halangan lainnya tidak hadir untuk bersilahturahmi, mudah2 dalam silahturahmi selanjutnya rekan2 dapat menghadirinya dan turut berbagi dengan kita2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yg diadakan di kediaman Lita yaitu di belakang Hotel Horison Jl. Karawitan 80, cukup memberi kesan yang berbeda dengan halal bihalal lainnya, dimulai dengan pembukaan dari tuan rumah dan dilanjutkan dengan pengalaman Dessy yang sekarang menjadi tenaga honorer di Lipi Subang. Beliau yang kebetulan bertempat tinggal di Subang ini mendapatkan info untuk menjadi tenaga honorer melalui rekan  kita sendiri yg memiliki teman di Lipi ( “Maikel” dulu kan PKL di Lipi Subang, ini membuktikan bahwa teman bisa menjadi sumber informasi dan InsyaAllah rezeki kita, Amiiin). Bagi rekan2 yang ingin menjadi peneliti dan seneng jalan2 bisa mengikuti jejak rekan kita ini. Jalan2.... apa hubungannya...nah ini dia yg membuat Aru kepengen: ternyata baru saja bekerja selama 2 bulan, udah ditugaskan untuk mengambil data2 yang beberapa tahun lalu diteliti Oleh Lipi di “KUPANG” ......Asyik ga?? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian rekan kita yang sekarang berdinas di Departemen Pertanian dan ditempatkan di Lembang, Yullin, menambah acara menjadi tambah menarik dengan pengalaman rekan satu ini. Rekan kita yang Alhamdulillah masuk tanpa KKN ini harus kuat menahan cobaan dan tugas yang sangat mendadak. Bayangin aja setelah masuk menjadi PNS ada saja yg ingin menarik keuntungan dgn menarik pungLI, lumayan besar lagi 2,5 jt Subhanallah darimana uang sebanyak itu....mo cari uang aja susah, dengan bantuan Yang Di Atas, ternyata ada karyawan yang merasa iba dengan nasib mereka yang baru masuk ini dan mengirim SMS ke Mentri Pertanian Bpk Anton. Dan tak lama kemudian ada Sidak ke kantor Yullin, akhirnya ketauan deh masalah ini dan Yullin dkk sempet dimusuhi berbulan2 ama orang sekantor. Hik..hikk..hik  yang tabah ya.....rekan kita ini juga memberi tips, bahwa dunia kerja sangat berbeda dgn apa yang dulu kita pelajari di masa2 belajar, kita harus dapat menampung semua masukan dan menarik benang merah dari setiap permasalahan dan yang penting sebagai orang baru di lingkungan kerja, harus kuat mental, karena biasanya atasan/atau pegawai lama ingin tau sampai sejauh mana kita dapat bertahan dan biasanya mental kita yg diuji dengan tugas2 yang berat atau belum pernah kita coba sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak kalah menarik adalah pengalaman Maikel sebagai MT retail di supermarket Superindo, Cikampek. Mulai dari kesalnya karena ada konsumen yang klo dilihat dari penampilan sih bonafit tapi masalahnya makan jeruk 1 buah padahal hanya beli 2 buah, padahal kan klo ada kehilangan barang di supermarket gaji pegawai yang menjadi gantinya. Nah ini pelajarannya “ Penampilan tidak menggambarkan perilakunya “. Kemudian berlanjut ke pencurian barang, ada yg hanya iseng coba2 mencuri barang barang yang kecil2 sampai ke sindikat yang berkomplot mencuri barang2 yg cukup mahal dan cara mencurinya tidak hanya mengandalkan 1-2 org saja tapi sampai 10 org (biasanya ada yg cantiknya :D , kasian cantik2 nyuri ), Tiap2 org memiliki tugas yang berbeda mulai dari pengalih perhatian yang suka nanya2, mengawasi keadaan, buat masalah dll. Kemudian pengalaman membuka supermarket pertama di Cikampek yang lucu dan menjadi mata2 ke supermarket lain untuk mengecek harga2 barang kebutuhan sehari2. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi terbaru dari kampus bahwa Teknotan telah menjadi fakultas mungkin telah rekan2 ketahui. Tapi perjuangan untuk menjadi Dosen/karyawan  siapa yg tahu klo ngga coba sendiri. Di acara ini Hilman mencoba berbagi dengan kita untuk tetap Istiqomah dalam menjalani perjuangan hidup.... cie elahhh. Sampai sampai istilah ASDOS menjadi kependekan dari “ASa Pang DOSenna”  ( atau serasa paling Dosennya, hehee padahal belum jadi dosen tuh) karena kegiatannya yg cukup menyita waktu dan melebihi dosennya sendiri. Rekan kita yg InsyaAllah menjadi Staf Pembantu Dekan (Amiiin) ini bukannya mengeluh tapi mungkin krn ketidakjelasan proses nya menjadi dosen atau karyawan itu yg menjadi masalah sehingga menjadikan rekan kita ini bimbang. Tapi dengan keyakinan hati dan karena merasa ini adalah dunia yang diinginkannya, rekan kita masih bertahan di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lupa juga Aru berpromosi untuk Rumah Makan Padang Fitria Jaya, rumah makan padang yang dikelola rekan kita “Ira” dari TPN merupakan perusahaan keluarga. Walaupun pegawainya bukan orang asli Padang tapi yang menjadi kuncinya adalah dengan Quality Kontrol yang dipegang oleh sang ibunda menjadikan rumah makan ini cukup terjaga kualitasnya. Rumah Makan yang tidak jauh dari Hotel Horison ini memiliki keuntungan dan target market cukup lumayan menjanjikan lho karena sebagian pengunjung merupakan penghuni hotel atau sekitarnya atau bahkan dari aktivis2 Partai Golkar atau pDIP yang mengikuti seminar di Hotel tersebut. Dari Ira kita bisa belajar bagaimana mengelola  Rumah Makan, mulai dari kontrakan tempat, gaji pegawai, panci panci masakan, ayam pejantan sampai jumlah potongan daging rendang perkilo nya. “Makasih Nasi Padangnya ya ‘Ra...Semoga Fitria Jaya tetap Jaya, n sukses “ ( Amiiin ). Wirausaha sangat menjanjikan ya....Pengen sihhh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara sendiri berlangsung hingga sekitar pkl 21, klo ga inget di rumah orang lain mungkin terus sampai pagi kita bisa ngobrol ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sekian yg bisa aru ceritain, n yg penting aru pesen untuk rekan2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkuat Jaringan silahturahmi kita, informasikan hal2 yg kira2 dapat bermanfaat bagi rekan yg lain, ok. &lt;br /&gt;Rekan2 memiliki potensi yang sangat besar jgn dipendam dgn mengurung diri di kamar (mengutip pernyataan Dessy neeh) &lt;br /&gt;ekspresikan dengn diskusi dgn teman2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb: untuk Jerry, skrg jadi org sibuk ya....sampe ga dtg ke acaranya lita.....sekali-kali ditinggalin dulu pekerjaannya ga papa kan? :-p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-113233359839939420?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/113233359839939420/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=113233359839939420' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113233359839939420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/113233359839939420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/11/makasih-lita-untuk-halal-bihalalnya.html' title='Makasih lita untuk halal bihalalnya'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-111588483529519145</id><published>2005-05-12T14:36:00.000+07:00</published><updated>2005-05-12T15:27:02.736+07:00</updated><title type='text'>Pengembaraan  GPA 2005</title><content type='html'>Ada sedikit berita dari kegiatan Pengembaraan 2005. Kemarin hari Sabtu sore, Tepatnya 16.30, telah diadakan acara presentasi awal tim Pengembaraan 2005 GPA kepada Koordinator Pengembaraan (saya sendiri),perwakilan Dewan Pengurus dan pembimbing Tim.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Tim Pengembaraan sendiri terdapat 3 tim, 1 Rock Climbing dan 2 Gunung Hutan, adapun tujuan pengembaraan kali ini adalah Gunung Parang ( 5 peserta, jalur pemanjatan masih dalam Observasi, hari ini - minggu 8 mei 2005 survey awal), Gunung Kerinci – Seblat (4 peserta), dan Insya Allah pemetaan jalur Pegunungan Argopuro dari Jember – Cikasur ( 5 peserta, desa terakhir desa Pakis ). Dua tim yang disebutkan pertama Lokasi pengembaraan telah disahkan oleh kami, sedangkan untuk tim terakhir yang mengambil jalur Jember – Cikasur belum disahkan karena beberapa hal. &lt;br&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut pertama adalah ketidak hadiran salah satu anggota tim, dan akhirnya diketahui hendak mengundurkan diri karena terdapat urusan yg lebih penting (pagi ini aru mendapat kabar bahwa dia menjadi Ketua Ospek jurusannya, dan InsyaAllah bertemu&lt;br /&gt; dengannya hari Senin 9 Mei 2005) dan prakiraan medan yang belum matang (kepastian jalur perintisan atau pemetaan jalur yg telah di rintis oleh Wanadri). &lt;br&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dari kami, bermaksud mengajak rekan – rekan yang berminat untuk menjadi pendamping pada pelaksaanaan pengembaraan, khususnya untuk pedamping tim Gunung Hutan. Selain itu terbuka kesempatan emas untuk menjadi Penyidang Pengembaraan 2005. Persyaratan juga cukup mudah Anggota Penuh GPA. Rekan – rekan dapat menghubungi saya di 0813205229XX.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt; Terimakasih atas perhatian rekan - rekan&lt;br&gt;&lt;br /&gt; .... GPA.98.14.175.....&lt;br&gt;&lt;br /&gt; You 'll Never Too Old To Go Out n Play&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-111588483529519145?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/111588483529519145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=111588483529519145' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111588483529519145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111588483529519145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/05/pengembaraan-gpa-2005.html' title='&lt;center&gt;Pengembaraan  GPA 2005&lt;/center&gt;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-111267026465573753</id><published>2005-04-05T09:58:00.000+07:00</published><updated>2005-04-05T10:14:46.776+07:00</updated><title type='text'> DIRT BIKE Ciweh - Sukawana  Go DIRTY Bro</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;h2&gt;Jumat, 01 04 2005, 15.19&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;Gugum: “ Get ready to go...!! Ciweh, Situ Lembang – Sukawana.isuk kumpul di imah urg jam 09.00. mau bergabung ? don’t miss it.., kabari yg lain... :’( “&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Itulah pesan singkat yg aru terima dari Gugum salah satu partner di GPA n salah seorang yg ngaracunan urg momotoran – mmhhh dengan sekejap terbayang Dirt Biker...hehehe (bahasa naon deui yeuh) sekumpulan pemuda dengan motor trail, sepatu, celana n baju belepotan tanah n lumpur – GULAdik nu pasti mah, yup Adventure BO!!. &lt;br&gt;&lt;br /&gt;Ketika terima sms tersebut aru lagi di kost-an Andra, maklum Pengacara – pengangguran banyak acara, dah bosen diem terus dirumah, sekali kali duonk ngerepotin temen, yg pasti sihh nanya2 tentang sekolah di jerman, abis kemaren malem Frau Sabine membuatku ngiler pengen ke Jerman seeh. Lumayan ngobrol ama Andra sedikit terbuka ttg Kuliah di jerman. Persyaratannya lumayan berat, puasa 40 hari 40 malem, ayam item 1 ekor, telor putih 1 butir, kembang 7 rupa (lho kok ginian ??? hehehhee) ga denk becanda, persyaratan yg diucapkan tadi mungkin masih mending dibandingkan dengan apa yg diutarakan andra, mmhh emang sih harus bertahap n aru telat pengennya. &lt;br&gt;&lt;br /&gt;Bayangin aja klo mo kuliah disana tuh minimal punya sertifikat ZD, telah melalui pengajaran bhs jerman selama 400 jam di institusi yg diakui (Goethe contohnya), tabungan 65 juta yg udah diendapkan selama 6 bulan di Kedutaan Jerman untuk syarat dapet Visa, nah ini dia sulitnya disini. Sekarang berhitung, klo ngumpulin dari duit makan dengan puasa 40 hari 40 malem, paling hanya dapet 600 rebuan, klo uang makan kita 5rebu, kaliin aja 40 hari, 3 kali makan/hari, masih jauh duonks. Kuliah di jerman emang ga usah iuran SPP, kecuali yg kelas international yg bahasa pengantarnya sebagian bhs inggris, yg ini mah harus bayar tapi ga semahal klo kuliah di negara negara Anglo Saxon, Inggris – Australia – US. Ohhh iya selain dapet info aru juga sempet nonton film ttg kekejaman nazi dulu “The Pianist”, Wie schon einmal Klavier spielen ??? jadi sedikit2 belajar bhs jerman deh. Andra juga ngasih CD Deutsch Lessen ampe 4 CD, danke! Herr Andra, sampe ketemu dehhhh di Gottingen, doain aja. &lt;br&gt;&lt;br /&gt; Balik lagi ke sms yg tadi, jadi setelah aru lepas dari kungkungan skripsi dan bebas dari institusi yg namanya unpad, dimulailah petualangan dirt bike, sebelumnya baru 3 kali aru pergi ke Sukawana, tuk menjajal track – track trail yang ada dan berulangkali juga jatuh dari motor, baju kotor kecipratan ama lumpur n motor rusak (inget kepala ass perseneling yg kaya kaki bayi). Sebagai pemula memang harus merasakan jatuh dulu untuk memperoleh skill yg memadai untuk track yg advance, emang Sukawana memiliki banyak track dengan karakteristik yg variatif – berbukit, jalan setapak, berlumpur dan jalan berbatu, aru rasa cukup untuk tempat berlatih bagi pemula. &lt;br&gt;&lt;br /&gt;Sukawana sendiri adalah daerah hutan di sebelah selatan lereng Gn. Tangkuban Perahu, biasanya kita naik dari Parongpong (pabrik teh) atau dari Lembang Asri. Setelah melalui Sukawana biasanya kita langsung menuju track2 trail yang POOLLL, sesekali klo lewat jalur yg sulit motor ngadat karena ban spin n minta didorong atau diangkat, klo dah gini temen2 terpaksa bahu membahu saling bergantian mengangkat motor temen2nya. Setelah melalui hutan pinus Sukawana, kita melewati jalan aspal yang bisa dibilang sudah hilang aspalnya, jalan ini merupakan jalan dimulai dari Sukawana juga (pabrik teh) menuju Tower – menara komunikasi yang ada di puncak Tangkuban perahu. Selain itu melalui jalan ini kita dapat menuju Kawah Tangkuban Perahu disebelah utara tempat parkir objek wisata Kawah TP, tempat ini merupakan tempat yg asyik buat makan siang dan beristirahat. &lt;br&gt;&lt;br /&gt; Kali ini yang dimaksud Gugum adalah jalur Sukawana – Ciweh dengan arah perjalanan dibalik, ketertarikan pada Jalur ini karena lumayan panjang jalur yg berkelak – kelok dengan suasana yg Hutan banget dan melalui beberapa sungai (sekitar 4 sungai), selain itu walaupun jalan tanah, mayoritas masih bagus hanya di beberapa kelokan dan tanjakan jalur ini sudah rusak. Jalur ini  pada jaman belanda merupakan jalan perkebunan, tetapi karena pemanfaatan udah ga ada, maka jalan ini ga terurus. Jalur ini bukan merupakan hal yg baru, sudah beberapa kali Pendidikan Dasar GPA, jalur ini dipake untuk jalur Longmarch, dan Ciweh sendiri merupakan basecamp pertama untuk menuju tempat pendidikan sebenarnya, dinamakan demikian sesuai dengan nama sungai yg mengalir membelah daerah tersebut (sungai - Ciweh, Ci = di daerah priangan menandakan nama sungai, seperti Way = di Lampung, Jene = di Sulawesi Selatan). &lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;Sabtu, 02 04 2005&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt; Pukul 10.30 dah ngumpul semua di bengkelnya si Wawan, deket rumah Gugum. Satu motor Honda CB 125 yg dimodif jadi Trial, 5 Suzuki TS 125 dengan modifikasi yg berbeda beda dan 6 pemuda ( Gugum, Teguh, GustaV, Wawan, Ogun (bener teu?) n sang bogalakon tentunya)  siap menempuh petualang yang bener – bener ga terkira. Beberapa tas kecil dibawa yg berisi perbekalan untuk mengisi perut, memuaskan tenggorokan dan mengusir dahaga, snack2, waffer, roti, roko kretek  filter (campuran tembakau asli  dan cengkeh yg membedakannya dengan roko putih) dan air minum, selain itu toolkit dan raincoat ga lupa dibawa. &lt;br&gt;&lt;br /&gt;Sebelum berangkat aru sempet ngisi olie samping  n ngeCek setelan karburator, abis klo gas diFull ngebrebet – mungkin  campuran bensin dan udaranya ga pas. Baru kepikir klo perjalanan ini merupakan perjalanan pertama setelah sproket depan dan belakang diganti ( 13 – 54 sebelumnya kan 14 – 45 ) jadi ini merupakan uji coba pertama di lapangan apa performance motor nanti bagus atau tidak di jalur sulit yg menanjak, yang pasti klo di jalan datar aspal kecepatan maks berkurang menjadi hanya 80 – 90 km/jam sebelumnya 100 km/jam pun tembus, langkah jadi pendek dan bawaannya jadi pelan melulu, gimana lagi ngaGerung wae sih. &lt;br&gt;&lt;br /&gt; Perjalanan menuju Ciweh tidak ada halangan yang berarti, setelah masuk plang KOMANDO, Cihideung – jalanan mulai rusak, jalan berbatu mendominasi selama perjalanan menuju BandreX. Di depan pintu masuk yang disekitarnya pohon2 pinus ada sedikit perubahan, beberapa tahun yang lalu hanya ada satu warung/ bisa disebut saung yg sebenernya jarang ditempati, sekarang nampaknya sudah berpenghuni dan bangunannya pun bertambah walaupun tidak permanen. Abis jalan aspal setelah pintu masuk, untuk menghindari jalan yang berlumpur, kami memasuki hutan pinus sebelah kanan yg masih muda, berumur sekitar 6-7 tahunan (tahun 98 baru ditanami). Lantai hutan yg tertutup daun2 jarum pinus (disebut daun ga pantes, tapi ngarti meureun) dan tanah yg sedikit basah membuat ban_ban double coin sedikit spin tetapi tidak menjadi penghalang yg berarti. Keluar dari hutan pinus hingga Ciweh, jalanan kembali berubah menjadi jalan berbatu dan kubangan2 lumpur. &lt;br&gt;&lt;br /&gt; Pukul 11.30, Sebelum sampai tempat istirahat, kita melewati jembatan kayu di atas Ciweh , jembatan ini terlihat sudah rapuh dan berumur. Ciweh yang Desember 2004 kemaren dijadikan camp hari pertama Pendidikan Dasar tidak banyak berubah, hanya saja rumput - rumput  hijau masih terlihat segar, tampaknya sangat jarang orang yang melewati daerah ini. Di tempat yg sedikit terbuka ini kami beristirahat sejenak sebelum menghadapi medan yang sulit dan membelah sungai di depan, mmmh nampaknya akan menjadi perjalanan yg cukup panjang hari ini. &lt;br&gt;&lt;br /&gt; Perjalanan segera dilanjutkan, beberapa puluh meter setelah Camp Ciweh kami berhadapan dengan sungai lagi, kali ini cukup lebar tetapi ketinggian air hanya beberapa puluh centimeter (sekitar 20 – 30 cm), tidak ada jembatan yg dapat menyebrangkan motor, satu – satunya jalan dengan turun ke sungai. Sungai bukan menjadi halangan, motor – motor dapat dgn mudah melintasinya, akan tetapi yang menjadi halangan adalah keluar dari sungainya,  untuk kembali ke jalur harus naik sekitar 5 m, keadaan jalur sudah rusak membentuk cerukan, habis akibat ban-ban pacul yang memaksa naik. Dimulai dari Gugum dengan motor CB-nya, seperti yg sudah diperkirakan motor ga lebih dari 4 m dari sungai sudah ngadat. Jalan keluarnya dengan menarik motor dengan webing sembari memutar gas sekuat2nya. Cukup lama juga kami berkutat di hambatan pertama ini, sekitar 30 menit mungkin ada untuk menarik dan mendorong 5 motor yang tidak berdaya. &lt;br&gt;&lt;br /&gt;Motor yg dikendarai Teguhlah satu – satunya motor yg bisa naik tanpa bantuan yg berarti. Spesifikasi motor tidak jauh berbeda denga Motor TS yg lain, hanya  saja pengaruh banlah mungkin menjadi penyebabnya. Rata – rata motor yg lain menggunakan ban dgn merek “Double Coin” n pasti tidak berdaya menghadapi medan ini. Dengan Ban “Kenda” yg membungkus ban – ban motor Teguh, nampaknya cukup memuaskan dlm mengatasi hambatan ini. Memang dari segi fisik “Kenda” lebih “gondrong”, kokoh dan karet nya pun tidak lunak tetapi sedikit lebih keras dibanding dengan “DC”, harga memang menjadi jawaban, klo mo tau harganya saja lebih dari dua kali lipatnya “DC”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung ahhh panjang teuing caritana pokona mah pasti moal2 deui jalur Ciweh Cape....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-111267026465573753?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/111267026465573753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=111267026465573753' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111267026465573753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111267026465573753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/04/dirt-bike-ciweh-sukawana-go-dirty-bro.html' title='&lt;center&gt; DIRT BIKE &lt;br&gt;Ciweh - Sukawana &lt;br&gt; Go DIRTY Bro&lt;/center&gt;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-111258994862450135</id><published>2005-04-04T11:34:00.000+07:00</published><updated>2005-04-04T11:45:48.653+07:00</updated><title type='text'>Satu bulan jadi "Pengacara" Pengangguran Banyak Acara</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     Beberapa minggu ini tepatnya sejak 26 februari hidupku seakan terlunta2 cielaahh... yg bener?? iyahhh bner...abis udah wisuda seakan tujuan menjadi ga jelas... bener ga siih. Emang ada beberapa kegiatan yg menyibukkan sehingga lupa klo dah lulus n harus cari gawe atau institusi lain tuk melanjutkan kuliah....mmmhh. &lt;br /&gt;&lt;br&gt;Hari Jumat – Sabtu n Minggu di bulan Maret memang sarat dengan acara yg melelahkan sekaligus menyenangkan...... WWOoow gimana nggak!! dimulai dari &lt;b&gt;Puncak acara HUT GPA&lt;/b&gt; tgl 12- 13 di &lt;b&gt;Dinas Sosial Lembang&lt;/b&gt; yang demikian meriahnya, dilanjutkan minggu depannya dengan rejeki yang ga disangka – sangka....  (bisa dibilang duit pertama yg aru dapet setelah Wisuda). Bu Ii GPA angkatan III yang juga istri dari Om Jack, ngadain acara &lt;b&gt;Outbound&lt;/b&gt; untuk anak TK, SD, SMP Anissa Jakarta (namanya ga terlalu apal) aru berperan sebagai Operator yg nge – Set &lt;b&gt;Two Lines Bridge&lt;/b&gt; n Operator &lt;b&gt;Flying Fox&lt;/b&gt; yang tugasnya masang pengaman untuk peserta (walaupun pekerjaan yg kedua ini tugasnya bisa dibilang ringan tapi menyangkut keselamatan peserta, so harus ati2 banget apalagi peserta nya ga 10 – 20 org, tapi 300 org BO!! Belum lagi anak TK yg pengen naek juga, gila ga!!! kecil2 dah demen ama ketinggian) n asiknya acara nya di Senayan (nah ini asiknya ga usah ngeluarin uang tuk jalan2 ke JakarTE), tepatnya di &lt;b&gt;Krida LOKA&lt;/b&gt; yang merupakan tempat jogging track di sebelah &lt;b&gt;Gelora Bung Karno&lt;/b&gt;. Tempatnya bisa digambarkan seperti Hutan Kota yang tertata dengan rapi, Pohon – pohon besar tumbuh di taman ini demikian juga rumput yang menutupi permukaan tanah dan rumpun bambu kecil yg membentuk dinding penyekat taman ini dengan “dunia luar” yg kadang bila senja telah menghilang dan bulan masih enggan tuk keluar, dimanfaatkan sebagai penghalang buat ngintip pasangan “ga jelas” yg lagi berasyik masyuk di luar sana, sedangkan jogging track sendiri tidak lebih jalur jogging dengan lebar sekitar 2 m yang diperkeras dengan paving blok dan selang beberapa ratus meter ada fasilitas tuk melatih fisik, taman ini juga difasilitasi dengan tempat bagi ibu – ibu latihan aerobik n lain2 deh n yang pasti taman ini merupakan konsep yg bagus untuk dicontoh  PemKot Bandung.&lt;br&gt;&lt;br /&gt; Menjadi operator Flying Fox ga hanya di Senayan aja, pekerjaan ini berlanjut minggu depannya, kali ini acara &lt;b&gt;Family&lt;/b&gt; ‘Garering’ (geuring bhs sunda, bhs. Indonesia = sakit) ehhhh... &lt;b&gt;Gathering SMUN 2 Bandung&lt;/b&gt; semua angkatan. Acara ini sendiri diketuai oleh Om Jack yg merupakan pendiri GPA, otomatis anggota GPA dikerahkan untuk turut membantu kegiatan ini. Acara ini dilaksanakan di &lt;b&gt;Manggala Giri - Lembang&lt;/b&gt;, tempatnya memang bagus, luas dan tersedia banyak Villa yang dapat disewa dengan duit 1 jt/malam. Klo temen temen sempet nginep pasti ga terlewatkan ‘view’ dimalam hari dari tingkat dua. Kerlap-kerlip lampu Kota Lembang n dinginnya kabut lembab yang berhembus seakan membawa hati ini ke alam yang demikian tentram, jauh dari hiruk pikuk keramaian kota, struggle n kompetisi yang sangat terasa di atmosfer JakARte.&lt;br&gt;&lt;br /&gt; Acara Family ‘Garering’ ehhhh Gathering berjalan lancar walaupun ada insiden kecil di Flying Fox (seorang ibu muda keserimpet tali transport pulley – gara2 keasyikan ngambil gambar si buyung), jumlah peserta yg datang jauh dari jumlah yang diharapkan dan peserta sempat keabisan napas mengikuti Lintas Alam yg jalurnya lumayan nanjak (pas survey pertama ke Manggala Giri, aru aja males ikut survey lintas alam, abis jalur melintasi gunung, weeeh ini sih bukan jalan santai!!! Ntar aja klo bener mo naik gunung Mahh, ngikutin arah telunjuk menuju jalur aja udah mendongak – bikin pegel kepala, kebayang klo peserta yg berumur {Angkt 70-an} bikin sakit jantung neeeh).&lt;br&gt;&lt;br /&gt; Kegiatan di bulan Maret ditutup dengan belajar bahasa Jerman (31-03 jam 19 - 23). Pertemuan 2 minggu kemaren aru ga bisa dateng krn padatnya acara sebelumnya itu. Belajar bahasa jerman merupakan sesuatu yg ditunggu2, krn aru pengen sekali bisa kuliah dijerman. Kegiatan ini awalnya diajak ama hilman, tapi pertemuan kedua ini kebetulan hilman ga dateng krn sesuatu alasan, so aru sendiri berangkat tapi disana masih ada temen2 lain yg juga belajar bhs jerman kostenlos - gratisan. Pengajarnya sendiri adalah org jerman asli, Frau “Sabine Muller”, beliau adalah pengajar bhs jerman di TEDC dan sesekali mengajar kebudayaan di GOETHE INSTITUTE. Betapa beruntungnya seorang aru menambah pengetahuan ama org yg bener2 mengerti jerman. Kali ini kita belajar tentang mengisi biodata dalam bahasa jerman, pertemuan ini menambah semangat tuk belajar bhs jerman n melanjutkan kuliah disana, karena selain memberikan materi Frau Sabine juga sesekali cerita cerita hal ttg jerman. &lt;br&gt;“danke! Frau Sabine”&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-111258994862450135?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/111258994862450135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=111258994862450135' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111258994862450135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111258994862450135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/04/satu-bulan-jadi-pengacara-pengangguran.html' title='&lt;center&gt;Satu bulan jadi &quot;Pengacara&quot; &lt;br&gt;Pengangguran Banyak Acara&lt;/center&gt;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-111087389590239662</id><published>2005-03-15T14:27:00.000+07:00</published><updated>2005-04-04T12:17:30.876+07:00</updated><title type='text'>Perayaan Puncak HUT 25 Thn GPA “SpiRIT Of sOliDariTY and LOyaLIty”</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puncak perayaan HUT ke 25 tahun GPA merupakan salah satu rangkaian acara Perayaan HUT yang bertema “SpiRIT Of sOliDariTY and LOyaLIty” dan telah dilaksanakan sebelumnya, yaitu Perayaan secara simbolis pada tanggal 23 februari 2005, Pelatihan orienteering, dan GPA Paintball Competision. Perayaan HUT yg ke 25 ini memang sedikit berbeda dgn perayaan2 HUT sebelumnya, berbagai rangkaian acara disusun untuk dapat menjaring anggota yang telah lama tidak aktif untuk dapat bergabung kembali dengan GPA, dan sekaligus menjadi ajang silahturahmi. Diharapkan dengan disusunnya acara yg berkala maka akan semakin banyak pula anggota yang dapat hadir pada Perayaan Puncak. Acara ini dilaksanakan pada 12-13 Maret 2005 dan bertempat di Dinas Sosial, Lembang. Tempat yg sebenarnya dijadikan rehabilitasi bagi temen2 kita  yg ketergantungan obat dan menjadi PSK ini memiliki fasilitas Guesthouse, Aula beserta sound system, Masjid, Mess yang dapat menampung hingga 200 org. Lokasi  tak jauh dari jalan dan harga yang relatif murah (15 rebu/hari/org – Aula ga termasuk dalam biaya ini), menjadi pertimbangan dipilihnya tempat ini, bayangin aja mana ada penginapan yg semurah itu. So klo temen2 punya acara n butuh tempat, sy rekomendasikan tempat ini. :P&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Acara yang direncanakan dimulai pada pkl. 18.00 wib, menjadi tertunda, akibat undangan yang datang sangat minim (3 org Bo!!) dgn catatan panitia yg jumlah cukup banyak ga dihitung….(bayangin di undangan diharapkan hadir pkl. 15.00), hingga pukul 19.00, anggota tak kunjung bertambah. Akhirnya acara dibuka, akibat dari tuntutan perut “Panitia” yg ingin segera diisi hehehee….&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/12-13%20Mar%2005/DSC03704.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt;&lt;br /&gt;Band OI, membawakan Lagu Bang IWan &lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang dimulai pada malam minggu ini diisi dengan makan malam kemudian GPA dari masa ke masa, dimulai dari perkenalan  dan cerita angkatan termuda yaitu XXI, diselingi dengan penampilan band OI, yang membawakan lagu2 BaNG IWan dan pemutaran serial EXPEDITION MetroTV yg dibintangi anak GPA – “Papua” n ttg “Ekosistem Laut”  – dimana nya?? (eMbe), dan Canyoning – “Pengarungan Sungai Tanpa Batas” (Asor, Doni, Popo, Gugum).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/12-13%20Mar%2005/produk25thn.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt; &lt;br /&gt;Merchandise 25 Thaun GPA &lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan berjalannya acara, satu persatu undangan datang, bahkan undangan dari KABOA pun (pak Kemal SMU 2 angkt 81/82 &amp; crew). Merchandise yang disediakan panitia rupanya cukup menarik, selain KaoS, MuG HUT 25 tHN, akhirnya Baskom kembali muncul dengan kemasan yang cukup menarik dan berisi tentang “Big Event” yang pernah diadakan oleh GPA, seperti Pengarungan Sungai Alas, Ekspedisi Gn Raung dari selatan, dan yg menarik adalah isu tentang PEremPuan GPA, ternyata di GPA ada juga Danlat dari kalangan Hawa.(Rosnaralita - bner teu ngaranna??hehe). Hal ini membuktikan perempuan GPA memiliki bakat memimpin dilapangan yg tak diragukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/12-13%20Mar%2005/hiburan.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt; &lt;br /&gt;Belum Puas ama Band OI, anggota GPA menghibur dgn caranya sendiri &lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto n sedikit review tentang acara hari minggu klik aja &lt;a target=new href="http://my-photoz.blogspot.com/2005/03/perayaan-hut-25-thn-orientering.html"&gt;Orientering&lt;/a&gt; n &lt;a target=new href="http://my-photoz.blogspot.com/2005/03/perayaan-hut-25-thn-outbound-games.html"&gt;Outbound &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-111087389590239662?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/111087389590239662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=111087389590239662' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111087389590239662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111087389590239662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/03/perayaan-puncak-hut-25-thn-gpa-spirit.html' title='&lt;center&gt;Perayaan Puncak HUT 25 Thn GPA &lt;br&gt;“SpiRIT Of sOliDariTY and LOyaLIty”&lt;/center&gt;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-111034069724737187</id><published>2005-03-09T10:36:00.000+07:00</published><updated>2005-04-04T12:19:12.996+07:00</updated><title type='text'> Paint 'em All "GPA Paintball Kompetition"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam rangka memeriahkan ULTAH GPA ke-25, Panitia HUT 25 th GPA ngadain "GPA Paintball Kompetition", acaranya intern buat anggota GPA, dilaksanakan di "BattleField" Ciwaruga - perusahaan yg bergerak di bidang paintball2-an, hari minggu kemaren tepatnya tgl 6 mar 05. Sayangnya Acara sempat molor ampe 3 jam-an, maklum ngadainnya kepagian jam 8, dikirain anak2 dah pada ngumpul, pas aru kesana - ga ada satupun peserta yg tampak batang hidungnya, kecuali ya.. anggota GPA yg jadi operator paintball.&lt;br /&gt;Setelah dua jam menunggu akhirnya ada beberapa anggota yg muncul, sambil nunggu yg lain, pemanasan dulu aaahh. Dengan tiga org tiap tim kemudian perlengkapan :&lt;ul&gt;&lt;li&gt; pistol paintball tentu dah dilengkapi tabung yg berisi gas CO2&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; body armor yg bisa dibilang tipis banget&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; klo baju ga mo kotor disini ada juga baju militer yg bisa dipake &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; google pelindung wajah dan telinga &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; bermodalkan 10 peluru cat tiap org &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; seorang wasit permainan &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;- dibuatlah skenario "Capture the Flag", tiap tim dipisahkan di sudut yg berbeda, ceritanya masing-masing sudut merupakan camp tim, dimana terdapat bendera tim yg harus diperebutkan oleh tim lainnya. &lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/paintbal/paint-em-all.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/paintbal/paint-em-all3.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt;&lt;br /&gt;Briefing peraturan permainan sebelum TEMPUR&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Peraturan permainan sederhana : Waktu permainan bebas, siapa yang tertembak = mati - keluar lapangan dan tidak boleh memberitahu posisi lawan pada timnya, peserta yg kehabisan peluru masih bisa bermain dan merebut bendera lawan, n inget jangan nembak bagian belakang kepala.&lt;br&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/paintbal/paint-em-all2.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;pePerangan memang mengasyikan klo sebatas permainan, klo beneran jgn ditanya deh ngerinya. Permainan aja dah buat adrenalin meningkat apalagi yg beneran. Abis klo kena tuh yaa lumayan sakit. Tapi bagusnya medan pertempuran udah dibuat sedemikian rupa, drum - drum, papan2 penghalang, kotak2 dan medan pertempuran yang kebetulan seperti terasering / sengkedan, menjadi tempat perlindungan tuk menghindari keras n sakitnya bola cat klo kena badan. Sayangnya penghalangnya pendek2 jadi tuk sembunyi harus sambil jongkok atau tiarap, berdiri sedikit kena deh kepala - sialnya pertama maen, kena kepala.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-111034069724737187?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/111034069724737187/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=111034069724737187' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111034069724737187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111034069724737187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/03/paint-em-all-gpa-paintball-kompetition.html' title='&lt;center&gt; Paint &apos;em All&lt;br&gt; &quot;GPA Paintball Kompetition&quot;&lt;/center&gt;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-111033326671598383</id><published>2005-02-27T08:16:00.000+07:00</published><updated>2005-03-09T08:55:39.943+07:00</updated><title type='text'> Alhamdulillah, Wisudaan euy</title><content type='html'>Akhirnya setelah menunggu kurang lebih 3 bulan dari kelulusan sidang, aru diwisuda juga. Wisudanya sendiri tanggal 26 februari 2005, sedangkan sidang tanggal 29 nopember 2004, sebenernya wisuda gelombang 1, yg tgl 2 des 04, aru bisa ikut hanya gara2 miscommunication antara PD2 ama SBA, jadi aja aru gagal ikut wisuda gel.1. &lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/wisuda3.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/wisuda2.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;ama temen2 TEP yang lulus wisuda gel 2&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/wisuda1.jpg" alt="Image hosted by Photobucket.com"&gt;&lt;br /&gt;bareng ortu yang telah bekerja keras tuk menyekolahkan anaknya ampe kuliah&lt;br&gt; makasih mamah, papah. tak ada kata kata yang mampu membalas semua kebaikanmu pada aru.&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;fuiiih. Ternyata wisuda di UNPAD ga ada khidmat2nya, bukannya ngejelekin alamamater, tapi ini hanya sebagai masukan bagi temen2 klo ngadain acara harus lebih perfect, dipikirkan segalanya. Beberapa kelemahan yang dilihat n aru rasakan :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Undangan ga terkoordinir, ga ada penerima tamu yg nunjukin tempat duduk undangan. so undangan yg katanya tuk dua org itu ga berlaku, klo mo sekampung dateng dipersilakan asal cepet2 aja datengnya biar kebagian tempat duduk.&lt;/LI&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Selama kegiatan ga ada konsumsi, untuk wisudawan hanya aqua gelas, itu juga aru ga dapet, tapi yang kasian kan undangan. Masa dengan biaya yang lumayan untuk biaya kuliah satu semester angkatan kita ('99), ga ada penyisihan untuk konsumsi.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Untungnya dengan ga ada konsumsi, tapi ada pedagang asongan berkeliaran, sehingga para undangan dapat membagi rezeki dengan mereka. tapi Masa sih, pas lagu INDONESIA RAYA, mereka berkeliaran ga tertib, n tidak menunjukkan rasa hormatnya pada lagu kbangsaan kita &lt;sperti yg dilaporkan ayahanda&gt;. Walaupun sudah ada larangan bagi pedagang asongan masuk UNPAD pas wisudaan (terpampang di pintu masuk/gerbang), tapi skrg pedagang asongan dah pinter2, kata opik, karyawan di DU yg juga temenku, mereka udah stand by dari malem - ampe tidur didalam kampus lagi.&lt;/LI&gt;&lt;/UL&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dah dulu komplainnya kalo ntar ada tambahan pasti diedit lagi. Lima tahun kuliah di UNPAD, Alhamdulillah aru dah dapet banyak ilmu, hanya aru berharap klo UNPAD lebih giat lagi meng Efektif n efisienkan, administrasi, kuliah n sebagainya. Biar UNPAD ga kalah ama universitas2 lain di Indonesia. &lt;BR&gt;&lt;br /&gt;&lt;CENTER&gt; JAYALAH UNPAD &lt;/CENTER&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-111033326671598383?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/111033326671598383/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=111033326671598383' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111033326671598383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/111033326671598383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/02/alhamdulillah-wisudaan-euy.html' title='&lt;center&gt; Alhamdulillah, &lt;br&gt;Wisudaan euy&lt;/center&gt;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-110922539937931059</id><published>2005-02-24T12:47:00.001+07:00</published><updated>2005-04-04T12:18:48.623+07:00</updated><title type='text'>Fatwa MUI Produk Green Sand dan Zero Bintang Adalah Haram</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kafemuslimah.com Sudah saatnya konsumen muslim mulai sadar halal serta senantiasa meningkatkan kepeduliannya terhadap apa yang akan dikonsumsi. Jika tidak kita akan selalu menjadi bulan-2an iklan. Tentu saja kesadaran ini harus di dukung dengan usaha untuk menambah wawasan dan informasi tentang produk halal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika , Majelis Ulama Indonesia telah melakukan uji laboratorium terhadap beberapa produk yang mengklaim bahwa produk Green sands, bintang zero kandungan alkoholnya adalah nol persen. Bagaimana hasil uji yang telah kami lakukan ? Berikut laporannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi dan proses pembuatan minuman beralkohol &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minuman keras atau khmar adalah produk yang dihasilkan melalui proses fermentasi dengan menggunakan khamir (ragi sacharomyces cereviciae), pada bahan yang yang mengandung pati atau mengandung gula tinggi. Proses fermentasi adalah proses yang sudah dikenal sejak berabad tahun yang lalu. Pada zaman kehidupan Rasulullah saw , beliau melarang para sahabat untuk mengkonsumsi jus buah yang umurnya lebih dari 3 hari, atau ketika saribuah tersebut dalam kondisi menggelegak (berbuih). Berdasarkan penelitian para pakar, ternyata perasan sari buah yang sudah berumur lebih dari 3 hari tersebut, maka kandungan alcohol (ethanolnya sudah lebih dari 1 persen). Berdasarkan fakta inilah kemudian komisi Fatwa MUI menetapkan batas maksimal kandungan alcohol (sebagai senyawa tunggal, ethanol) yang digunakan sebagai pelarut dalam produk pangan yaitu 1 persen. Bagi konsumen muslim, minuman yang merupakan hasil fermentasi yang menghasilkan minuman beralkohol adalah haram untuk dikonsumsi. Minuman keras atau sering disebut dengan minuman beralkohol tersebut diproduksi dari setiap bahan yang mengandung karbohidrat (pati) seperti biji-bijian, umbi-umbian , atau pun tanaman palma (seperti legen, kurma). Adapun alcohol yang sering disebut sebagai konsen dari minuman keras ini sebenarnya adalah senyawa ethanol (ethyl alcohol) suatu jenis alcohol yang paling popular digunakan dalam industri. Menurut peraturan Menteri Kesehatan No 86 tahun 1997, minuman beralkohol dibedakan menjadi tiga (3) golongan. Golongan A dengan kadar alcohol 1-5 % misalnya bir. Golongan B dengan kadar alcohol 5-20 % misalnya anggur dan Golongan C dengan kadar alcohol 20-55 % misalnya whisky dan brandy. Adapun proses produksi fermentasi karbohidrat mencakup tiga (3) tahapan yaitu (1) pembuatan larutan nutrien, (2) fermentasi, dan (3) destilasi etanol. Destilasi adalah pemisahan ethanol dari cairan fermentasi.Adapun bahan-bahan yang mengandung gula tinggi, maka tidak memerlukan perlakuan pendahuluan yang berbeda dengan bahan yang berasal dari pati dan selulosa yang memerlukan penambahan asam (perlakuan kimia) maupun proses enzimatis (penambahan enzym) untuk menghidrolisisnya menjadi senyawa yang lebih sederhana. Jika bahan-bahan untuk fermentasi berasal dari biji-bijian seperti gandum dan cereal lainnya, maka bahan tersebut harus di rendam dalam air (soaking) hingga berkecambah , direbus, diproses menjadi mash dan dipanaskan. Disamping penggunaan mikroorganisme pada proses fermentasi, kondisi optimal fermentasi harus dijaga seperti masalah aerasi, pH, suhu dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan halal, pemeriksaan proses. &lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://www.bekkoame.ne.jp/~renguenet/images/bintang_zero.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.interq.or.jp/asia/sukanadi/news2003/photo-8/green-sand.jpg"&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Dapat dipastikan tidak adanya kandungan alcohol yang terdeteksi pada produk green sand dan zero bintang serta green sand fiesta bukan berarti kedua minuman tersebut menjadi halal hukumnya. Tidak terdeteksinya alcohol pada alat yang kami gunakan bisa jadi dikarenakan limit deteksi alat yang kami miliki lebih tinggi dari kandungan alcohol yang mungkin ada dalam kedua minuman tersebut. Adapun alat yang kami gunakan memiliki limit deteksi 0,1 % atau 1 ppm. Sehingga jika hasil pengukuran kemudian didapatkan tidak terdeteksi, maka bukan berarti produk tersebut tidak mengandung alcohol. Boleh jadi kandungan alcoholnya dibawah 0.1 persen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan lain adalah keterangan dari pihak industri minuman tersebut yang mengatakan bahwa green sand prosesnya adalah sama sebagaimana produk bir mereka yang lain,hanya pada proses berikutnya ada tahap penghilangan alcohol. Sedangkan untuk kasus zero bintang keluaran PT Multibintang Indonesia, produk minuman tersebut menurut keterangan pihak perusahaan, tidak melewati tahap fermentasi. Tetapi produk zero bintang tersebut diciptakan rasanya seperti bir, tanpa melalui proses fermentasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kasus kedua produk tersebut, maka berdasarkan Fatwa MUI produk green sand dan zero bintang adalah haram. Untuk kasus green sand, proses yang terlibat sama sekali tidak berbeda dengan pembuatan bir, dimana pada tahap akhir ada usaha untuk menghilangkan alcohol. Hukum keharaman produk ini mengacu pada Fatwa MUI no 4 tahun 2003 . Sedangkan untuk kasus zero bintang, adanya proses pengimitasian terhadap barang haram sehingga akan mengajarkan konsumen muslim untuk menyukai sesuatu yang haram. Ketidakbolehan mengkonsumsinya mengacu pada Fatwa MUI no 4 tahun 2003 : “Tidak boleh mengkonsumsi dan menggunakan makanan/minuman yang menimbulkan rasa/aroma (flavor) benda-benda atau binatang yang diharamkan”. Hal ini lebih pada efek mencegah (preventive) untuk menyukai sesuatu yang haram, sebagai mana yang disampaikan oleh ketua komisi Fatwa MUI, KH Ma’ruf Amin; Al washilatu ilal haram haramun; segala sesuatu jalan menuju haram adalah haram. So inilah perbedaan kita sebagai orang muslim, memiliki jati diri untuk tidak ikut-ikutan pada suatu yang mendatangkan ketidakbaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: &lt;br /&gt;http://www.halalmui.or.id/?module=article⊂=article&amp;act=view&amp;id=64&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-110922539937931059?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kafemuslimah.com/article_detail.php?id=799' title='&lt;center&gt;&lt;br&gt;Fatwa MUI &lt;/br&gt;Produk Green Sand dan Zero Bintang Adalah Haram&lt;/center&gt;'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/110922539937931059/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=110922539937931059' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110922539937931059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110922539937931059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/02/fatwa-mui-produk-green-sand-dan-zero_24.html' title='&lt;center&gt;&lt;br&gt;Fatwa MUI &lt;/br&gt;Produk Green Sand dan Zero Bintang Adalah Haram&lt;/center&gt;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-110912566773618778</id><published>2005-02-23T09:22:00.000+07:00</published><updated>2005-02-23T09:27:47.736+07:00</updated><title type='text'>Selamet Ulang Tahun GPA ke 25</title><content type='html'>hari ini adalah hari kelahiran organisasi yang paling poooool sedunia, GPA perhimpunan penjelajah dan pecinta alam SMUN 2 Bandung, semoga dengan umur yang sudah seperempat abad, GPA dapat berkembang lebih bagus, karena dengan fasilitas yang semakin memadai saya yakin GPA akan semaki besar AMIN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-110912566773618778?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/110912566773618778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=110912566773618778' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110912566773618778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110912566773618778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/02/selamet-ulang-tahun-gpa-ke-25.html' title='Selamet Ulang Tahun GPA ke 25'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-110851157211436846</id><published>2005-02-16T06:44:00.000+07:00</published><updated>2005-04-04T12:21:33.033+07:00</updated><title type='text'>Kenapa “peRaSaAn” itu datang lagi????</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah beberapa minggu ini disibukkan dengan berbagai hal, GPA yang mo ULTAH, ngulik blog untuk GPA, belajar HTML – PHP juga untuk BLOG  n kemaren dapet WAMP dari kang Edwin, hati ini dikejutkan kembali seperti beberapa saat yang lalu. Yups.. perasaan itu seringkali datang di saat – saat masih kuliah, tiapkali ketemu, atau sekedar ngeliatnya didepanmata.&lt;br /&gt;Kejadiannya sih hari Selasa kemaren, at the BatCavE, kebetulan ada beberapa urusan di kampus - pas sy lagi mo pergi ke SBA, papasan neeh ama org, depan pintu lagi. DEGGGHHH, walaupun sepersekian detik, tapi ada lo.....Subhanallah, langsung inget deh ama yg diAtas. ga tau kenapa walaupun hati ini dah berusaha melupakannya,tapi masih datang juga perasaan aneh itu - mungkin yang memberikan hal itu adalah sang Khalik. Ada beberapa hal yang menggelitik hati ini ....lucuuu, klo mo bantuin siETAtea, tapi takutnya ada beberapa hal di hati ini yang akan menginginkannya – ntar kan ga lurus lagi niatnya, ...::::Wallahualam:::.....jadinya ya ga bantuin dehhh, daripada mengotori hati ini dengan perasaan yg ky gitu. n Akhirnya sy tenggelam lagi dgn urusan yg lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-110851157211436846?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/110851157211436846/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=110851157211436846' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110851157211436846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110851157211436846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/02/kenapa-perasaan-itu-datang-lagi.html' title='Kenapa “peRaSaAn” itu datang lagi????'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-110835264259394800</id><published>2005-02-14T10:22:00.000+07:00</published><updated>2005-02-14T10:44:02.596+07:00</updated><title type='text'>ADventure ....::::Lagi:::....."</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;br /&gt;HUHUUUi Adrenalin memuncak, akhirnya setelah beberapa waktu, kegiatan outdoor terhenti karena hal hal yang sifatnya penting'''pentiiiiiiing, ky skripsi =tugas akhir, PIMNAS dll&lt;br /&gt;baru deh nyobain momotoran ke tangkuban perahu, pertama kali setelah pelantikan Wanadri. rencananya sih mo survey vila Sukawana yg warna pink itu, ada sedikit perasaan sesal" kunaon teu tibaheula!!!" yang pertama ini jalur dari gerbang tangkuban perahu masuk ke dalam, lewat warung si abah nu deket ke jayagiri, trus ke sukawana, &lt;br /&gt;Klo yg jalur 4 siih, kita masuknya dari Lembang Asri, keluar pinus belok &lt;br /&gt;kanan. Jalur ini kebetulan aja nyobain, tadinya mo ke "Leuweung Poek" kebetulan Mahatva lagi PEndidikan, jadi sekalian mampir gitu. tapi ga jadi. Boleh dibilang jalur ini poool abis, dah rusak ma mobil-mobiloffroad, gila benerrr jalurna .... motor jeung nu bogana eungap (kehabisan napas)mana ban dugul bin gundul, slip n spin like rock n roolll. sempet kapikiran ganti ban, ganti karbu ama yg RX king, meh teu eungap, tambah Handguard..&lt;br /&gt;Sebelum keluar perlu lewati jalan yg lumayan bagus, walaupun sempet ngangkat motor, krn ada pohon tumbengg,....ughhh&lt;br /&gt; akhirnya keluar ke jalan aspal nan rusak menuju kawah tangkuban perahu.... pooooll a poooool, kawah tangkuban perahu, kebetulan tuh cerah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.indonesia-ctc.co.jp/Indonesia/Ind-image/WestJava-TangkubanPErahu.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-110835264259394800?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/110835264259394800/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=110835264259394800' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110835264259394800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110835264259394800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/02/adventure-lagi.html' title='ADventure ....::::Lagi:::.....&quot;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-110739789082718935</id><published>2005-02-03T09:15:00.000+07:00</published><updated>2005-02-03T09:38:48.693+07:00</updated><title type='text'>Zona Bebas Rokok ( JAkarTA)</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa liat kan racun yang terkandung didalam rokok&lt;br /&gt;&lt;a target=new href="http://www.antirokok.or.id/product_isi_org.htm"&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/blog/p_rokok.gif" border="0" alt="http://daily-photo.blogspot.com" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Klik pada gambar tuk liat situsnya&lt;br /&gt;&lt;justify&gt;&lt;br /&gt;Sebentar lagi, tempat2 umum tertutup di Jakarta dinyatakan bebas rokok. Orang &lt;br /&gt;yg memaksakan merokok di tempat serupa harus siap membayar denda 50 juta. &lt;br /&gt;Nilai sebesar ini mengacu pada Undang2 no 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, pasal 143 undang2 itu menyebutkan, sebuah peraturan daerah bias menetapkan ancaman &lt;b&gt;kurungan enam bulan atau denda 50 juta&lt;/b&gt;. Bila anda melanggar, Anda tinggal pilih membayar 50 juta, atau kurungan enam bulan sambil menikmati kretek kesayangan di Hotel pROdeo……&lt;br /&gt;Tapi di tempat umum terbuka seperti taman, lapanga bola, atau trotoar- org masih bisa menikmati kretek kesayangannya. &lt;/justify&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;Tempat terlarang bagi perokok antara lain:&lt;/center&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bioskop&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Mal &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Perkantoran&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kereta Bus Kota&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hotel&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Restoran&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tempat ibadah&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tempat hiburan tertutup&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;sumber: korantempo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-110739789082718935?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/110739789082718935/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=110739789082718935' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110739789082718935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110739789082718935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/02/zona-bebas-rokok-jakarta.html' title='&lt;center&gt;Zona Bebas Rokok ( JAkarTA)&lt;/center&gt;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-110716547446087817</id><published>2005-01-31T16:57:00.000+07:00</published><updated>2005-02-02T13:36:17.396+07:00</updated><title type='text'>Argopuro Mountain</title><content type='html'>Height: 	9,868 feet (3,008 meters)	&lt;br /&gt;Location: 	East Java, Indonesia, Asia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This mountain route is the longest one at Java Island. In the map, this route is almost 30 kilometres far. It's located at 3 different states, Probolinggo, Bondowoso and Jember. And all that state located in East Java Province. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There is a lot of peak at this mountain, but only two peaks whish usually climber visited. They are Argopuro Peak and Rengganis Peak. &lt;br /&gt;There are two start point that usually used by climber who visited here. From Baderan or from Bremi. Baderan located at Bondowoso or Besuki and Bremi located at Probolinggo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If we taking Baderan as the start point, we'll see a beautiful panoramas along this route. We'll see a tropical rain forest, and then long long savana, and may would make us bored besause we'll across along this savana almoust all day hiking. &lt;br /&gt;But there is a few point of this route that we can take a rest here. &lt;br /&gt;If we take form Baderan, after hiking about 6 hours we'll come to 1st water point (mata air 1) &lt;br /&gt;and then from mata air 1 we'll come to mata air 2 (2nd water point) after 3-4 hour in hiking. &lt;br /&gt;From Mata Air 2 we'll trekking to Cemoro Panjang taking about 1-2 hours. this may one of the hardest route. &lt;br /&gt;And then after we reach Cemoro Panjang, we will come to Alun-Alun Kecil. From this point we will see a long trip of savana before comes to Cikasur / Alun-alun Besar. It's take at least 3-4 hours. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/Cikasur-area1.jpg'&gt;&lt;img border='0' style='border:3px solid #000000; margin:2px' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/Cikasur-area1.jpg'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cikasur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There is a lot story of Cikasur. Before 1945, this place became a Japan's aircraft landing, that hidden between hills. So the Indonesian soldiers could detect this place. &lt;br /&gt;At this place, we usually could watch peacock, belibis, pigs, monkey at aerly morning or late afternoon. It's beautiful view's here, besides a small river down this camping area with it's fresh water and water salad on it. &lt;br /&gt;After here we should move to Cisentor (Aeng Poteh / air putih / White water area).This is could be our last camping point before reach summit. &lt;br /&gt;And from Cisentor, we can go to the peak via Rawa Embik. If we take the right side of the route from Rawa Embik, we can reach peak of Argopuro. &lt;br /&gt;And when we take the left side of the route from this place, we can reach Rengganis peak (in map it's named Welirang peak). &lt;br /&gt;When we want to go back, we can choose 2 options. Back to Baderan (our start point) or continue to Bremi (our finish point later). &lt;br /&gt;If we continue to Bremi, we'll pass Aeng Kenik (one of water point), and then Danau Taman Hidup (Life Garden Lake).&lt;br /&gt;From Danau Taman Hidup, we can reach Bremi, our finish point in 3 hours&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      &lt;a href='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/taman-hidup1.jpg'&gt;&lt;img border='0' style='border:3px solid #000000; margin:2px' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/taman-hidup1.jpg'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Taman Hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/argopuro.jpg'&gt;&lt;img border='0' style='border:3px solid #000000; margin:2px' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/argopuro.jpg'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;a simple route map&lt;br /&gt;souce: http://www.summitpost.org/show/mountain_link.pl/mountain_id/3025&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;LINKS&lt;/h2&gt;&lt;ul id="recently"&gt;&lt;br /&gt;        &lt;li&gt;&lt;a href="http://www.merbabu.com/argopuro/baderan.html"&gt;Baderan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;        &lt;li&gt;&lt;a href="http://www.merbabu.com/argopuro/bremi.html"&gt;bremi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;        &lt;li&gt;&lt;a href="http://www.highcamp.web.id/file/argopuro/"&gt;argopuro&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;        &lt;li&gt;&lt;a href="http://www.summitpost.org/show/mountain_link.pl/mountain_id/3025"&gt;argopuro summitpost&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-110716547446087817?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/110716547446087817/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=110716547446087817' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110716547446087817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110716547446087817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/01/argopuro-mountain.html' title='Argopuro Mountain'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-110716171607256399</id><published>2005-01-31T16:54:00.000+07:00</published><updated>2005-01-31T15:55:16.073+07:00</updated><title type='text'>“Dog on Chip” Anjing Elektronik</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Anjing polisi dengan segera dapat dipensiunkan, digantikan sensor elektronik “dog-on-a-chip” yang dapat mengendus kokain dan jenis narkotika lainnya. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://i.cnn.net/cnn/2003/TECH/ptech/11/21/dog.chip.ap/story.dog.chip.ap.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Peneliti di Georgia Tech menciptakan alat pendeteksi yang portabel, murah, dan tidak makan atau membutuhkan pasangan. “Teknologi ini memberikan alat sensor yang real time, mengurangi waktu antara penangkapan obat dan analisis laboratorium” ujar Desmond Stubbs, calon Doctor dibawah bimbingan William Hunt, Ph.D., Profesor teknik elektro di Georgia Tech. Dua kunci utama dari setiap alat sensor adalah sensitifitas dan spesifisitas. Keterbatasan anjing sendiri adalah memiliki sensitifitas yang berbeda-beda dan mengalami kesulitan apabila terdapat kehadiran bau zat yang lain, seperti kopi yang digunakan untuk menutupi bau kokain.&lt;br /&gt;Alat ini mendeteksi kokain sedikitnya trillitionth/gram. Sensifitas ini diberikan melalui Surface Acoustic Wave (SAW) elektronik, merupakan metode analitik yang biasa digunakan hidung elektronik lainnya, hanya hidung elektronik tidak ditujukan untuk masalah spesifisitas (kekhususan). SAW dilapisi oleh lapisan tipis anti BZE (benzoylecgonine) antibodi yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan zat yang masuk. Ketika contoh bau zat melalui lapisan tersebut, molekul kokain sampai ke anti BZE, menyebabkan perubahan pada gelombang suara pada kristal quartz yang dideteksi sebagai sinyal listrik.Selain untuk mengendus obat-obatan, kemampuan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi ini, dapat digunakan di bandara atau tempat lain untuk mendeteksi bahan peledak dan bahan kimia berbahaya.(Kharistya/center.acs.org)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-110716171607256399?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/110716171607256399/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=110716171607256399' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110716171607256399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110716171607256399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/01/dog-on-chip-anjing-elektronik.html' title='“Dog on Chip” Anjing Elektronik'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-110716143861237313</id><published>2005-01-31T16:50:00.000+07:00</published><updated>2005-01-31T15:50:38.613+07:00</updated><title type='text'>BEASISWA "HOLLAND EDUCATION FAIR"</title><content type='html'>Tahun ini beasiwa StuNed dibuka lagi dan kami&lt;br /&gt;berencana mengunjungi 36 kota di&lt;br /&gt;Indonesia untuk melakukan presentasi beasiswa&lt;br /&gt;StuNed. Terlampir jadwal roadshow&lt;br /&gt;beserta tempat dilaksanakannya presentasi beasiswa&lt;br /&gt;StuNed.  &lt;br /&gt;Jadi silakan informasikan jadwal presentasi ini ke&lt;br /&gt;teman dan rekannya supaya dapat juga hadir ke&lt;br /&gt;presentasi tersebut. Siapa tahu bisa&lt;br /&gt;pada nyusul ke Belanda &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih sekali atas bantuannya.&lt;br /&gt;Wiwin Erikawati (Ms.)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Multilateral Project Officer&lt;br /&gt;Netherlands Education Centre&lt;br /&gt;Tel 62 21 5200453 ext 231&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fax 62 21 5200457&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Holland Education Fair 2005&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sheraton Hotel Surabaya, 29 January 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Santika Hotel Jogja, 31 January 2005&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Graha Santika Hotel Semarang, 1 February 2005&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Holiday Inn Bandung, 3 February 2005&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Crown Plaza Jakarta, 5 &amp; 6 February 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-110716143861237313?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/110716143861237313/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=110716143861237313' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110716143861237313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/110716143861237313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/01/beasiswa-holland-education-fair.html' title='BEASISWA &quot;HOLLAND EDUCATION FAIR&quot;'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-115038526221296410</id><published>2005-01-13T22:24:00.000+07:00</published><updated>2006-06-19T00:33:22.873+07:00</updated><title type='text'>GLOBAL POSITIONING SYSTEM Sistem Navigasi Elektronik</title><content type='html'>Pikiran Rakyat; Kamis, 13 Januari 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;IMG style="WIDTH: 159px; HEIGHT: 251px" height=635 src="http://www.freewebs.com/turatea/artikel/GPS/maGELAN.jpg" width=370 align=left border=0&gt;NENEK moyang kita memiliki cara yang cukup unik untuk menjaga agar tidak tersesat. Mereka mendirikan monumen yang mudah dilihat, menggambar peta detil yang cukup membuang tenaga, dan belajar untuk membaca rasi bintang di malam hari. Kemudian dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan tuntutan zaman maka keakuratan dibutuhkan dalam berbagai hal. &lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui, hal yang penting untuk penjelajahan laut pada zaman pencarian "dunia baru" adalah mengetahui ke mana akan pergi dan bagaimana dapat sampai di tujuan. Salah satunya adalah dengan memiliki kapal laut dan kru/navigator yang baik. Hal lain yang dibutuhkan adalah rencana atau peta yang menunjukkan keberadaan dan tujuan. Dengan memiliki peralatan dan keahlian untuk menggambarkan secara akurat perjalanan, berapa kecepatan bergerak (untuk itu dibutuhkan jam yang akurat) dan arah pergerakan.&lt;br /&gt;Sekarang ini, hal tersebut menjadi lebih mudah. Dengan peranti &lt;I&gt;global positioning system&lt;/I&gt; (GPS) dan langit yang cerah, Anda tidak akan tersesat lagi. Dalam artikel ini akan dijelaskan bagaimana GPS dapat melakukan itu. Seperti yang akan kita jumpai, GPS digunakan secara luas, memiliki keakuratan yang tinggi, dan bersangkutan dengan berbagai kemudahan secara teknis. Walaupun demikian, memiliki konsep yang sederhana dan mudah dimengerti.&lt;br /&gt;GPS dapat dibawa atau dipasang di pesawat terbang, kapal laut, tank, kapal selam, mobil dan truk. Alat penerima (&lt;I&gt;receiver&lt;/I&gt;) ini mendeteksi, melakukan pengodean, dan memproses sinyal satelit GPS. Polisi, pemadam kebakaran, dan unit pelayanan medis menggunakan GPS untuk mengetahui keberadaan mobil polisi, truk pemadam kebakaran, atau ambulans yang terdekat dengan tempat darurat. Pabrik mobil juga menawarkan &lt;I&gt;display&lt;/I&gt; peta yang dipandu GPS sebagai pilihan untuk kendaraan buatannya yang digunakan dalam rencana perjalanan. GPS juga merupakan bagian dari teknologi &lt;I&gt;Precision Farming&lt;/I&gt;, yaitu membantu dalam penyimpanan data lokasi yang memiliki perbedaan kebutuhan nutrisi pada lahan yang luas, menambah efisiensi dalam kondisi yang sulit seperti mengurangi tumpang tindih pemupukan dan terlewatnya pekerjaan seperti penyiraman. &lt;IMG style="WIDTH: 236px; HEIGHT: 188px" height=144 src="http://www.freewebs.com/turatea/artikel/GPS/gpsmobile.jpg" width=167 align=right border=0&gt;&lt;br /&gt;Dengan sistem navigasi GPS, Anda tidak akan tersesat. Setelah Anda memasukkan data tujuan, GPS akan menampakkan di layar posisi, arah tujuan, kapan harus berbelok, dan bagaimana sampai di tujuan. Anda juga dapat hanya melihat-lihat tampilan peta bila tidak akan pergi. Dengan GPS jenis tertentu, Anda dapat membeli CD dengan daerah yang akan didatangi, apabila jalan tersebut belum terprogram dalamnya.&lt;/P&gt;&lt;br /&gt;&lt;P align=right&gt;&lt;STRONG&gt;Cara kerja GPS&lt;/STRONG&gt;&lt;br /&gt;&lt;IMG src="http://www.freewebs.com/turatea/artikel/GPS/satelit.jpg" align=left border=0&gt;Satelit GPS memancarkan sinyal pada peralatan yang berada di permukaan bumi. &lt;I&gt;Receiver&lt;/I&gt; GPS menerima secara pasif sinyal satelit dan tidak memancarkan sinyal. GPS memerlukan ruang terbuka, sehingga hanya digunakan di luar ruangan (&lt;I&gt;outdoor&lt;/I&gt;), dan kadang tidak bekerja dengan baik pada wilayah yang berhutan atau dekat bangunan tinggi. Cara kerja GPS bergantung pada referensi waktu yang sangat akurat, yang terdapat pada jam atom di &lt;I&gt;U.S. Navy Seal Observatory&lt;/I&gt;. Tiap satelit GPS memiliki jam atom di dalam unitnya.&lt;br /&gt;Satelit GPS memancarkan data yang mengindikasikan lokasinya dan waktu tertentu. Semua satelit GPS dioperasikan secara sinkron, jadi sinyal yang berulang-ulang dipancarkan pada saat yang sama. Sinyal bergerak pada kecepatan cahaya, tiba di &lt;I&gt;receiver&lt;/I&gt; GPS dengan perbedaan waktu yang kecil, karena beberapa satelit memiliki jarak yang lebih jauh dari yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak ke satelit GPS dapat diperhitungkan dengan memperkirakan jumlah waktu yang dibutuhkan sinyalnya untuk mencapai &lt;I&gt;receiver&lt;/I&gt;. Ketika &lt;I&gt;receiver &lt;/I&gt;memperkirakan jarak dari sekurangnya empat satelit GPS, ini cukup untuk mengalkulasikan posisi dalam tiga dimensi (3D). &lt;br /&gt;&lt;P&gt;Sekurangnya terdapat 24 satelit GPS yang bekerja penuh waktu. Satelit ini dioperasikan &lt;I&gt;U.S. Air Force&lt;/I&gt; dan memiliki periode orbit 12 jam. Stasiun di bumi (&lt;I&gt;ground station&lt;/I&gt;) digunakan untuk melacak secara tepat tiap orbit satelit. &lt;br /&gt;&lt;P align=right&gt;&lt;STRONG&gt;Memperkirakan posisi&lt;/STRONG&gt;&lt;/P&gt;&lt;br /&gt;&lt;IMG style="WIDTH: 246px; HEIGHT: 206px" height=339 src="http://www.freewebs.com/turatea/artikel/GPS/intersect.jpg" width=321 align=left border=0&gt;Sebuah &lt;I&gt;receiver&lt;/I&gt; GPS "mengetahui" lokasi dari satelit-satelit, karena informasi itu terdapat pada pancaran satelit. Dengan memperkirakan berapa jarak satelit, &lt;I&gt;receiver &lt;/I&gt;juga mengetahui letaknya di suatu tempat pada permukaan lingkaran imajiner yang titik pusatnya adalah satelit, yaitu dengan memperhitungkan beberapa lingkaran, satu untuk tiap satelit. Lokasi &lt;I&gt;receiver&lt;/I&gt; adalah tempat lingkaran ini teriris (&lt;I&gt;intercept&lt;/I&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;P&gt;&lt;STRONG&gt;Keakuratan GPS&lt;/STRONG&gt;&lt;/P&gt;&lt;br /&gt;&lt;P&gt;Keakuratan memperkirakan posisi dengan GPS bergantung pada tipe &lt;I&gt;receiver&lt;/I&gt;. Mayoritas GPS &lt;I&gt;hand-held&lt;/I&gt; (genggam) memiliki keakuratan 10-20 meter. Tipe lain dari &lt;I&gt;receiver&lt;/I&gt; menggunakan metode &lt;I&gt;differential GPS&lt;/I&gt; (DGPS) untuk memperoleh keakuratan yang lebih tinggi. DGPS membutuhkan tambahan &lt;I&gt;receiver fixed&lt;/I&gt; pada lokasi terdekat yang telah diketahui koordinatnya. Observasi yang dihasilkan &lt;I&gt;stationary receiver&lt;/I&gt; digunakan untuk mengoreksi posisi yang terekam oleh unit yang bergerak, menghasilkan keakuratan lebih besar dari 1 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sistem navigasi ini dibuat, &lt;I&gt;timing error &lt;/I&gt;dimasukkan ke pancaran sinyal GPS untuk membatasi keakuratan &lt;I&gt;Receiver GPS&lt;/I&gt; nonmiliter, yaitu sekira 100 meter. Bagian dari operasi GPS ini disebut &lt;I&gt;Selective Availability&lt;/I&gt;, kemudian pada akhirnya hal ini dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;P align=right&gt;&lt;STRONG&gt;Menggunakan data&lt;/STRONG&gt;&lt;/P&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya kita melihat fungsi paling penting dari GPS adalah untuk mendapat sinyal dari sedikitnya empat satelit dan mengombinasikan informasi dalam sinyal tersebut dengan informasi pada almanak elektronik, yaitu untuk menggambarkan lokasi GPS di bumi.&lt;br /&gt;Apabila GPS telah menghitung seluruh informasi, Anda dapat mengetahui ketinggian, garis lintang dan garis bujur posisi saat menggunakannya. Un&lt;IMG src="http://www.freewebs.com/turatea/artikel/GPS/deLormeGPS%20copy.jpg" align=right border=0&gt;tuk navigasi lebih mudah digunakan pengguna, kebanyakan dari GPS memiliki data yang dimasukkan ke dalamnya berupa &lt;I&gt;file-file&lt;/I&gt; peta yang tersimpan dalam memori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat menggunakan memori GPS ini, menghubungkannya dengan komputer yang memiliki peta yang lebih detail atau membeli peta detail yang Anda inginkan dan menemukan jalur menggunakan bacaan koordinat lintang dan bujur pada GPS. Beberapa GPS dapat men-&lt;I&gt;download&lt;/I&gt; peta detail ke dalam memori atau menambahkan melalui &lt;I&gt;plug in&lt;/I&gt; peta simpanan.&lt;br /&gt;GPS yang standar tidak hanya menunjukkan lokasi pada peta, tapi juga meninggalkan jejak pada jalur yang anda lewati pada peta. Apabila GPS dibiarkan menyala dan mengubah lokasi, GPS tetap berhubungan dengan satelit dan akan terlihat lokasi berubah. Dengan informasi ini, GPS akan memberikan beberapa informasi yang berharga, yaitu berapa jarak yang ditempuh, lama perjalanan, kecepatan berjalan, kecepatan rata-rata, titik-titik pada peta yang menunjukkan tempat yang telah dilalui, perkiraan waktu kedatangan di tempat tujuan. Untuk memperoleh informasi ini tentunya harus memasukkan data kordinat tujuan, yang juga merupakan kemampuan GPS, memasukkan data lokasi.*** &lt;BR&gt;&lt;br /&gt;Kharistya Amaru, STP.,&lt;BR&gt;&lt;I&gt;GPA Perhimpunan Penjelajah dan Pecinta Alam.&lt;/I&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-115038526221296410?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0105/13/cakrawala/info02.htm' title='GLOBAL POSITIONING SYSTEM &lt;br&gt;Sistem Navigasi Elektronik'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/115038526221296410/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=115038526221296410' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115038526221296410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115038526221296410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2005/01/global-positioning-system-sistem.html' title='GLOBAL POSITIONING SYSTEM &lt;br&gt;Sistem Navigasi Elektronik'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10522143.post-115038507887537578</id><published>2004-08-19T22:22:00.000+07:00</published><updated>2006-06-19T00:25:26.773+07:00</updated><title type='text'>Teknologi ”Digester” Gas Bio Skala Rumah Tangga</title><content type='html'>Pikiran Rakyat; Kamis, 19 Agustus 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENINGKATNYA jumlah penduduk dan taraf hidup masyarakat, memerlukan lebih banyak energi untuk memenuhi kebutuhannya. Kebutuhan energi sebenarnya tidak lain adalah energi yang dibutuhkan untuk menghasilkan dan mendistribusikan secara merata sarana-sarana pemenuhan kebutuhan pokok manusia.&lt;br /&gt;Berbagai bentuk energi telah digunakan manusia seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam yang merupakan bahan bakar fosil. Selain itu, bahan bakar tradisional, yaitu kayu. Walaupun masih digunakan, penggunaan kayu bakar terbatas dengan berkurangnya hutan sebagai sumber kayu. Tapi, dengan meningkatnya jumlah penduduk, terutama yang tinggal di perdesaan, kebutuhan energi rumah tangga masih menjadi persoalan yang harus dicarikan jalan keluarnya.&lt;br /&gt;&lt;P&gt;&lt;IMG style="WIDTH: 221px; HEIGHT: 186px" height=179 src="http://www.freewebs.com/turatea/artikel/digester/enalternatif.jpg" width=228 align=right border=0&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan kebutuhan energi perdesaan dapat diatasi dengan menggunakan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan, murah, dan mudah diperoleh dari lingkungan sekitar dan bersifat dapat diperbaharui. Salah satu energi ramah lingkungan adalah gas bio yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik akibat aktivitas bakteri anaerob pada lingkungan tanpa oksigen bebas. Energi gas bio didominasi gas metan (60% - 70%), karbondioksida (40% - 30%) dan beberapa gas lain dalam jumlah lebih kecil.&lt;br /&gt;Secara prinsip pembuatan gas bio sangat sederhana, yaitu memasukkan substrat (kotoran sapi) ke dalam unit pencerna (digester) yang anaerob. Dalam waktu tertentu gas bio akan terbentuk yang selanjutnya dapat digunakan sebagai sumber energi, misalnya untuk kompor gas. Tulisan pendek ini merupakan hasil ”Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penerapan Teknologi XVII 2004”.&lt;br /&gt;&lt;STRONG&gt;Kotoran sapi&lt;/STRONG&gt;&lt;br /&gt;&lt;P&gt;Sapi perah merupakan hewan yang umum dipelihara sebagai salah satu sumber mata pencaharian di Jawa Barat, antara lain di Kec. Cisurupan, Kab. Garut. Menurut data populasi KUD Mandiri Cisurupan tahun 2003, jumlah sapi perah mencapai 5.835 ekor yang melibatkan 1.450 peternak. Potensi kotoran sapi untuk dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan gas bio sebenarnya cukup besar, namun belum banyak dimanfaatkan. Bahkan selama ini telah menimbulkan masalah pencemaran dan kesehatan lingkungan. Umumnya para peternak membuang kotoran sapi tersebut ke sungai.&lt;br /&gt;Produksi kotoran sapi dari Kecamatan Cisurupan apabila diakumulasi dapat mencapai sekira 127.556 kg/hari, dan apabila dimanfaatkan menjadi gas bio dapat diperoleh produksi gas 1.719 - 5.670 m3/hari atau sebanding dengan 1.031 - 3.420 liter minyak tanah. Bila diasumsikan harga 1 liter minyak tanah adalah Rp 1.000,00, maka dapat menghemat pembelian minyak tanah sebesar Rp 1.031.000,00 - Rp 3.420.000,00/hari. Jumlah "subsidi" alam yang cukup besar dalam kaitannya dengan upaya self-sufficiency energi perdesaan. Namun demikian, potensi energi yang besar dan bersifat ramah lingkungan ini belum banyak dimanfaatkan.&lt;br /&gt;Penggunaan biodigester dapat membantu pengembangan sistem pertanian dengan mendaur ulang kotoran hewan untuk memproduksi gas bio dan diperoleh hasil samping berupa pupuk organik dengan mutu yang baik. Selain itu, dengan pemanfaatan biodigester dapat mengurangi emisi gas metan (CH4) yang dihasilkan pada dekomposisi bahan organik yang diproduksi dari sektor pertanian dan peternakan, karena kotoran sapi tidak dibiarkan terdekomposisi secara terbuka melainkan difermentasi menjadi energi gas bio.&lt;br /&gt;Gas metan termasuk gas rumah kaca (greenhouse gas), bersama dengan gas karbon dioksida (CO2) memberikan efek rumah kaca yang menyebabkan terjadinya fenomena pemanasan global. Pengurangan gas metan secara lokal ini dapat berperan positif dalam upaya penyelesaian permasalahan global (efek rumah kaca), sehingga upaya ini dapat diusulkan sebagai bagian dari program internasional Mekanisme Pembangunan Bersih (Clean Development Mechanism).&lt;br /&gt;Beberapa desain digester yang telah dikenal dan umum digunakan adalah jenis fixed dome dan floating drum. Tapi, mekanisme operasional kedua unit biodogester ini termasuk mahal dan proses pembuatan dan operasionalnya membutuhkan tenaga ahli, karena memiliki konstruksi yang rumit. Sementara suku cadangnya tidak selalu tersedia di perdesaan, sehingga kurang tepat untuk daerah perdesaan yang masih terbatas SDM dan peralatannya. &lt;br /&gt;Selain itu, rata-rata penduduk perdesaan hanya memiliki beberapa ekor sapi (3 - 5 ekor), sehingga diperlukan tipe digester alternatif yang lebih sederhana dan mudah pengoperasiannya.&lt;br /&gt;&lt;STRONG&gt;Plastik polyethilene&lt;/STRONG&gt;&lt;br /&gt;Mempertimbangkan keterbatasan teknik dan pendanaan yang dihadapi kebanyakan petani/peternak di perdesaan, maka diperlukan alternatif digester yang secara teknis dan pendanaan feasible. Salah satu alternatif biodigester yang sesuai dengan kondisi perdesaan adalah biodogester yang terbuat dari bahan plastik polyethilene.&lt;br /&gt;Plastik polyethilene telah umum digunakan di bidang pertanian, sehingga bagi kebanyakan petani bukan barang baru. Mereka juga telah memanfaatkannya untuk pembungkus bibit tanaman, pelindung buah, dan tempat pengering hasil panen.&lt;br /&gt;&lt;IMG src="http://www.freewebs.com/turatea/artikel/digester/digester6a.jpg" align=left border=0&gt;Biodigester polyethilene ini didesain untuk kapasitas limbah kotoran 3-5 ekor sapi perah dan dibuat dengan sistem berkelanjutan. Kotoran sapi dimasukkan ke biodigester tiap hari sesuai dengan produksinya. Kotoran sapi sebelum dimasukkan ke biodogester dicampur air dengan perbandingan 1:1 untuk mendapatkan campuran yang homogen dan kadar air antara 80%-90%.&lt;br /&gt;Sedangkan bak pencampur&amp;nbsp;terbuat dari bata merah, campuran semen dan pasir dengan kapasitas 250 liter. Alat ini digunakan untuk dua kali pengisian kotoran sapi setiap hari. Proses pembangkitan energi gas bio dengan menggunakan alat ini memerlukan waktu sekira 20 hari. Setelah melalui proses ini, pemanfaatan gas bio dapat dilakukan secara berkelanjutan tergantung pada pasokan kotoran sapi sebagai bahan pembangkit gas bio.&lt;br /&gt;Proses pembangkitan gas bio yang dilakukan dengan cara memasukkan kotoran sapi ke dalam bak penampung, dicampur dengan air, diaduk, dan berproses, sehingga menghasilkan gas bio untuk dimanfaatkan. Bak penampung didesain sedemikian rupa untuk memudahkan dalam pemanfaatannya, misalnya untuk kompor gas. Pipa penyalur gas bio dari biodigester ke bak penampung dibuat dari pipa PVC. Biaya yang dibutuhkan untuk membangun satu set biodigester polyethilene adalah sekira Rp 700.000,00 termasuk bahan dan biaya tenaga kerja.&lt;br /&gt;Lama waktu pemanfaatan gas bio&amp;nbsp;bergantung pada spesifikasi penyimpan gas dalam plastik polyethilene. Untuk pemanfaatan tungku pemasak selama 4-5 jam memerlukan alat biodogester dengan kapasitas penyimpan gas 2,5 m3.&lt;br /&gt;&lt;IMG src="http://www.freewebs.com/turatea/artikel/digester/storage3b.jpg" align=left border=0&gt;Uraian singkat di atas menunjukkan, dibandingkan biodigester tipe fixed dome maupun floating drum, biodigester plastik polyethilene secara teknis dan pendanaan lebih sesuai dengan kondisi kebanyakan petani di perdesaan. Produksi gas bio yang dihasilkan dari bahan kotoran sapi mencapai 1,4 m3/hari atau setara dengan 0,8 liter minyak tanah per hari, apabila menggunakan biodigester dengan kapasitas 8,8 m3. Hasil penelitian menunjukkan,untuk memasak 1,5 kg nasi diperlukan 500 liter gas bio dengan lama waktu pemasakan sekira 1 jam.&lt;br /&gt;&lt;P&gt;Keuntungan lain yang diperoleh adalah lumpur hasil proses pembangkitan biogas yang &lt;IMG src="http://www.freewebs.com/turatea/artikel/digester/uji%20masak.jpg" align=right border=0&gt;dapat digunakan sebagai pupuk. Pupuk organik yang dihasilkan mencapai 16 ton/tahun dengan kadar air 50%. Keuntungan sampingan dalam bentuk uang setelah dikurangi dengan biaya produksi pupuk, dapat menambah pendapatan sebesar Rp. 1,6 juta/tahun. Dengan demikian, selain memberi jalan keluar terhadap masalah yang dihadapi kebanyakan petani dalam memenuhi kebutuhan energinya, pemanfaatan teknologi digester gas bio berbahan baku kotoran sapi juga menguntungkan. Selain dapat menghemat pemakaian bahan bakar minyak dan mengurangi potensi kerusakan hutan untuk kayu bakar, mengurangi pencemaran lingkungan, dapat menghasilkan pupuk organik, dan memberi solusi terhadap persoalan dunia pemanasan global. Silakan mencoba.&lt;br /&gt;Kharistya Amaru, Michael Abimayu, Dian Yunita Sari, dan Indah Kamelia,&lt;br /&gt;Mahasiswa Teknologi Pertanian, Faperta Unpad.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10522143-115038507887537578?l=kharistya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/0804/19/cakrawala/penelitian.htm' title='Teknologi ”Digester” Gas Bio Skala Rumah Tangga'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kharistya.blogspot.com/feeds/115038507887537578/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10522143&amp;postID=115038507887537578' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115038507887537578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10522143/posts/default/115038507887537578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kharistya.blogspot.com/2004/08/teknologi-digester-gas-bio-skala-rumah.html' title='Teknologi ”Digester” Gas Bio Skala Rumah Tangga'/><author><name>ARU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13573697082474266468</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v642/turatea/GPA98-14-175.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
